4 Macam Penyakit Alergi Kulit, Apa Gejala dan Cara Mengobatinya?

27 Aug 2020 @ 12:36:06
Reaksi sistem kekebalan tubuh yang dipicu oleh alergen penyebab iritasi dan peradangan pada kulit disebut juga dengan alergi kulit. Terdapat banyak macam alergi pada kulit. Salah satu faktor yang menyebabkan kulit alergi adalah karena alergen berupa makanan, serangga, maupun jenis obatan tertentu. Berikut 5 macam penyakit alergi pada kulit dan cara mengobatinya.

1. Eksim



Penyakit alergi pada kulit yang pertama yaitu eksim, dimana akan menyebabkan kulit menjadi kering, merah, gatal, dan iritasi. Terlebih jika kulit sudah terinfeksi biasanya akan menjadi melepuh dan menimbulkan benjolan kecil berisi cairan bening atau kekuningan. Penyakit eksim ini bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. 

Penyakit eksim disebabkan oleh banyak faktor. Seperti faktor keturunan, rhinitis alergi, maupun alergi pada jenis makanan tertentu. Jika kamu terkena gejala eksim ini segeralah untuk periksa ke dokter agar tidak menjadi parah dan menimbulkan penyakit serius lainya.

2. Dermatitis Kontak Alergi



Seperti namanya, penyakit dermatitis kontak alergi ini terjadi ketika kulit bersentuhan langsung dengan alergen. Banyak sekali jenis alergen yang bisa menyebabkan kulit mengalami penyakit ini. Misalnya saja seseorang yang mudah alergi ketika bersentuhan langsung dengan lateks, logam, parfum, maupun tanaman. 

Cara mengatasi penyakit alergi kulit ini cukup mudah, yaitu dengan menghindari langsung benda-benda yang dapat menyebabkan kulit menjadi alergi. Gejala awal yang ditimbulkan oleh penyakit dermatitis ini adakan seperti alergi kulit pada umumnya. Di mana kulit akan menjadi kemerahan, bengkak, berisik, dan gatal.

3. Biduran



Biduran merupakan salah satu jenis penyakit alergi yang bisa terjadi pada kulit. Biduran atau dalam istilah medisnya disebut dengan urtikaria adalah radang kulit yang dipacu saat sistem kekebalan tubuh melepaskan histamin dan menyebabkan pembengkakan pada kulit. Kondisi ini maklum terjadi karena merupakan reaksi dari alergi pada kulit yang ditandai dengan bilur atau benjolan merah yang disertai rasa gatal pada kulit.

Biduran juga bisa dipicu oleh faktor lain seperti halnya suhu panas saat olahraga, mengkonsumsi jenis obat-obatan tertentu, gigitan serangga, maupun infeksi lainnya. Untuk mengobati biduran pada kulit ini kamu bisa menggunakan obat anti gatal atau mengonsumsi resep yang telah dianjurkan dokter.

4. Angioedema


Penyakit kulit angioedema adalah suatu kondisi dimana pembengkakan terjadi pada lapisan dalam kulit yang berakibat penimbunan cairan tubuh yang berlebih. Hal ini sering terjadi pada jaringan lunak seperti pada wajah, bibir, kelopak mata, tenggorokan atau bahkan alat kelamin. Umumnya, angioedema ini akan muncul bersamaan dengan biduran atau urtikaria.

Angioedema bisa dikatakan akut jika kondisinya berlangsung hanya dalam waktu singkat atau dalam hitungan beberapa menit atau pun jam saja. Angioedema akut sendiri biasanya disebabkan oleh reaksi alergi terhadap suatu jenis obat-obatan atau makanan tertentu. Sedangkan pada angioedema kronis biasanya memiliki penyebab yang tidak pasti.

Kunci untuk mengatasi adanya alergi yang ada pada kulit adalah dengan melihat faktor apa yang menyebabkannya. Kita bisa menghindari faktor tersebut sebijak mungkin. Hal ini menjadi langkah awal yang efektif agar penyakit alergi kulit tidak menyerangmu. 

Selain memperhatikan faktor utama penyebab alergen, kamu juga bisa memperhatikan jenis makanan maupun minuman yang dikonsumsi. Hal ini karena nutrisi dalam makanan juga berpengaruh untuk daya tahan tubuh. Dengan begitu kamu bisa memperhitungkan nutrisi apa saja yang konsumsi dan bisa membuat kamu terhindar dari pemicu alergi pada kulit dan tetap sehat! 

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020