5 Cara Mengatasi Anak yang Nakal, Tanpa Memarahinya

02 Jul 2020 @ 15:16:53
Mempunyai anak nakal dan susah diatur memang membutuhkan kesabaran ekstra bagi para orang tua. Namun tahukah kita, anak yang nakal bukan semata-mata karena ia memang tidak mau diatur. Tetapi karena terkadang anak ingin mengeksplorasi hal baru yang ditemuinya. Untuk itu, bagi orang tua jangan langsung memarahi anak yang nakal. Berikut akan disampaikan cara mengatasi anak nakal, tanpa memarahinya.

1. Jangan Memanggil Anak dengan Sebutan ‘Nakal’



Cara mengatasi anak nakal yang pertama adalah dengan tidak memanggil ia sebagai anak yang nakal. Senakal apapun kelakuan anak kita, pastikan untuk tidak memanggilnya dengan sebutan ‘nakal, bandel, dan lain sebagainya.’ Karena sebutan ini akan melukai hati anak dan membuat anak tidak suka kepada kita. Anak juga akan beranggapan jika usahanya akan sia-sia begitu saja di depan kita. Sehingga malah ia semakin tidak peduli dengan nasehat maupun teguran yang kita berikan.

Jika anak melakukan kesalahan, hendaklah kita mengajak anak untuk berbicara secara perlahan. Meskipun masih kecil dan belum bisa bersikap dewasa, kitalah yang seharusnya memberikan pengertian kepada anak. Duduklah di sampingnya, ajak ia berbicara ringan seperti halnya teman, lalu nasehatilah perlahan jika cara yang ia lakukan kurang tepat.

2. Jangan Membentak Anak di Depan Umum



Meskipun anak melakukan kesalahan fatal di depan umum, pastikan kita bisa menjaga emosi dan bersikap setenang mungkin. Jangan perlihatkan sisi marah kita untuk anak di depan umum. Karena memarahinya di depan umum akan membuat anak semakin tertekan. Bahkan, jika orang tua sering melakukan hal demikian, dapat membunuh karakter anak secara perlahan.

Anak akan takut bertemu dengan orang banyak, takut untuk mencoba dan melakukan hal baru, bahkan anak cenderung mengurung diri dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Untuk itu, pastikan jangan pernah membentak anak di depan umum. Cukup berikan kepadanya penjelasan, atau bisa juga memberinya sepotong permen atau es krim untuk membuatnya tenang lalu jelaskan dengan bijak secara perlahan.

3. Ajarkan Anak Sesuatu yang Baik



Cara mengatasi anak nakal selanjutnya adalah dengan mengajarkannya hal yang baik. Orangtua yang mengharapkan anaknya tumbuh menjadi pribadi baik haruslah mencontohkannya dengan melakukan kebaikan pula. Karena cara mendidik anak yang paling efektif adalah dengan memberinya teladan lewat perilaku sehari-hari, bukan melalui nasehat-nasehat panjang yang mungkin membuat anak merasa jenuh mendengarnya.

Orangtua bisa mengajak anak untuk pergi berwisata sekaligus mengenalkan hal yang baru pada anak. Mengajari bagaimana cara bertata krama dengan sesama, bagaimana cara bertoleransi, dan bagaimana cara indahnya berbagi dengan sesama temannya. Jika membiasakan anak untuk berbuat baik, maka akan tumbuh pribadi bijak dan baik dalam diri anak.

4. Jangan Terlalu Memanjakan Anak



Percaya atau tidak, terlalu memanjakan anak secara berlebihan justru membuatnya tidak bisa mandiri dan cenderung mengabaikan kewajibannya. Ia akan berpikir jika nantinya salah, maka orangtua tidak akan menghukumnya. Karena seringnya anak dimanjakan. Hal ini lambat laun membuat anak terlalu bergantung kepada orangtua dan masa bodoh dengan kesalahan yang diperbuatnya.

Untuk mengatasi hal demikian, kita sebagai orang tua harus bijak ketika mendidik anak. Ada saatnya kita memberinya kasih sayang dan memanjakannya, namun ada kalanya juga kita menegurnya tatkala anak melakukan suatu kesalahan. Hal ini bukan sebagai hukuman untuk anak, tetapi sebagai teguran agar ia tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang.

5. Berikan Sanksi Tegas



Langkah terakhir cara mengatasi anak nakal adalah dengan memberinya sanksi. Ingat, sanksi tidak harus melulu dengan memarahinya. Sanksi ini bisa berupa menyuruh anak untuk mengerjakan tugas rumah lebih dari biasanya. Selain sebagai teguran agar anak jera, sanksi seperti ini juga bisa mendisiplinkan anak.

Itulah kelima cara mengatasi anak nakal yang bisa diterapkan oleh para orang tua. Dengan menerapkan cara ini, proses mendidik anak bisa berjalan dengan menyenangkan dan tanpa rasa takut. Selamat mencoba! 


Artikel Terkait

Klarifikasi Atta Halilintar dan Aurel Sempat Bertengkar, Ternyata Rebutan Mie Lemonilo!
Atta juga menyiapkan makan malam romantis dengan hidangan mie instan Lemonilo kesukaan aurel..
Shella Rafiqah Ully
23 September 2020
Wow, Sehat bareng Keluarga A6! Gowes Sambil Keliling Pantai di Bali
Aktivitas bersepeda yang dilakukan keluarga Hermansyah tentunya memberi banyak manfaat kesehatan..
Shella Rafiqah Ully
22 September 2020
5 Manajemen ASIP untuk Ibu Bekerja Agar Stok ASI Tercukupi
Memerah ASI juga membutuhkan manajemen yang baik agar jumlah yang diproduksi mencukupi kebutuhan bayi..
Shella Rafiqah Ully
18 September 2020