Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

7 Efek Samping Kurang Tidur yang Tidak Boleh Disepelekan

Anisya Fitrianti
Anisya Fitrianti
09 Mar 2021
Clock Icon
5 menit
Efek samping kurang tidur

Lemonizen, berapa jam waktu tidurmu dalam satu hari? Apakah kurang atau sudah cukup? Nyatanya tidur merupakan suatu kegiatan penting dalam kehidupan manusia. Tidur bukan hanya berfungsi untuk mengembalikan energi tapi juga sangat penting untuk kesehatan sel-sel di dalam tubuh hingga pengaturan emosi.

Bila kamu sering mengalami kurang tidur, kamu perlu waspada. Faktanya, ada banyak kerugian atau dampak buruk kurang tidur dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dilansir dari WebMD, inilah 8 dampak buruk yang terjadi akibat kurang tidur:

1. Bisa Menyebabkan Kecelakaan

Kurang tidur menjadi faktor dalam beberapa bencana terbesar di dunia. Seperti, kasus kecelakaan nuklir 1979 di Three Mile Island, tumpahan minyak Exxon Valdez yang sangat besar, krisis nuklir tahun 1986 di Chernobyl, dan lain-lain.

Di samping itu, kurang tidur juga seringkali memicu kecelakaan lalu lintas di jalanan. Mengantuk dapat memperlambat reaksi seperti mengemudi dalam keadaan mabuk.
banner consideration shipping bg blue
Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk juga bisa menyebabkan kecelakaan saat bekerja. Dalam sebuah penelitian, pekerja yang mengeluh tentang rasa kantuk yang berlebihan di siang hari mengalami lebih banyak kecelakaan kerja, terutama kecelakaan kerja yang berulang.


2. Merusak Fungsi Otak

Tidur memberi pengaruh dalam proses berpikir dan belajar. Kurang tidur merusak proses kognitif ini dalam banyak hal. Mulai dari menurunkan perhatian, tingkat kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, hingga pemecahan masalah.

Di samping itu, kurang tidur juga dapat mengganggu ingatan dalam pikiran. Sehingga kamu akan sulit mengingat apa saja yang telah dipelajari dan dialami sepanjang hari.

3. Menimbulkan Banyak Penyakit

Gangguan tidur dan kurang tidur yang terjadi secara kronis dapat mengganggu cara kerja organ di dalam tubuh. Sehingga risiko penyakit jantung, serangan jantung, gagal jantung, detak jantung tak teratur, tekanan darah tinggi, stroke, hingga diabetes akan meningkat. Inilah mengapa tidur merupakan aktivitas yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.


4. Menurunkan Gairah Seks

Seorang pakar tidur mengatakan bahwa pria dan wanita yang kurang tidur mengalami libido yang lebih rendah dan minat yang kurang pada seks. Energi yang terkuras, rasa kantuk, dan peningkatan ketegangan mungkin menjadi penyebab utamanya.

5. Memicu Depresi

Seiring waktu, kurang tidur dan gangguan tidur dapat berkontribusi pada gejala depresi. Dalam jajak pendapat yang dilakukan Sleep in America tahun 2005, orang yang didiagnosis mengalami depresi atau kecemasan cenderung tidur kurang dari enam jam pada malam hari.


Gangguan tidur yang paling umum, yakni insomnia, memiliki kaitan erat dengan depresi. Dalam sebuah studi tahun 2007 terhadap 10.000 orang, penderita insomnia lima kali lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan yang tidak.banner consideration promotion bg blue


Insomnia dan depresi saling mempengaruhi. Kurang tidur sering kali memperburuk gejala depresi, dan depresi bisa membuat lebih sulit tidur. Sisi positifnya, mengobati masalah tidur dapat membantu depresi dan gejalanya, begitupun sebaliknya.


6. Merusak Kulit

Kebanyakan orang pernah mengalami kulit pucat dan mata bengkak setelah beberapa malam kurang tidur. Namun ternyata kurang tidur kronis dapat menyebabkan kulit kusam, garis-garis halus, dan lingkaran hitam di bawah mata.

Ketika tidak cukup tidur, tubuh tidak akan melepaskan lebih banyak hormon stres kortisol. Dalam jumlah berlebih, kortisol dapat memecah kolagen kulit, protein yang membuat kulit halus dan elastis.


7. Menaikkan Berat Badan

Kekurangan tidur juga telah dikaitkan dengan peningkatan rasa lapar dan nafsu makan, dan mungkin juga obesitas. Menurut sebuah penelitian tahun 2004, orang yang tidur kurang dari enam jam sehari hampir 30 persen lebih mengalami obesitas dibandingkan yang tidur tujuh sampai sembilan jam.


Tidak hanya kurang tidur yang merangsang nafsu makan. Kurang tidur juga merangsang keinginan untuk makan makanan tinggi lemak dan karbohidrat. Sehingga peningkatan berat badan lebih mudah terjadi.banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green


8. Meningkatkan Risiko Mati Muda 



Pola tidur juga dapat memengaruhi usia seseorang. Melalui penelitian, diketahui bahwa mereka yang mengurangi waktu tidurnya dari tujuh menjadi lima jam atau kurang dalam semalam memiliki risiko kematian yang lebih tinggi. Risiko kematian ini dapat meningkat karena penyakit jantung lebih rentan untuk menimpa orang-orang yang kekurangan tidur.


Itulah beberapa dampak buruk dari kurang tidur pada kesehatan tubuh. Mengorbankan waktu tidurmu hanya akan menurunkan kondisi tubuh dan pikiran. Jadi, mulai sekarang atur waktu tidurmu sebaik mungkin ya, Lemonizen.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.