Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Tips Wirausaha

Belajar Copywriting di Kelas Wiranilo, Langsung dari Creator Introvert Gaul Adrian Chandra!

Anisya Fitrianti
Anisya Fitrianti
05 Jul 2021
Clock Icon
6 menit
 Copywriting di Kelas Wiranilo

Saat memutuskan untuk berjualan, mempromosikan barang dagangan tentu menjadi salah satu hal pertama yang akan kamu lakukan. Namun, tanpa pengetahuan dasar tentang copywriting yang baik, materi promosi yang kamu buat mungkin tidak akan berhasil.


Dalam salah satu Wiranilo Class, Lemonilo berhasil mengajak salah satu copywriting expert, Adrian Chandra untuk berbagi ilmunya tentang copywriting yang baik dan tepat sasaran. Lalu kira-kira apa saja tips copywriting yang baik dari Adrian? Yuk, simak!


1. Tujuan copywriting

Adrian menjelaskan bahwa tujuan copywriting pada dasarnya adalah menanamkan ide atau pesan ke pikiran bawah sadar seseorang, supaya seseorang tersebut mau melakukan apa yang kita inginkan.


Dalam konteks berjualan, hal yang kita inginkan biasanya adalah membeli barang, menghubungi seller, atau memberikan respon pada unggahan kita di media sosial (engagement).


2. Apa syarat copywriting yang baik?

Buat kamu yang ingin membuat materi promosi yang baik, maka kamu harus mengerti dahulu apa saja syarat untuk membuat copywriting yang baik. Copywriting yang baik adalah sebuah pesan promosi yang isinya dirangkai untuk orang tertentu. Artinya kamu tidak bisa membuat pesan dalam copywriting untuk semua orang.


Itulah mengapa, menurut Adrian, sebelum membuat copywriting yang baik kamu harus benar-benar mengerti tentang tiga hal ini. Yakni siapa target market kamu? Apa keinginan target market kamu? Dan apa masalah yang target market kamu hadapi?


“Untuk apa tahu keinginan dan problem target market? Saat mau menyampaikan ide atau pesan ke orang lain, kita harus tahu keinginan dan problem mereka supaya mereka mau mengikuti apa yang kita mau,” jelas Adrian.


3. Mengenal tahapan tingkat kesadaran konsumen

Untuk membuat copywriting yang tepat sasaran, Adrian menyarankan agar kamu terlebih dulu mengenal tentang tahapan tingkat kesadaran konsumen. Menurut Adrian, ada 5 tahapan terkait tingkat kesadaran konsumen. Antara lain:


  • Belum sadar masalah

  • Sadar masalah

  • Solusi (sudah sadar masalah dan sedang mencari solusi terkait masalah yang dihadapi)

  • Produk (sudah menemukan solusi dan sedang mencari produk yang dianggap sebagai sebuah solusi)

  • HOT (tingkatan paling tinggi, yakni orang-orang yang sudah sadar dengan masalah yang dimilikinya, sudah mencari tahu solusi, menemukan solusi, serta sudah menemukan produk yang cocok dengan dirinya)


Dengan mengetahui calon customer sudah berada dalam tahapan yang mana, kamu akan lebih mudah untuk membuat copywriting yang tepat sasaran. Karena bentuk copywriting untuk tiap tahapan tentunya sangat berbeda.


Jika kamu memiliki customer yang sudah berada pada tahap produk dan HOT, maka tanpa copywriting yang muluk-muluk, kamu sudah bisa dengan mudah menjaring mereka. Dengan hanya mengirimkan katalog saja, kemungkinan besar mereka akan membeli produk yang kamu tawarkan.


Namun, target pasar yang kamu miliki akan semakin luas jika kamu bisa menggandeng customer yang saat ini masih berada di tahap belum sadar masalah, sadar masalah, serta solusi.


Adrian pun mencontohkan jika kamu ingin menggaet calon customer yang masih berada dalam tahap belum sadar masalah, maka kamu harus memberikan masalah yang mungkin selama ini tidak mereka sadari.


Jika calon pelanggan sudah naik ke tahapan sadar masalah, maka kamu bisa mulai memberikan solusi. Ketika calon customer sudah ada di tahap solusi, kamu bisa mulai menawarkan produk yang bisa menjadi solusinya.


4. Contoh copywriting yang dibuat Adrian


Dan inilah salah satu contoh copywriting yang dibuat Adrian untuk menawarkan produk minuman dari Lemonilo, Michoco untuk calon customer yang masih berada di tahap belum sadar masalah, sadar masalah, dan solusi.


Target: orang-orang yang suka beli minuman di aplikasi ojek online

Keinginan: ingin memiliki banyak tabungan.


Tahapan tingkat kesadaran konsumen: 

Belum sadar


Copywriting: 

Sadar ngga sih, dalam sebulan kamu keluarin uang berapa banyak untuk beli boba atau minuman di ojol? Kalau kamu seminggu sekali jajan dan harganya Rp20 ribu, dalam 1 bulan kamu sudah menghabiskan Rp 80 ribu untuk minuman saja. Apalagi kalau kamu jajannya setiap hari. Kamu bisa keluarin Rp560 ribu setiap bulannya.


Tahapan tingkat kesadaran konsumen: 

Sadar masalah


Copywriting: 

Memang minuman manis itu enak banget, bisa bikin mood kita lebih senang. Apalagi minum setelah capek kerja atau kuliah. Tenang aja, kamu nggak usah ambil tindakan ekstrim sampai ngga jajan sama sekali. Kamu cukup pilih alternatif yang lebih murah, yaitu: bikin minumannya sendiri. Harganya pasti jauh lebih murah dibanding jajan di luar.


Tahapan tingkat kesadaran konsumen: 

Solusi


Copywriting:  

Nah, buat kamu yang suka minuman coklat, boleh banget nih coba Michoco dari Lemonilo. Harga satu gelas minuman manis yang dari ojol = 5 gelas Michoco, berarti kamu bisa menghemat sampai 4x biaya jajan kamu untuk ditabung. Selain hemat, Michoco ini juga (beri tahu kepada calon customer tentang detail produk lainnya).


Nah itu dia sedikit tips dari Adrian Chandra untuk membuat copywriting yang tepat sasaran. Semoga bisa membantu kamu dalam membuat materi promosi yang baik dan meningkatkan tingkat penjualan kamu ya!


Tertarik gabung di Wiranilo Class? Segera daftar dan ikuti informasi seputar Wiranilo Class di sini. Ikutan beragam kelas seru yang membahas tips dan trik seputar jualan langsung dari para ahlinya!

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.