Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Tips Wirausaha

7 Bocoran Strategi Jualan dari Lemonilo untuk Bikin Daganganmu Semakin Laku!

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
30 Oct 2020
Clock Icon
4 menit
7 Bocoran Strategi Jualan dari Lemonilo untuk Bikin Daganganmu Semakin Laku!
Promosi menjadi hal yang paling krusial saat kamu memutuskan untuk berbisnis. Dengan melakukan promosi, kesempatan toko dan produk yang kamu jual dikenal luas akan lebih besar.

Melalui Wiranilo Class yang diadakan Selasa (27/10), Irfan Prabowo, Senior Marketing Manager Lemonilo memberikan banyak tips promosi dan jualan online bagi kamu yang sedang atau mau mulai merintis usaha. Terutama bagi kamu yang mengikuti program Wiranilo, Irfan memberikan banyak strategi promosi berjualan produk-produk Lemonilo.

1. Mengunggah foto yang menarik di media sosial



Di zaman sekarang, media sosial tak hanya menjadi “diary” pribadi bagi pemiliknya saja. Lebih dari itu, media sosial juga bisa menjadi platform untuk kamu yang sedang merintis usaha untuk mempromosikan produk-produk yang kamu jual.

Sementara bagi kamu yang merintis usaha berjualan makanan seperti produk-produk Lemonilo, menurut Irfan mengunggah produk makanan di media sosial membuatnya terlihat 30-60 persen lebih enak dari aslinya. Hal ini tentu membuat calon konsumen semakin penasaran dan ingin mencicipi produk tersebut.

Itulah kekuatan sosial media saat ini yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyiapkan materi foto produk yang menarik untuk diunggah di media sosial.

2. Hal-hal yang harus diperhatikan saat mengunggah produk di marketplace



Berbeda dengan media sosial, foto yang diunggah ke marketplace juga memiliki kriteria sendiri. Irfan menjelaskan bahwa foto yang diunggah di marketplace harus memiliki prinsip 5W + 1H. Yakni foto yang diunggah harus mencakup antara lain detail angle, fungsi, produk saat digunakan atau dikonsumsi, tambahan desain nilai jual, hingga harga.

Seperti contohnya ketika kamu berjualan produk Lemonilo maka kamu bisa menunjukkan foto produk saat sebelum dimasak, setelah dimasak, hingga komposisi yang tertera di bagian belakang bungkus.

Tak hanya foto, judul foto yang digunakan juga harus diperhatikan. Pastikan judul foto tidak boleh lebih dari 70 kata, bahkan lebih baik lagi jika bisa kurang dari 70 kata. Rumus yang harus diperhatikan dalam judul foto ini antara lain jenis produk, merk, keterangan, dan promosi yang akan kamu berikan.

Terakhir, mengunggah produk ke marketplace juga harus memperhatikan deskripsi produk. Pastikan kamu membuat deskripsi produk sejelas mungkin. Hal-hal yang harus tercantum dalam deskripsi produk adalah spesifikasi/fitur, keunggulan, kelengkapan, garansi, warna atau keterangan tambahan.

3. Membuat Whatsapp bisnis

Membuat Whatsapp bisnis sebagai alat komunikasimu dengan calon konsumen akan membuatmu terlihat lebih profesional. Selain itu, lewat WA bisnis, kamu juga bisa membuat halaman toko di profil WA. Sementara itu, kamu juga bisa menaruh link yang langsung menghubungkan ke Whatsapp bisnismu di halaman media sosialmu.


4. Mencari tempat berjualan yang tepat sasaran

Berjualan ternyata tak hanya bisa lewat profil media sosial dan Whatsapp sebagai alat komunikasi saja. Kamu juga bisa mempromosikan produk-produk yang kamu jual, di grup-grup berjualan yang biasanya banyak tersedia di media sosial seperti Facebook. Kamu bisa mencari grup berjualan yang pengikutnya sesuai dengan target pasar yang kamu sasar.

Atau kamu bisa juga mencoba promosi di grup-grup Whatsapp yang kamu ikuti. Apalagi sebagian besar anggotanya pasti berasal dari orang-orang yang kamu kenal. Menurut penelitian yang dipaparkan Irfan, 92 persen calon konsumen percaya dengan rekomendasi produk yang berasal dari teman-teman terdekat.

5. Mulai berjualan ke orang terdekat, lalu bangun kepercayaan agar mendapat review bagus

Kamu yang baru saja memulai usaha berjualan, seringkali tak menyadari bahwa satu konsumen dari orang terdekat bisa membawa dampak yang besar bagi jumlah penjualanmu selanjutnya. Sebab lewat orang terdekat yang membeli produkmu, dia bisa membawa konsumen baru lewat review baik yang ia berikan.

Mengapa review menjadi sangat penting? Sebab 91 persen orang akan membaca review dan 80 persen orang akan percaya pada apa yang ditulis dalam review.

6. Pelajari tentang prinsip Copywriting

Copywriting menjadi salah satu aspek penting saat kamu sedang memasarkan produk yang kamu jual. Sebab copywriting berguna untuk menarik perhatian calon konsumen untuk membeli produk yang dipasarkan.

Prinsip copywriting pun sebenarnya cukup sederhana. Yakni harus terdiri dari nama produk yang jelas, tag dan hashtag (jika beriklan di sosial media), additional value (misal gratis merchandise untuk jumlah pembelian tertentu), call to action (berupa ajakan cara memesan produk yang sedang kamu pasarkan).

7. Promo gratis ongkos kirim



Menurut Irfan, promo gratis ongkos kirim atau ongkir ternyata lebih disukai konsumen dibandingkan promo potongan harga. Sebab rata-rata konsumen tidak suka jika harus membayar biaya ongkir yang dianggap tidak efisien. Itulah mengapa, kamu bisa mencoba untuk sering menambahkan promo gratis ongkir.

Agar tidak merugi saat memberikan promo gratis ongkir, kamu bisa menerapkan cara subsidi silang. Yakni kamu memberikan promo gratis ongkir untuk pembelian dalam jumlah tertentu.

Itulah sederet tips dan strategi penjualan yang dipaparkan oleh Irfan selaku Senior Marketing Manager Lemonilo. Berencana memulai wirausaha dari sekarang? Yuk, gabung di program Wiranilo sekarang. Selain bisa menjual 40+ produk resmi Lemonilo sambil menyehatkan Indonesia, kamu juga akan dibekali berbagai tips dan strategi pemasaran GRATIS langsung dari para ahlinya di Wiranilo Class!

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.