Jangan Panik, Ini 5 Cara Tepat Menjelaskan Coronavirus Kepada Anak

23 Mar 2020 @ 19:45:41
Si kecil mulai dihimbau untuk belajar secara daring dari rumah dan sementara waktu menghentikan kebiasaan sehari-harinya untuk datang ke sekolah. Mereka juga selalu kita ingatkan untuk social distancing dengan cara tetap berada di rumah, tidak dulu bertemu teman-teman bermainnya sementara waktu, dan tidak bisa mengunjungi tempat bermainnya di akhir pekan seperti biasa.

Bagi anak-anak, barangkali hal seperti ini jadi membingungkan. Saat ruang gerak mereka untuk sementara waktu dibatasi tentu mereka jadi bertanya-tanya tentang apa yang terjadi sebenarnya. Apalagi tsunami informasi tentang coronavirus yang terus datang bergelombang kerap menimbulkan cemas serta kekhawatiran bukan hanya bagi kita orang dewasa tapi juga bagi anak-anak.

Penting bagi orang tua untuk memberikan penjelasan tepat dan memberi pemahaman untuk menghindari panik dan kebingungan pada anak. Di tengah situasi yang sebenarnya cukup merisaukan kita sendiri sebagai orang tua, kita juga perlu memperhatikan kesehatan mental anak-anak. Bagaimana cara berbicara kepada anak mengenai topik yang kita sendiri cemas? Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan ketika membicarakan mengenai pandemi coronavirus yang terjadi saat ini.


  • Sebelum berbicara dengan anak, proses segala kecemasan dan kekhawatiran kita sebagai orang tua terlebih dahulu. Kita tidak ingin anak semakin cemas bahkan panik justru karena melihat kecemasan berlebih pada orang tuanya.
  • Cari tahu apa saja yang sudah anak ketahui mengenai kondisi saat ini. Misal tanyakan kepadanya sejauh apa ia paham tentang virus atau corona virus secara spesifik.
  • Jangan abaikan ketakutan dan kecemasan pada anak. Sebagai orang tua kita  dapat membantu anak mengidentifikasi perasaannya dan sampaikan bahwa ketakutan atau kekhawatiran mereka di saat-saat seperti ini adalah hal yang normal.
  • Ajak anak untuk lebih memerhatikan kebersihan dan menjaga kesehatan. Sampaikan bahwa kegiatan belajar dari rumah, penutupan sekolah, maupun social distancing yang dilakukan saat ini adalah untuk kebaikan kita semua. Ajak anak untuk melihat banyak hal yang terjadi dari sisi positifnya.
  • Pastikan untuk selalu berbicara sesuai dengan usia anak. Sampaikan penjelasan apapun kepada mereka dengan bahasa yang mudah dipahami.
Lemoparents, apapun situasi yang dihadapi saat ini please stay safe. Tetap dampingi si kecil selama self isolation, pastikan selalu makan makanan bergizi dan jaga kebersihan setiap hari. Semoga hari-hari sulit ini lekas lewat dan kita bisa beraktivitas seperti sedia kala. 


Artikel Terkait

5 Manajemen ASIP untuk Ibu Bekerja Agar Stok ASI Tercukupi
Memerah ASI juga membutuhkan manajemen yang baik agar jumlah yang diproduksi mencukupi kebutuhan bayi..
Shella Rafiqah Ully
18 September 2020
Perempuan Mandiri Secara Finansial? Ini 3 Keuntungannya!
Kamu bisa bergabung di program Wiranilo untuk mendapatkan penghasilan sendiri dan mandiri secara finansial..
Shella Rafiqah Ully
17 September 2020
Ulang Tahun Rafathar, Nagita Slavina Ajarkan Pola Hidup Sehat untuk Sang Buah Hati
Harapan Gigi dan Raffi, Rafathar bisa tumbuh meenjadi anak yang sehat dan bahagia..
Shella Rafiqah Ully
04 September 2020