Download Aplikasi Lemonilo
Butuh Bantuan?
Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

5 Pilihan Makanan untuk Melancarkan Pencernaan

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
19 Nov 2020
Clock Icon
3 menit
5 Pilihan Makanan untuk Melancarkan Pencernaan
Saluran pencernaan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Namun, tidak sedikit orang yang mengalami masalah pencernaan, seperti kembung, kram perut, sembelit, diare, dan sebagainya. Gangguan saluran pencernaan ini bisa terjadi karena berbagai hal. Salah satunya adalah kekurangan serat.

Tentunya berbagai gangguan saluran pencernaan bisa dicegah dengan pola makan yang lebih sehat dan cukup nutrisi, seperti mengonsumsi makanan yang kaya akan probiotik.


Agar kesehatan saluran pencernaan tetap terjaga, inilah 7 makanan terbaik untuk melancarkan pencernaan, sebagaimana dilansir dari Healthline.

1. Yogurt

Makanan terbaik untuk melancarkan pencernaan yang pertama adalah yogurt. Yogurt terbuat dari susu yang telah difermentasi oleh bakteri asam laktat. 

Yogurt mengandung bakteri baik yang dikenal sebagai probiotik. Probiotik ini merupakan bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan dan mampu meningkatkan pencernaan serta menjaga kesehatan usus.

Probiotik juga bisa mengatasi masalah pencernaan, seperti kembung, sembelit, dan diare. Selain itu, probiotik juga mampu meningkatkan pencernaan laktosa atau gula susu.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua yogurt mengandung bakteri baik probiotik. Ketika akan membeli yogurt, pastikan di dalam kemasannya tercantum kandungan probiotik agar yogurt yang dikonsumsi bisa memberikan manfaat untuk sistem pencernaan.

2. Kefir

Makanan terbaik untuk melancarkan pencernaan yang berikutnya adalah kefir. Kefir merupakan produk susu yang dibuat dengan menambahkan biji-bijian kefir ke dalam susu.

Biji-bijian ini dihasilkan dari campuran ragi dan bakteri dengan susu sehingga memiliki manfaat yang baik untuk sistem pencernaan. 

Kefir bekerja seperti probiotik dalam yogurt. Kefir mampu mengurangi beberapa efek samping negatif yang terkait dengan intoleransi laktosa, seperti kembung dan kram perut.

Dalam sejumlah studi, kefir disebut-sebut mampu meningkatkan bakteri baik pada usus dan meningkatkan sistem pencernaan sekaligus menghilangkan bakteri yang berbahaya.

3. Chia seed

Chia seed atau biji chia merupakan salah satu sumber serat yang sangat baik karen chia seed membentuk zat seperti gelatin di dalam perut setelah dikonsumsi.

Chia seed mampu mendukung pertumbuhan bakteri sehat di usus dan berkontribusi pada pencernaan yang sehat. Kandungan serat di dalam chia seed juga mampu memperbaiki pola buang air besar.

4. Kombucha

Kombucha merupakan teh yang difermentasi. Kombucha dibuat dengan menambahkan strain bakteri, gula, dan ragi ke dalam teh hitam atau teh hijau.

Setelah itu, teh akan melalui proses fermentasi selama seminggu atau lebih. Selama proses fermentasi, kombucha akan menghasilkan banyak bakteri probiotik yang baik untuk pencernaan.

5. Pepaya

Buah tropis yang satu ini mengandung enzim pencernaan yang disebut papain. Enzim inilah yang membantu proses pencernaan dengan memecah serat protein. 

Tak hanya itu, enzim papain dalam buah pepaya juga bisa meredakan gejala sindrom iritasi usus besar, seperti sembelit dan kembung. 

Adapun papain ini digunakan sebagai enzim utama dalam suplemen pencernaan karena kapasitas gastrointestinalnya.
Komentar
Belum ada komentar.
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.