Apa Kabar Ayla Dimitri, Our Lemonilo Crush July Selama Pandemi?

31 Jul 2020 @ 12:15:52
Pandemi Covid-19 menuntut siapa pun mampu beradaptasi dengan situasi yang baru. Mulai dari kegiatan fisik yang dialihkan menjadi kegiatan virtual, keharusan menjaga jarak, memakai masker setiap keluar rumah, dan lain-lain. Tentunya beradaptasi di masa pandemi ini tidak mudah. Tidak sedikit pula yang mengalami stres dan cemas dengan kondisi sekarang. 

Bagi Ayla Dimitri, pandemi Covid-19 justru membuatnya menemukan banyak hal baru. Ayla jadi punya kesempatan memperbaiki pola hidupnya menjadi lebih sehat di masa pandemi ini. Pun, Ayla jadi bisa melihat banyak hal lebih positif sebagai upayanya berdamai dengan situasi.

Kira-kira, seperti apa ya aktivitas Ayla Dimitri selama pandemi Covid-19? Lalu, apa sih motivasi Ayla Dimitri untuk terus menerapkan hidup sehat dan tetap produktif? Yuk, simak obrolan Moni dengan Ayla Dimitri, si Lemonilo Crush Juli!

Hai Kak Ayla, gimana nih kabarnya selama pandemi COVID-19?
Alhamdulillah, kabarku baik. Ya, kan kita mengalami quarantine tuh 3 bulan ya jadi lumayan sih banyak upside-downside juga, ada mental breakdown-nya, ada happy-nya, ada juga adaptasinya yang luar biasa, dan sebenarnya selama 3 bulan ini banyak banget yang terjadi.

Ada kebiasaan atau pola hidup yang berubah nggak sih Kak selama masa pandemi ini?
Jadi, selama 3 bulan ini sebenarnya improvement itu banyak banget sih. I feel my self is improving dan meskipun adaptasinya lumayan karena aku biasanya kerja sangat-sangat aktif ke mana aja dan tiba-tiba selama pandemi ini aku harus di rumah saja. 

Biasanya travelling, biasanya wara-wiri dalam satu hari juga kegiatannya biasanya banyak banget, tiba-tiba semuanya juga dikerjain sendiri. Jadi. adaptasi di bagian situnya lumayan yang akhirnya membuat aku untuk coba nyaman di rumah sendiri. Aku jadi banyak melakukan dan mencoba hal-hal yang selama ini gak sempet aku lakuin, kayak journaling, mulai main lego lagi, belajar masak.

Biasanya kalau breakfast itu selalu buru-buru. “Oke, makan apa aja deh, makan di jalan”. Cuma sekarang akhirnya aku mengeksplor lebih lagi ke menu-menu yang sehat dan juga menu-menu yang menyesuaikan dengan diri aku. Jadi, banyak banget sih ternyata selama 3 bulan ini hal-hal positif yang terjadi dan juga diri aku jadi lebih baik lagi. 


Gimana tips Kak Ayla biar konsisten menerapkan pola hidup sehat? 
Selama pandemi ini konsistensi olahraga aku meningkat dibanding sebelumnya karena pengaturan waktunya jadi lebih enak. Sebenarnya (menerapkan pola hidup sehat) susah-susah gampang. Susahnya adalah untuk membawa diri kita memulai. Kalau kita udah kebiasaan di sesuatu hal yang nyaman, pasti kan memulai sesuatu hal yang baru itu perlu ekstra effort, perlu ekstra di-push

Tapi, ternyata pas udah mulai itu ngerasanya enak banget. Ngerasanya ketika badan lebih enak, energinya stabil, merasa ada improvement di kulit, tidur lebih enak, atau nafas jadi lebih enak. Misal, pengaruh banget nih pilihan makanan ke kondisi kulit, ketika merasa ada perubahan positif aku jadi merasa it’s worth it. 

Effort atau energi yang kita taro untuk melakukan hidup sehat dan untuk melakukan hidup yang lebih baik itu tuh worth it banget. Rasain enaknya, being grateful, dan mengingat bahwa badan kita ini perlu banget dikasih perhatian lebih untuk jadi lebih baik dan lebih sehat. Insya Allah jadi motivasi yang terus-menerus. 

Siapa sosok yang menginspirasi Kak Ayla nerapin hidup sehat setiap hari?
Sebenarnya banyak banget temen-temen di sekitar dan juga orang terdekat yang memotivasi aku untuk hidup sehat, salah satunya adalah papaku sendiri. Papaku sangat perhatian dengan dirinya sendiri. Dia bangun pagi, kadang masak untuk breakfast-nya sendiri, bahkan dia memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan badannya. 

