Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

Apa Penyebab Rasa Nyeri Saat Haid? #CurhatSehat

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
21 Jan 2021
Clock Icon
4 menit
Curhat sehat
Hai Lemonizen, selamat datang di #CurhatSehat bersama Lemonilo. #CurhatSehat adalah ruang di mana kamu bisa menanyakan semua masalah kesehatan yang kamu alami dan nantinya akan dijawab langsung oleh Tim Dokter Mamanesia (dr. Kanya Tania).

#CurhatSehat edisi kali ini, Lemonilo memilih satu pertanyaan dari Lemonizen yang ditanyakan melalui akun instagram Lemonilo pada 14-20 Januari lalu. Bersama Tim Dokter Mamanesia, Lemonilo mengupas tuntas jawaban dari pertanyaan yang kamu ajukan. Yuk, simak jawaban berikut!



Nyeri yang berhubungan dengan menstruasi dalam istilah medis disebut dysmenorrhea. Pada umumnya, wanita yang menstruasi mengalami nyeri saat haid (dysmenorrhea) hari pertama dan kedua setiap bulannya. Biasanya nyeri ini ringan, namun bagi beberapa wanita, nyeri ini  bisa terasa sangat berat  dan berlangsung lebih lama. Bahkan ada yang sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.
banner consideration shipping bg blue

Nyeri saat haid paling sering dialami wanita muda terutama saat kali pertama mendapat menstruasi (menarche). Nyeri tiap kali haid ini akan terasa lebih ringan seiring bertambahnya usia. Pada beberapa kasus, wanita bahkan tidak lagi merasa nyeri saat haid setelah melahirkan anak pertama.

Kenali Macam dan Penyebab Dysmenorrhea 



Dysmenorrhea yang dirasakan setiap orang bermacam-macam. Ada yang merasakan nyeri tajam di perut terutama bagian bawah. Ada yang merasakan nyeri pada perut hingga menjalar ke pinggang belakang. Ada juga yang merasakan nyeri seperti tertekan atau pegal pada pinggang hingga paha dalam. Dysmenorrhea terkadang disertai dengan perut kembung, nyeri kepala, hingga mual dan muntah.

Dysmenorrhea  dibagi menjadi dua yaitu dysmenorrhea primer dan sekunder. Dysmenorrhea primer adalah nyeri haid yang tidak berhubungan dengan penyakit yang mendasarinya. 

Penyebab dysmenorrhea primer erat hubungannya dengan gaya hidup, kebiasaan, serta faktor psikis. Orang dengan stres psikis yang berat, bisa merasakan dysmenorrhea yang lebih berat dibanding dengan yang tidak.
banner consideration promotion bg blue

Dysmenorrhea sekunder adalah nyeri haid yang biasanya dilandasi atau berhubungan dengan penyakit lain. Penyakit yang paling sering berhubungan dengan dysmenorrhea adalah penyakit-penyakit yang berada pada organ kewanitaan dan kandungan. Misalnya endometriosis yaitu tumbuhnya jaringan lapisan bagian dalam rahim di lokasi lain yang bukan pada tempat seharusnya seperti di indung telur (ovarium) atau  saluran telur (tuba falopi), kista pada rahim, fibroid rahim (tumor jinak yang biasanya muncul di bagian atas atau otot rahim) atau penyakit radang panggul yang disebabkan oleh bakteri di organ reproduksi wanita. 

Selain penyakit, dysmenorrhea bisa juga terjadi karena efek samping dari obat atau tindakan medis lain. Contohnya pada penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), beberapa orang merasakan dysmenorrhea yang cukup mengganggu. Jika hal ini terjadi, sebaiknya periksa letak AKDR dan kontrol sesuai jangka waktu AKDR yang telah ditetapkan. Jika dysmenorrhea yang dirasakan semakin berat, kamu juga bisa memilih metode kontrasepsi lain.

Bagaimana Mengatasi Dysmenorrhea?

Dysmenorrhea yang ringan dan tidak berlangsung lama bisa diatasi dengan minum obat penghilang nyeri yang dijual bebas di pasaran. Jangan khawatir pada berita yang beredar bahwa minum obat-obatan tersebut mengganggu kesehatan reproduksi, karena hal tersebut tidak benar. Selagi kamu mengonsumsinya sesuai aturan pakai, obat-obatan tersebut aman untuk bantu redakan nyeri haidmu.

Gaya hidup sehat, makan makanan yang bergizi seimbang, olahraga teratur, dan manajemen stres yang baik dapat menjaga kesehatan reproduksi secara umum serta menghindarkan atau mengurangi dysmenorrhea. 
banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green

Jika kamu merasakan nyeri haid yang sangat hebat dalam jangka waktu lama, bahkan membuat aktivitas sehari-harimu terganggu, sebaiknya langsung konsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan di sekitarmu, ya!

Nah, gimana Lemonizen? Semoga terbantu ya dengan jawaban yang diberikan oleh Tim Dokter Mamanesia. Tulis di kolom komentar ya kalau kamu punya keluhan ataupun masalah kesehatan yang ingin dicurhatin!

Like dan Comment artikel favoritmu yang ada di Lemonilife untuk kesempatan menang 2 Paket Lemonilo Senilai Rp 150.000 setiap bulannya. Ketentuan lengkap baca di sini.⠀ 
Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.