Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Diet dan Nutrisi

Apakah Antioksidan Tokoferol Pada Produk Makanan Aman untuk Dikonsumsi?

Mondials Anindhita
Mondials Anindhita
01 Sep 2021
Clock Icon
4 menit
Apakah Antioksidan Tokoferol Pada Produk Makanan Aman untuk Dikonsumsi?

Tahukah kamu, di dalam beberapa jenis makanan terdapat kandungan Antioksidan Tokoferol yang juga merupakan nama lain dari vitamin E? Ya, biasanya Tokoferol dapat ditemukan secara alami pada makanan sumber vitamin E, seperti minyak nabati, mentega, kacang-kacangan, sayur dan buah. 


Tokoferol alami yang ditemukan pada makanan tergolong aman untuk dikonsumsi. Bahkan, Tokoferol atau vitamin E adalah salah satu zat gizi mikro yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengonsumsi vitamin E dalam jumlah yang tepat cukup penting untuk menjaga fungsi imunitas, anti-radang, fungsi komunikasi sel, dan proses lainnya di dalam tubuh. 


Selain secara alami, Tokoferol ternyata juga bisa ditambahkan pada produk makanan sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) atau zat aditif antioksidan. Tokoferol yang digunakan sebagai zat aditif dibuat melalui proses ekstraksi dari minyak nabati (seperti kedelai, canola, sunflower, jagung). Misalnya Tokoferol yang ada di dalam camilan renyah keripik tempe Chimi dari Lemonilo.


Lalu, apakah BTP Antioksidan Tokoferol aman untuk dikonsumsi? Ini jawabannya.


Mengapa BTP Antioksidan Tokoferol perlu ditambahkan pada produk makanan?

Tujuan penambahan Tokoferol pada produk makanan adalah untuk mencegah kerusakan pangan karena oksidasi lemak. Tokoferol memiliki peranan dalam menjaga stabilitas produk makanan yang mengandung minyak dan mudah teroksidasi. Dengan mencegah terjadinya oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas, Tokoferol ini membantu menjaga rasa dan kandungan gizi dari makanan seperti keripik tempe chimi.


Oksidasi dapat terjadi ketika oksigen berubah menjadi radikal bebas yang sangat reaktif akibat pengaruh lingkungan. Radikal bebas tersebut mengoksidasi asam lemak dalam makanan. Asam lemak yang teroksidasi menghasilkan lebih banyak radikal bebas yang menyebabkan terjadinya oksidasi lagi, yang mengakibatkan terbentuknya produk oksidasi sekunder, seperti aldehida, keton, alkohol, dan hidrokarbon. 


Senyawa tersebutlah yang menyebabkan perubahan bau, rasa, warna, dan tekstur. Kondisi ini sering disebut sebagai rancid atau tengik. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak yang sudah teroksidasi dapat berbahaya bagi kesehatan.


Apakah produk yang mengandung BTP Antioksidan Tokoferol aman untuk dikonsumsi?

Sebagai salah satu jenis BTP yang diizinkan penggunaannya oleh BPOM RI, Tokoferol memiliki Acceptable Daily Intake (ADI) atau jumlah maksimum yang dapat diterima tanpa menimbulkan efek merugikan terhadap kesehatan sebesar 0,15 – 2 mg/kg berat badan. Dalam proses produksinya, BTP ini memiliki batas maksimum CPPB (Cara Produksi Pangan yang Baik) atau Good Manufacturing Practice (GMP).


Hal ini berarti Tokoferol diizinkan berada di produk makanan dalam jumlah secukupnya untuk menghasilkan efek yang diinginkan. Sejalan dengan hal tersebut, oleh FDA, Tokoferol diberikan predikat Generally Recognized as Safe (GRAS) sebagai pengawet makanan atau zat gizi, dengan penggunaan yang sesuai dengan GMP.


Jadi, dapat disimpulkan bahwa produk makanan yang ditambahkan Antioksidan Tokoferol aman untuk dikonsumsi bila tidak melampaui batas yang ditetapkan. 


Bagaimana cara mengetahuinya? Pastikan produk makanan yang akan kamu konsumsi sudah tersertifikasi dan terdaftar di BPOM RI. Kamu bisa melihat nomor registrasinya di kemasan produk dan mengeceknya di website cekbpom.pom.go.id. Produk makanan yang sudah terdaftar di BPOM RI sudah melewati pemeriksaan yang diperlukan dan dipastikan keamanannya, sehingga aman untuk dikonsumsi.


Artikel kesehatan ini telah di-review oleh Winny Dhestina, S.Gz, RD


Referensi
- BPOM RI. 2013. Peraturan Kepala BPOM RI nomor 38 tahun 2013 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Antioksidan.
- Delgado, A., et al. 2020. Contribution of Tocols to Food Sensorial Properties, Stability, and Overall Quality. Journal of Food Quality vol. 2020. https://doi.org/10.1155/2020/8885865
- USDA. 2015. Technical Evaluation Report: Tocopherols Handling/Processing. Compiled by ICF International for the USDA National Organic Program.
Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.