Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Keluarga

Apa Itu Gaslighting? Simak Penjelasan Lengkap di sini!

Rizki Indra
Rizki Indra
11 Oct 2021
Clock Icon
3 menit
Gaslighting adalah hal yang tidak boleh dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi sebagian orang istilah gaslighting memang cukup terdengar asing. Pada dasarnya, gaslighting adalah sebuah teknik manipulasi psikologis yang akan membuat pelakunya mampu mengontrol korbannya dan terlihat berkuasa. Gaslighting adalah istilah yang mulai dikenal pada 1940 melalui sebuah drama bergenre thriller berjudul ‘Gaslight'. Drama ini menceritakan tentang seorang wanita yang menjadi korban manipulasi psikologis oleh suaminya sendiri.


Biasanya pelaku akan membuat korbannya merasa tidak yakin dengan penilaiannya sendiri, sehingga munculnya perasaan ragu dan tidak percaya diri yang akan membuat kondisi kejiwaannya melemah. Kondisi tersebut akan membuat korban tidak mampu membedakan kebenaran dan kebohongan. Akibatnya, korban akan bergantung kepada pelaku dalam hal pemikiran dan perasaan. Biasanya pelaku melakukan gaslighting karena dipicu oleh sikapnya yang tidak mau disalahkan.


Selain itu, hal tersebut dilakukan juga untuk menyembunyikan sesuatu yang tidak ingin diketahui oleh orang lainnya, seperti perselingkuhan, perilaku kriminal, dan lainnya. Gaslighting sendiri termasuk dalam bentuk pelecehan emosional yang bisa terjadi dalam hubungan asmara, pertemanan, pekerjaan, hingga hubungan antara orang tua dan anak. Jadi, bisa disimpulkan bahwa pelaku gaslighting bisa saja dari orang-orang terdekat maupun orang yang tidak dikenal, karena itu kamu harus berhati-hati.


Pelaku gaslighting atau yang bisa disebut dengan gaslighter umumnya cenderung memiliki sifat arogan, narsistik, sosiopat, dan psikopat. Gaslighter tidak hanya pandai berbohong dan memanipulasi keadaan tapi juga dapat membuat dirinya terlihat polos dan menawan. Agar terhindar dari gaslighting setiap orang perlu mengetahui ciri-cirinya. Inilah beberapa ciri dari pelaku gaslighting:

1. Selalu Membantah Walaupun Bersalah


Ketika pelaku gaslighting terpojok karena terbukti bersalah mereka biasanya akan terus menerus membantah dan mencari berbagai alibi untuk menutupi kebohongannya. Hingga pada akhirnya korban mulai ragu-ragu dengan pendapat atau bukti yang dia miliki mengenai fakta yang membuktikan kebohongannya.

2. Melakukan Kebohongan dengan Cerdas


Pelaku gaslighting memang pandai berbohong, semua kebohongan yang diutarakan dengan cerdas dan berlogika, itu semua bisa terjadi karena pelaku pintar berkelit. Meskipun korban mengetahui bahwa pelaku gaslighting sedang berbohong, korban bisa merasa ragu. Perasaan ragu muncul karena ekspresi pelaku yang terlihat meyakinkan. Sehingga ketika pelaku berbohong tentang sesuatu yang lebih besar, korban akan merasa tidak yakin dan ragu dengan kebenaran yang dia ketahui.

3. Sikapnya Tidak Sesuai dengan Perkataannya


Ciri-ciri gaslighter selanjutnya yang bisa diketahui dengan mudah yaitu dengan menilai sikap dan perbuatan pelaku yang tidak sama seperti apa yang dikatakan. Di mana ia banyak berbicara tapi sikap dan perilakunya tidak selaras dengan apa yang dikatakan.


Karena itulah, hal terpenting yang harus diperhatikan saat berhadapan dengan pelaku gaslighting adalah apa yang dilakukannya bukan apa yang dikatakannya. Sebab, apa yang keluar dari mulutnya bisa saja bukan kebenaran.

4. Pintar Memanfaatkan Orang Lain


Pada umumnya gaslighting selalu memiliki strategi yang terencana dan rapi untuk memanfaatkan para korbannya. Sehingga banyak di antara korbannya yang merasa tidak sadar saat dirinya dimanfaatkan untuk kepentingan pelaku gaslighting.

5. Seolah-olah Berpihak pada Korban


Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa pelaku gaslighting pintar memanipulasi dan berbohong. Tidak heran jika ia juga pintar berpura-pura menjadi orang yang baik. Bahkan bersikap seolah-olah dirinya berpihak kepada korbannya yang bertujuan untuk menggali kelemahan korban. Ketika sudah mengetahui apa saja kelemahan dan kesalahan korban, ia akan secara terus menerus membuat korban merasa serba salah tanpa memberikan solusi.


Pada dasarnya, gaslighting adalah sebuah manipulasi psikologi yang bertujuan untuk membuat korbannya tunduk dan bergantung kepada pelaku. Kondisi ini bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Maka dari itu, apabila kamu merasa ada ciri-ciri gaslighting yang dilakukan oleh orang di sekitar, sebaiknya waspada dan tidak mengikutinya begitu saja. Semoga bermanfaat, Lemonizen!

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.