Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Mental

Belajar Mengelola Ekspektasi Terhadap Pasangan

Adisti F. Soegoto
Adisti F. Soegoto
05 Mar 2021
Clock Icon
5 menit
manajemen ekspekatasi terhadap pasangan

Saat awal pacaran dan proses pendekatan, rasanya semua hal terasa indah. Saat hubungan semakin berkembang, kamu merasa semakin mengenal pasangan, mulai dari karakter, berbagai kebiasaannya dan hal-hal yang ia suka maupun tidak suka. Kamu juga menemukan berbagai perbedaan maupun sifat yang bertolak belakang dengan dirimu. Tidak jarang ini menjadi pemicu konflik.banner consideration shipping bg blue

Terkadang kamu berharap pasanganmu untuk begini dan begitu, lebih begini dan lebih begitu. Lantas kamu kecewa ketika pasangan tidak dapat memenuhi harapanmu. Kamu bertanya pada diri, “Bolehkah aku berharap ke pasangan?” “Daripada selalu dikecewakan, sebaiknya aku tidak berharap apa-apa dari pasangan”. “Pasanganku tidak dapat memenuhi harapanku. Harusnya ia begini dan begitu. Aku tidak melihat harapan di hubungan ini”.

Jika pertanyaan dan pernyataan itu sempat terlintas di benakmu, inilah saatnya untuk melihat kembali apakah ekspektasi kamu ke pasangan selama ini cukup realistis? 




Ketika menggantungkan diri pada harapan yang tidak realistis, besar kemungkinan harapan ini akan mengganggu hubungan yang ada. Kamu akan lebih banyak ribut ataupun berkonflik dengan pasangan lalu menjadi kecewa, sedih, marah, cemas, dan terluka.


Patut diingat, bukan berarti kamu tidak boleh berharap apapun dari pasangan atau dari suatu hubungan. Kamu berhak diperlakukan dengan baik, begitu pula sebaliknya. Ketika kamu dan pasangan sama-sama menyadari adanya kualitas hubungan yang perlu diusahakan dan dijaga, akan lebih mudah bagimu dan pasangan dalam mengelola harapan dalam hubungan.

Untuk membuat harapan yang sehat dan realistis dalam suatu hubungan ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

banner consideration promotion bg blue

1. Menyadari bahwa perbedaan merupakan hal yang wajar dalam suatu hubungan

Kamu dan pasangan merupakan individu yang berbeda, dibesarkan dengan cara yang berbeda, memiliki pandangan yang berbeda, dan juga memiliki kepribadian dan harapannya masing-masing. Perbedaan inilah yang membuat bagaimana kamu dan pasangan tidak sependapat dalam satu dan lain hal. We are agree to disagree.

Kamu tidak perlu mengubah pasangan menjadi versi yang kamu inginkan. Tantangannya adalah bagaimana kamu menerima pasangan seutuhnya, dan mengusahakan yang terbaik dari hubungan ini sesuai dengan karakter masing-masing.

2. Hargai usaha pasangan

Daripada terus menerus menaruh ekspektasi yang tinggi terhadap pasangan (pasangan harus lebih ini dan itu, seharusnya begini dan begitu), bagaimana jika kamu lebih banyak menghargai usaha yang dilakukan pasangan sekecil apapun. Daripada fokus pada kekurangannya, cobalah untuk juga memperhatikan kualitas positif dalam diri pasangan.

Jika kamu perhatikan dengan lebih seksama, akan ada banyak hal yang dapat kamu syukuri. “Terima kasih sudah menggantikan popok anak”, “Terima kasih sudah memberikan aku kesempatan untuk me time”, “Terima kasih untuk senyum kamu yang selalu jadi penyemangatku”, dan lain sebagainya. Perhatikan bagaimana hubunganmu berubah ketika kamu lebih banyak menyampaikan apresiasi terhadap pasangan.

3. Tunjukkan kasih sayang

Wajar apabila kita mengharapkan kasih sayang dalam suatu relationship. Agar hubunganmu dapat berjalan lebih baik, kamu perlu menjadikan kasih sayang sebagai pondasi hubunganmu. Ekspektasi dibuat untuk memperkuat hubungan, memperkuat kasih sayang di antara kalian. Belajar untuk mencintai dan menyayangi dengan sepenuh hati, tanpa syarat.

4. Saling menghargai dan menghormati

Saling menghargai dan saling menghormati merupakan dasar dari hubungan apapun. Saling menghargai dan saling menghormati artinya kamu menghargai pandangan dan kebutuhan pasangan, dan mampu mengomunikasikannya secara efektif. Kamu tidak perlu mendebat apalagi bersikap sinis terhadap pendapat pasangan. Coba cara yang lebih empatik dalam menyampaikan pendapat. Dengan demikian, kamu dan pasangan lebih mudah mencari solusi tanpa harus bersitegang.

5. Empati terhadap pasangan

Kamu perlu mempertimbangkan pasangan dalam suatu hubungan yang sehat. Misalnya, bagaimana pendapat pasangan, bagaimana minat dan harapan mereka, apa yang mereka sukai ataupun tidak sukai. Ada baiknya jika kamu dan pasangan sama-sama mendiskusikan hal ini. Komunikasi yang baik membantu kamu lebih mudah dalam memahami satu sama lain. Ketika kamu dapat berempati terhadap pasangan (dan sebaliknya), akan lebih mudah untuk memenuhi harapan kedua belah pihak.

6. Kita perlu usaha untuk menjaga relationship

Suatu relationship membutuhkan usaha berkesinambungan: saling menyayangi, saling menghargai, saling menghormati, saling memahami, diskusi yang sehat, komunikasi yang baik, dan komitmen untuk menghadapi tantangan bersama. Kita tidak dapat mengandalkan sparks yang ada di awal hubungan untuk membuat hubungan ini awet dalam jangka waktu lama.

7. Ingat, pasangan tidak dapat membaca pikiranmu

Pasanganmu bukanlah Tuhan yang mampu mengetahui semua yang kamu pikirkan atau apa yang kamu rasakan tanpa kamu menyampaikannya kepada mereka. Meskipun kalian sudah bersama cukup lama dan sudah lebih memahami satu sama lain, namun bukan jaminan ia mengetahui segalanya tentangmu.

Tetap jaga komunikasi yang baik dengan pasangan. Utarakan apa yang kamu pikirkan dan rasakan, dengarkan juga bagaimana pendapatnya. Mendengarkan untuk dapat lebih memahami pasangan, bukan mendengarkan untuk mencari celah dan mendebatnya. Komunikasikan harapan bersama dalam hubungan ini serta bagaimana mewujudkannya.banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green

Belajar mengelola ekspektasi dalam suatu hubungan bukanlah sesuatu yang instan. Dibutuhkan komunikasi berkesinambungan untuk mengetahui apakah kebutuhan masing-masing telah terpenuhi, adakah yang tidak nyaman bagi salah satu pihak, dan lain sebagainya.

Dibutuhkan keberanian untuk melihat ke dalam, keberanian untuk mengungkapkan, refleksi diri, dan kesadaran seutuhnya dalam menciptakan dan menjaga harapan yang realistis dalam suatu hubungan. Dengan demikian, kamu dapat menjalani suatu hubungan yang bermakna dan penuh kasih sayang.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.