Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

Bagaimana Cara Vaksin Bekerja & Apa Manfaatnya untuk Tubuh?

Anisya Fitrianti
Anisya Fitrianti
03 Jun 2021
Clock Icon
9 menit
Vaksin covid

Vaksin adalah salah satu upaya imunisasi, yaitu membuat seseorang kebal terhadap suatu penyakit infeksi, baik dengan memberikan antibodi dari sumber lain, misal pentransferan antibodi ibu terhadap janin melalui plasenta, atau melakukan suatu upaya agar memicu tubuh untuk menghasilkan antibodi, contohnya dengan vaksinasi.

Vaksin sering disebut sebagai imunisasi aktif, karena pada proses vaksinasi, kita memicu tubuh untuk secara aktif menghasilkan antibodi nya sendiri. Prosesnya yaitu dengan memberikan partikel dari bakteri atau virus yang sudah mati atau dilemahkan yang menyebabkan penyakit tertentu, sehingga cukup untuk dikenali oleh tubuh namun tidak membuat terinfeksi sehingga menjadi sakit. 


banner consideration shipping bg blue


Setelah tubuh mengenali partikel ini, berbagai macam proses pertahanan tubuh akan terjadi. Akhirnya terbentuklah antibodi spesifik terhadap penyakit tadi. 

Manfaat Vaksin untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Tujuan vaksin tentu saja agar jika di kemudian hari kamu terpapar penyakit infeksi, tubuh jadinya sudah memiliki antibodi sebagai pertahanan. Ini membuatmu memiliki risiko lebih kecil untuk terinfeksi penyakit tertentu. 

Memang tidak dimungkiri setelah divaksinasi pun, masih ada kemungkinan kamu terinfeksi, namun gejala yang timbul pada orang yang sudah divaksinasi, biasanya lebih ringan dibanding mereka yang belum. Pun, komplikasi serta tingkat kematian pada orang yang sudah divaksinasi juga lebih rendah dibanding dengan yang belum. 

Manfaat Vaksin untuk Kesehatan Masyarakat Luas

Lemonizen pasti sudah sering mendengar kata herd immunity. Ini adalah keadaan dimana tercapainya kekebalan secara tidak langsung terhadap suatu kelompok, dari suatu penyakit infeksi. herd immunity bisa tercapai melalui vaksinasi atau terinfeksi penyakit  tersebut sebelumnya.

Tentu h
erd immunity yang tercapai melalui vaksinasi lebih dianjurkan, karena menghindari penyebaran penyakit dan risiko kematian yang bisa timbul jika melalui jalur terinfeksi penyakit tersebut dahulu. Dengan herd immunity, kita melindungi populasi rentan yang tidak dapat mendapatkan vaksin karena kondisi tertentu, bahkan bisa memberantas penyakit secara tuntas.

Vaksin Membantu Mensejahterakan Masyarakat dan Meringankan Beban Negara


Saat ada kelompok masyarakat terjangkit suatu penyakit tertentu, apalagi penyakit tersebut mempunyai tingkat kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) yang tinggi, maka akan memicu terjadinya penurunan produktivitas dari suatu masyarakat yang berdampak pada kesejahteraannya. 


Belum lagi negara yang punya tanggung jawab menanggung kesehatan masyarakat, akan terbebani  dengan meningkatnya biaya yang harus dikeluarkan dalam upaya mengatasi penyakit yang tersebar tersebut. Dengan vaksinasi, kita sebagai masyarakat dapat membantu menghambat meluasnya penyakit tersebut sehingga produktivitas masyarakat terjaga yang kemudian berdampak  pada kesejahteraan masyarakat. Selain itu, beban pemerintah untuk mengatasi penyakit tersebut pun menjadi lebih ringan.

Jenis Vaksin yang Kamu Perlu Ketahui

Ada berbagai macam vaksinasi yang dianjurkan bagi kelompok masyarakat tertentu. Berikut beberapa jenis vaksinasi yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) serta organisasi profesi dokter yang ada di Indonesia.

Vaksinasi Dasar dan Booster untuk Anak

Bayi masih bergantung pada imunitas yang diberikan ibu melalui plasenta saat di dalam kandungan atau ASI selama menyusui, terutama di awal-awal kehidupan. Sistem pertahanan tubuh anak juga belum sempurna untuk menangkal berbagai virus dan bakteri yang ada. Sebab itu, vaksinasi pada anak sangat diperlukan untuk membantu melindungi anak dari penyakit infeksi yang ada. 


banner consideration promotion bg blue


Vaksinasi untuk anak ini adalah vaksinasi terhadap penyakit yang mempunyai kemungkinan besar menimbulkan gejala berat ataupun gejala sisa yang dapat membuat anak menjadi cacat di kemudian hari, bahkan berisiko kematian. 


Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan 18 macam vaksinasi untuk anak usia 0-18 tahun. Berikut beberapa diantaranya:

1. BCG (vaksinasi terhadap penyakit TBC)

2. Polio

3. MR/MMR (vaksinasi terhadap penyakit campak dan campak jerman) 

4. Hepatitis B (vaksinasi untuk virus yang menyerang hati)

5. DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) kombinasi vaksin untuk tiga penyakit yaitu difteri yang membuat anak sulit bernafas, pertusis yang dikenal dengan batuk rejan, dan tetanus yang dapat menyebabkan kejang dan kekakuan otot.

6. HiB (Haemophilus Influenza B) mencegah meningitis juga infeksi pada telinga, paru-paru, dan darah.

Vaksinasi untuk Dewasa

Tidak hanya anak, dewasa dan terutama kelompok masyarakat tertentu  juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi. Perkumpulan Dokter Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menganjurkan vaksin-vaksin berikut untuk rentang usia di atas 19 tahun.

  1. Influenza

  2. Td/Tdap (Tetanus Difteri Pertusis)

  3. Varicella (cacar air)

  4. HPV (Human Papiloma Virus untuk mencegah kanker dan peradangan mulut rahim)

  5. Zoster (cacar ular)

  6. MMR

  7. Hepatitis A dan B

  8. Demam Tifoid

  9. Pneumokokus (penyebab radang paru/pneumonia)


Vaksinasi untuk Bepergian dan Keadaan Khusus

Beberapa negara mewajibkan vaksinasi sebagai salah satu syarat turis masuk ke negara tersebut. Salah satunya adalah vaksin meningitis bagi jamaah haji dan umroh serta vaksinYellow Fever untuk masuk ke negara Afrika atau Amerika Selatan.


Vaksinasi juga dianjurkan disaat-saat khusus seperti outbreak atau pandemi  yaitu kondisi di mana angka suatu penyakit infeksi di suatu wilayah yang awalnya tidak ada atau sedikit, tiba-tiba meningkat tajam dan meluas. 


Contohnya adalah outbreak pada akhir 2017 hingga awal 2018 saat kasus difteri meningkat. Terlepas vaksin difteri kita sudah lengkap atau belum, seluruh masyarakat di daerah yang mengalami outbreak tersebut akan divaksinasi guna mengontrol penyebaran penyakit. Prinsip yang sama juga diterapkan terkait dengan pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini.

Lantas, Apakah Vaksin Aman bagi Tubuh?

Perlu Lemonizen ketahui, vaksin sudah melalui serangkaian uji klinis dan keamanan  yang ketat agar dapat dipergunakan pada masyarakat luas. Hal ini dilakukan tidak sebentar, bisa bulanan hingga tahunan (untuk memastikan vaksin bebas dari bahan berbahaya atau menyebabkan penyakit).


Gejala yang muncul setelah vaksin memang bisa muncul, dan disebut KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). KIPI ini diakibatkan oleh cara kerja vaksin yang memang memicu pertahanan tubuh seseorang yang mengeluarkan zat-zat pro inflamasi. Namun KIPI pada sebagian besar vaksin sangat ringan bahkan tidak ada.

Pun, jika ada yang berat, KIPI ini akan selalu diawasi dan dilaporkan. Gejala yang paling sering terjadi adalah nyeri dan bengkak di tempat suntikan, demam, atau rasa tidak enak badan. Gejala ini biasanya tidak berlangsung lama, sekitar 3 hari dari saat penyuntikan. 


banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green


Lemonizen yang ingin mengetahui lebih dalam tentang KIPI, bisa membacanya di sini. Jangan khawatir, karena KIPI bisa diminimalisir dengan penapisan dan pemeriksaan fisik sebelum vaksin, serta observasi setelah vaksin. Setelah mengetahui hal-hal tersebut, Lemonizen  tidak lagi perlu ragu untuk divaksin ya. Yuk, segera jadwalkan kegiatan vaksinasi kamu dan keluarga di fasilitas kesehatan terdekat.

Artikel ini ditulis oleh dr. Rizqii Nurdini, Tim Dokter Mamanesia untuk menjawab pertanyaan #CurhatSehat di Instagram Lemonilo. Sebagai healthy lifestyle ecosystem, Lemonilo berharap dapat membantu masyarakat Indonesia mendapatkan akses informasi kesehatan dengan lebih mudah salah satunya melalui rubrik #CurhatSehat.

Referensi:

Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2020). Jadwal Imunisasi IDAI 2020 
Forlabinfeksi. (2017). JADWAL IMUNISASI DEWASA
WHO. (2020). Vaccines and immunization: What is vaccination?
CDC. (2021). Yellow Fever Vaccine
Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.