Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

Apakah Asma Ada Kaitan dengan Penyakit Lambung? Ini Jawaban Dokter

Mondials Anindhita
Mondials Anindhita
12 Nov 2021
Clock Icon
6 menit
Apakah Asma Ada Kaitan dengan Penyakit Lambung? Ini Jawaban Dokter

Asma terjadi karena sebuah proses hipersensitivitas atau reaksi yang muncul terhadap alergen atau pemicu yang menyerang saluran napas bawah. Di mana hal tersebut akan membuat penderitanya merasa sesak, napas pendek, ada rasa berat saat menarik napas, bunyi mengi, dan batuk. Berat atau ringannya serangan juga ditentukan dari apakah penderitanya masih bisa mengucap kalimat, kata, atau tidak bisa sama sekali.


Faktor genetik merupakan salah satu faktor risiko yang berperan penting ketika seseorang memiliki penyakit  asma. Jika orang tua Lemonizen mengidap asma, maka bisa jadi memiliki risiko untuk terkena asma. Hal ini terjadi karena gen yang diwariskan memiliki sifat rentan terhadap faktor pemicu terjadinya asma. Namun, bukan berarti bahwa terlahir dari keluarga dengan riwayat asma maka akan mengidap asma juga, tetapi ada faktor-faktor lain yang berperan penting. Seperti faktor lingkungan, polusi udara, adanya gangguan penyakit lain, misalnya infeksi paru atau obesitas, dan gaya hidup yang kurang baik, contohnya kebiasaan merokok.


(Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Diabetes pada Usia Muda dan Gejala yang Dialami)


Dengan mengetahui faktor pemicu yang dapat menyebabkan asma, Lemonizen sebaiknya berusaha menghindari hal-hal tersebut, sehingga terhindar dari kekambuhan asma. Menjalani pola hidup sehat dengan diet yang tepat, olahraga, dan mengurangi kebiasaan-kebiasaan buruk juga ikut berperan besar dalam mencegah kambuhnya asma.


Hubungan penyakit lambung dan asma




Menurut penelitian, penderita asma mempunyai kemungkinan dua kali lebih rentan terkena Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), yaitu naiknya asam lambung ke kerongkongan secara kronis, dibandingkan dengan yang tidak menderita asma.  Hasil penelitian, menunjukkan 25 hingga 80 persen orang dewasa dengan asma juga menderita GERD. Hubungan pasti antara GERD dan asma tidak sepenuhnya jelas. Para peneliti memiliki beberapa teori tentang mengapa kedua kondisi tersebut mungkin. Berikut adalah kemungkinan teori yang dijabarkan dalam penelitian tersebut:


  1. GERD memengaruhi asma

Letak kerongkongan (saluran pencernaan serta tenggorokan) secara anatomi berdekatan. Naiknya asam lambung secara berulang ke kerongkongan dapat ikut merusak lapisan tenggorokan dan saluran pernapasan menuju paru-paru (bronkus). Hal ini akan menyebabkan penderitanya akan merasakan kesulitan bernapas dan mengalami batuk terus menerus.


Saluran bronkus yang sering terpapar asam lambung biasanya juga akan lebih sensitif dan mudah teriritasi. Akibatnya, apabila ada alergen seperti polusi, debu, polen, dan sebagainya akan menyebabkan penderita mudah mengalami reaksi, sehingga serangan asma pun terpicu. Selain itu, saluran pernapasan secara refleks akan mengencang dan menyempit untuk mencegah naiknya asam lambung  ke paru-paru. Penyempitan saluran napas inilah yang nantinya menyebabkan rasa sesak muncul.


(Baca Juga: Tips Mengatasi Nyeri Perut Bagian Bawah, Catat Ya!)


  1. Asma memengaruhi GERD

Sama halnya dengan GERD yang dapat memperburuk kekambuhan asma, ternyata asma juga dapat memperburuk GERD. Saat asma kambuh, terjadi tekanan di dalam dada akibat pembengkakan paru-paru yang akan menyebabkan adanya tekanan pada perut. Hal ini juga menyebabkan otot yang membantu mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan jadi mengendur dan terjadilah refluks asam lambung, sehingga menyebabkan iritasi kerongkongan dan bisa menyebabkan GERD. 


Adapun beberapa gejala yang dapat menunjukkan adanya hubungan antara asma dan GERD yang seperti :

  • Muncul saat dewasa.

  • Gejala memburuk setelah makan besar atau berolahraga.

  • Gejala muncul saat minum minuman beralkohol.

  • Gejala terjadi pada malam hari atau saat berbaring.

  • Obat-obatan asma menjadi lebih tidak berpengaruh ketika serangan asma terjadi.


Pastikan segera konsultasi dengan dokter maupun dokter spesialis apabila Lemonizen mengalami hal-hal tersebut, agar dapat ditangani secara medis dengan tepat. Perlu diketahui juga, ada beberapa cara untuk menghindari memburuknya asma yang diperberat oleh GERD, yaitu dengan mengonsumsi obat GERD secara tuntas, merubah pola hidup lebih sehat, dan menghindari makanan yang dapat membuat GERD kambuh. 


Tak lupa juga, menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol juga merupakan hal yang dapat membantu meminimalisir kekambuhan GERD maupun asma. Semoga bermanfaat, Lemonizen!


Artikel ini ditulis oleh dr. Rizqii Nurdiinii, Tim Dokter Mamanesia untuk menjawab pertanyaan #CurhatSehat di Instagram Lemonilo. Sebagai healthy lifestyle ecosystem, Lemonilo berharap dapat membantu masyarakat Indonesia mendapatkan akses informasi kesehatan dengan lebih mudah salah satunya melalui rubrik #CurhatSehat.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.