Papaku konsisten banget olahraganya. Bahkan, larinya lebih cepet daripada aku. Aku kadang kalau lari sama papa, minder banget karena papa larinya cepet. Dia punya fitness level yang stabil dan aktif di umurnya. Aku ngelihat dia enjoying life banget. Aku ngerasa hidupnya bergelora. Itu yang membuat aku termotivasi.

Kedua, ada terapi untuk self healing dan juga terapi holistik yang aku jalankan. Salah satu yang menginspirasi aku adalah Mas Reza Gunawan. Dia mengajarkan aku untuk sehat mental secara holistik, gak hanya fisik. Aku banyak diingetin,  se-simple (masalah) tidur, minum air putih, meditasi, menulis. Hal-hal yang sebenarnya mudah dilakukan tapi kadang-kadang mesti diingetin.

Terus juga ada teman-teman terdekat, seperti Andra Alodita, Raden Prisha. Mereka juga menunjukkan semangat untuk memperkaya diri dengan hidup sehat dengan pola (hidup) ke arah yang lebih positif. Mungkin karena sekarang lagi butuh banyak informasi tentang makan sehat, olahraga, dan segala macam mengenai wellness akhirnya konten-konten yang aku baca di media sosial dan informasi-informasi yang aku kasih untuk diri aku juga seputar hal-hal itu. Satu lagi, (yang menginspirasi) Kak Laila Munaf. 

Gimana cara Kak Ayla tetap produktif selama di rumah aja?
Di masa pandemi ini aku sempat menjalankan terapi untuk diri sendiri, dibantu Mas Reza, untuk menemukan kembali purpose of life-nya Ayla Dimitri. Kalau kemarin terlalu sibuk, kita memberikan energi 100 sampai 110 persen untuk apa yang audience mau, client mau, akhirnya kita lupa untuk looking back inside

Akhirnya kayak working machine, tiba-tiba sekarang lagi pandemi ada space yang unfamiliar, nih. Oh, ternyata ini adalah space di mana diri kita yang ingin berkembang yang selama ini mungkin gak dikasih sorotan. Sekarang kita punya waktu dan di situlah aku menemukan ternyata kreativitas itu datangnya dari dalam. 

Aku lagi baca sebuah buku yang isinya tentang kreativitas itu bagaimana kita menyentuh area misterius dan membuahkan hal yang 'we can say unique, we can say something new, we can say something exciting'. Gak mesti hal baru banget tapi ada X factor-nya. Kita kadang cari inspirasi, cari referensi tapi kita lupa melihat ke dalam. Kalau kita asah, kita temukan diri kita lagi, kita biarkan diri kita untuk eksplor, maka kreativitas itu bisa muncul. 

If we keep comparing ourselves to others, itu sama saja kita memberikan beban yang sangat berat dan akhirnya kita gak bisa berpikir kreatif. Kalau kita terus merasa cemas, kita menyimpan ketakutan dalam diri yang bikin kita akhirnya nggak bergerak kemana-mana itu juga akan mematikan kreativitas. Beranilah untuk mencoba, mengeksplor, menyentuh hal-hal positif. Dengan kita berani, kita menyentuh suatu yang baru dan akhirnya muncul kreativitas dari diri kita. 

Menarik dan inspiratif sekali ya cerita dari Ayla Dimitri, Lemonilo Crush Juli kita tentang aktivitasnya selama pandemi dan upayanya untuk tetap hidup sehat dan produktif. Kamu bisa juga lho mengikuti tips dari Ayla agar kamu bisa tetap positif di tengah tekanan masa pandemi.

Artikel Terkait

Kurang Minum Sebabkan Dehidrasi, Apa Gejala dan cara Mengobatinya?
Kebiasaan minum yang sangat sedikit bisa menyebabkan dehidrasi tubuh, lalu bagaimana cara jika dehidrasi sudah terlanjur..
Rizki Indra
31 Juli 2020
7 Manfaat Senam Kegel, Bagaimana Cara Melakukanya?
Senam kegel memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, khususnya bagi para wanita. Inilah berbagai manfaat tersebut...
Rizki Indra
31 Juli 2020
Cara Senam Pilates untuk Pemula, Apa Saja Manfaatnya?
Senam pilates adalah salah satu jenis senam yang berfokus pada kebugaran tubuh, inilah manfaat senam tersebut...
Rizki Indra
29 Juli 2020