6 Pilihan Bahan Dapur Lebih Sehat ala Aktris Amerika Mariel Hemingway

27 Jan 2020 @ 14:43:25
Makanan jadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kesehatan tubuhmu. Nggak percaya? Coba aja eksperimen sendiri. Cobain selama seminggu kamu pesan fast food untuk makan siang dan seminggu setelah itu kamu pilih makanan sehat yang terjamin gizinya. Nah, minggu setelahnya cek deh perbedaannya. Dijamin, selama makan fast food pencernaanmu pasti nggak lancar dibanding saat mengonsumsi makanan sehat. Ini karena fast food nihil serat dan mengandung sangat banyak minyak.

Mengabaikan makanan-makanan yang akan kamu makan sama aja dengan menghancurkan tubuhmu perlahan-lahan. Mungkin, dampaknya nggak akan terasa sekarang, tapi beberapa tahun kemudian. Nggak mau kan  di masa depan kamu jadinya kena penyakit berbahaya karena kebiasaan makan yang sembarangan dan nggak peduli sama pola makan? Makanya, mulai sekarang perhatikan dan mulailah juga lebih peka sama bahan-bahan yang terkandung dalam makananmu ya! 

Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah mulai beralih menggunakan bahan-bahan masakan yang lebih sehat dan alami, dimulai dari dapurmu sendiri. Dalam bukunya Mariel Hemingway’s Healthy Living from the Inside Out: Every Woman’s Guide to Real Beauty, Renewed Energy, and a Radiant Life (2008), Mariel Hemingway, aktris berkebangsaan Amerika yang juga penulis buku tentang hidup sehat berbagi 6 bahan masakan yang membuat makananmu menjadi lebih sehat. Apa saja itu?


1.  Gunakan Stevia untuk Mengganti Gula Sebagai Pemanis Alami

Stevia adalah pemanis alami yang bebas kalori dan alternatif pengganti dari gula. Kamu dapat menggunakannya sebagai pemanis makanan atau minuman, atau bisa juga sebagai whipped cream organik yang lezat. Stevia tentu saja dianjurkan untuk mereka yang menderita penyakit diabetes dan darah tinggi, karena tidak mengandung kalori dan karbohidrat. Selain itu, stevia juga bermanfaat untuk mengurangi resiko terkena penyakit ginjal, karena kadar gulanya yang aman.

2. Ganti Tepung Biasa dengan Tepung Protein Whey

Apa sih bedanya tepung ini dengan tepung biasa? Tepung protein Whey terbuat dari susu yang telah dipisahkan protein kaseinnya (protein yang lambat dicerna tubuh). Jika tepung lainnya cenderung rendah protein, Whey sendiri merupakan sumber protein tinggi dan rendah lemak. Dilansir dari The Encyclopedia of Nutrition and Good Health, di dalam 1 protein Whey, terkandung berbagai macam komponen gizi, seperti beta-lactoglobulin, glyco-macropeptide, alpha-lactalbumin, lactoferrin, immunoglobulins, lactoperoxidase, bovine serum albumin, dan lysozyme.

Karena kandungan protein yang tinggi dan rendah kadar lemak, tepung ini bukan hanya bermanfaat membawa asam amino esensial yang sangat diperlukan oleh tubuh, tetapi juga dapat membantu menurunkan berat badan, juga kolesterol. Asupan amino itu bagus lho untuk kamu yang aktif berolahraga, karena mendukung kinerja otot dan organ fisik, serta membantu proses penyembuhan bila terjadi cidera.

3. Mulailah Menggoreng Menggunakan Minyak Kelapa (Coconut Oil)

Minyak kelapa dipercaya oleh banyak orang sebagai minyak yang paling sehat dikonsumsi. Minyak kelapa, secara khusus, bagus digunakan ketika memanggang atau membakar ikan, juga ketika menumis sayur-sayuran. Bukan hanya itu, minyak kelapa pun secara komersial banyak dipakai untuk membuat kue, keripik kentang, dan roti-roti yang dipanggang. 

Apa aja sih kandungan gizi yang ada di dalamnya? Secara umum, minyak kelapa banyak mengandung zat anti radang dan anti mikroba yang baik, juga mengandung beberapa vitamin dan mineral seperti vitamin E, vitamin K, dan zat besi. Tertarik mencoba minyak kelapa?


4. Tepung Biji Rami (Flaxseed Powder)

Tepung biji rami adalah bahan masakan yang dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi omega 3 dalam makanan. Pertanyaannya, kenapa sih harus meningkatkan konsumsi omega 3? Kenapa nggak pakai tepung yang biasa aja? Ternyata ada banyak manfaat yang dibawa oleh omega 3 buat tubuh kamu, beberapa di antaranya adalah memperkuat daya ingat, menjaga kesehatan mata, dan memperkuat kekebalan tubuh.

Selain kaya akan omega 3, tepung biji rami juga kaya akan serat dan dipercaya dapat menjadi solusi dari berbagai gangguan pencernaan yang mungkin kamu alami. Selain tepung, rami yang diolah menjadi minyak juga bagus lho untuk tubuh. Nah, olahan minyak rami ini biasanya sangat sering digunakan sebagai salad dressing.

5. Minyak Ikan (Fish Oil)

Mungkin, kamu sudah sering atau bahkan sudah cukup lama mendengar banyaknya manfaat minyak ikan. Sama seperti tepung biji rami, ia kaya akan omega 3 yang diperlukan bagi kesehatan fisik dan mental yang berpengaruh dari otak. Minyak ikan bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung, mencegah penyumbatan pembuluh darah, dan berpotensi mencegah kanker. 

6. Lebih Sering Konsumsi Kacang-kacangan 

Bahan masakan terakhir yang sehat dan baik untuk tubuh adalah kacang-kacangan, apalagi buat kamu yang sedang diet. Kacang rata-ratanya mengandung nutrisi lengkap seperti serat, karbohidrat kompleks, dan protein. Di Indonesia, ada banyak jenis kacang-kacangan penuh nutrisi yang bisa dengan mudah kamu temui. Misal, kacang merah, kacang kedelai, kacang polong, kacang pikan, dan kacang mete. Kacang yang baik adalah kacang organik yang tanpa garam (unsalted) dan tidak dipanggang (unroasted). Memilih makan kacang bikin kamu selangkah lebih dekat dengan hidup sehat karena berhasil mengurangi zat-zat kimia yang berbahaya untuk tubuh.

Gimana, sudah pernah menggunakan bahan-bahan dapur lebih sehat seperti yang disarankan Mariel Hemingway? Semoga semuanya  bisa menjadi alternatif bahan masak lebih sehat untuk keluarga  dan orang-orang tersayang ya. 


Artikel Terkait

Mengapa Ada 5 E-Number di Komposisi Lemonilo Chimi Keripik Ubi?
Jangan bingung dan khawatir saat menemukan 5 E-Number yang ada di komposisi Lemonilo Chimi Keripik Ubi, ini penjelasanny..
Shella Rafiqah Ully
15 Februari 2020
Ternyata Garam Bisa Menjadi Pengawet Alami lho, Ini Faktanya!
Nggak perlu pakai pengawet buatan untuk mengawetkan masakan, karena kamu bisa pakai garam sebagai pengawet alami..
Shella Rafiqah Ully
13 Februari 2020
Stop Bullying, Ini 6 Hal yang Orang Tua Harus Lakukan Saat Anak Menjadi Korban Bullying!
Apa yang orang tua bisa lakukan saat mendapati kenyataan bahwa si kecil adalah korban bullying? Lemonilo bantu menjawabn..
Shella Rafiqah Ully
12 Februari 2020