3 Hal Kecil Berdampak Besar yang Bisa Kamu Lakukan Agar Bumi Tetap Layak Huni

22 Apr 2019 @ 11:17:55
Awal April tahun ini penduduk dunia digemparkan oleh berita menyedihkan: seekor paus jenis sperma yang tengah mengandung janin ditemukan tewas terdampar di pantai Sardinia, Italia. Lebih mengejutkan, ditemukan 22 kilogram sampah plastik berupa botol minuman, jaring pancing hingga kantong plastik di dalam perut bangkai paus tersebut. Ini kali kesekian hewan laut mati karena menelan sampah plastik hasil aktivitas manusia, kali ini bahkan dengan jumlah plastik terbanyak sepanjang sejarah.

Manusia punya andil sangat besar pada kejadian ini. Kita seharusnya berbagi ruang dengan spesies lain di muka bumi. Memastikan bumi lestari dan bisa hidup dengan harmoni adalah satu-satunya cara memperpanjang usia bumi yang kini mulai renta. Sering kita luput bahwa aktivitas yang manusia lakukan mengganggu keseimbangan alam dan merugikan spesies-spesies lain di muka bumi. 

Earth is the only home we have, jadi apa yang sudah kita lakukan untuk melindungi rumah kita dan spesies-spesies lain yang ada didalamnya? Pada peringatan Hari Bumi Sedunia kali ini, kamu bisa mulai melakukan 3 hal kecil berikut yang sebenarnya dapat berdampak besar bagi bumi. 

1. Alih-alih Menggunakan Plastik, Lebih Baik Bawa Tas Sendiri Saat Belanja

1. Alih-alih Menggunakan Plastik, Lebih Baik Bawa Tas Sendiri Saat Belanja

Ini kelihatan sederhana tapi dampaknya cukup besar buat bumi. Bayangkan dalam sehari kamu belanja di beberapa toko berbeda dan hitung berapa banyak plastik yang kamu kumpulkan dalam sehari. Semua plastik yang tidak diolah dengan bertanggung jawab dan dibuang begitu saja akhirnya memenuhi bumi dalam bentuk sampah yang bisa menghambat selokan dan lubang air, merusak ekosistem laut dan yang paling parah termakan oleh hewan seperti yang terjadi pada paus sperma yang mati April lalu.

Dimulai saat peringatan hari bumi pada hari ini, yuk mulai biasakan bawa tas sendiri saat belanja! Ini langkah kecil yang berdampak besar bagi bumi, percaya deh langkah ini nggak ribet sama sekali.

2. Hindari Sedotan Plastik, Usahakan Pakai Sedotan yang Bisa Dipakai Berulang Kali

2. Hindari Sedotan Plastik, Usahakan Pakai Sedotan yang Bisa Dipakai Berulang Kali

LSM Divers Clean Action yang fokus pada isu-isu sampah laut mengatakan penggunaan sedotan plastik di Indonesia jumlahnya mencapai 93 juta sedotan plastik per hari dan semua sedotan hasil aktivitas manusia ini jika tidak diolah kembali dampaknya bisa merusak bumi. Salah satu solusi yang paling baik untuk mengurangi sampah dari sedotan plastik adalah menggantinya dengan sedotan yang bisa dipakai berulang kali. Alternatifnya, kamu bisa menggunakan sedotan stainless yang juga bisa dibawa ke mana-mana.

Mengganti sedotan plastik memang tak serta merta membuat bumi langsung pulih dan baik-baik saja.Tapi paling tidak ini adalah langkah kecil yang jika dilakukan oleh jutaan orang di dunia akan membawa perubahan besar. Mari manfaatkan momentum peringatan hari bumi untuk bikin movement kecil dalam hidupmu, yuk mulai ganti sedotanmu dengan sedotan yang bisa dipakai berulang kali!

3. Tisu Basah Susah Terurai dan Mencemari Lingkungan, Batasi Penggunaanya

3. Tisu Basah Susah Terurai dan Mencemari Lingkungan, Batasi Penggunaanya

Tisu basah yang biasa kita manfaatkan sehari-hari untuk membersihkan noda hingga make up ternyata mengandung serat plastik yang tidak bisa terurai secara alami. Faktanya, butuh waktu hingga 100 tahun agar tisu basah dapat terurai di dalam tanah. Mengerikan ya, tisu basah sekali pakai yang kamu buang begitu saja ke tong sampah ternyata bisa mendatangkan malapetaka bagi bumi. 

Dilansir dari Marine Conservation Society (MCS) tahun 2014 jumlah sampah tisu basah di Inggris mencapai 35 tisu basah per kilometernya. Ini benar-benar berbahaya apalagi saat sampah tisu basah hanyut ke laut, dimakan oleh hewan-hewan laut dan akhirnya bersarang di dalam perut mereka karena tidak bisa dicerna maka yang terjadi adalah kematian dan hilangnya hewan-hewan laut kita. Bayangkan jika setiap harinya satu orang di dunia memakai lebih dari satu lembar tisu basah untuk membersihkan noda yang sebenarnya bisa dibersihkan dengan alternatif lain seperti kain. Akan ada gunungan sampah tisu basah yang dampaknya bisa merusak bumi dan memusnahkan spesies lain. 

Untuk ragam aktivitas yang kita lakukan, kita harus membayar sangat mahal untuk membuat bumi tetap layak huni. Jangan ragu melakukan satu langkah kecil, sebab dampaknya bisa sangat besar bagi bumi. Masing-masing kita punya kewajiban untuk menyelamatkan bumi mulai hari ini, yuk mulai dari diri sendiri dulu!

Artikel Terkait

5 Nutrisi Penting yang Harus Dipenuhi Tubuh Saat Berpuasa
Kebutuhan akan makanan sehat saat berpuasa menjadi semakin penting mengingat asupan nutrisi yang diperlukan tubuh hanya ..
Shella Rafiqah Ully
23 Mei 2019
Amankah Puasa Bagi Ibu Menyusui?
Ramadan jadi bulan di mana orang-orang berlomba ingin beribadah, namun bagi ibu menyusui ini kerap jadi momen yang memun..
Shella Rafiqah Ully
22 Mei 2019
Mengenal Lemonilo Crush Mei 2019: Atiit Si Sustainable Lady
Sejalan dengan komitmen menciptakan Indonesia sehat, Lemonilo terus berusaha menularkan energi positif dan mengikuti per..
Shella Rafiqah Ully
16 Mei 2019