Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Tips Wirausaha

Berawal dari Membantu Orang Terdekat, Yunita Malah Raup Cuan Sebagai Wiranilo

Anisya Fitrianti
Anisya Fitrianti
23 Mar 2021
Clock Icon
11 menit
Wiranilo

Sukses menjadi akuntan di salah satu perusahaan BUMN bidang telekomunikasi, tak membuat Yunita Setyaningsih enggan mencoba peruntungan sebagai reseller di Lemonilo atau yang lebih dikenal sebagai Wiranilo. Kepada tim Lemonilo, wanita 37 tahun ini pun mengisahkan tentang perjalanan suksesnya selama menjalani bisnis sebagai Wiranilo.


1. Berawal membantu saudara di masa sulit pandemi Covid-19


Yunita mengaku awal dirinya mendaftar sebagai Wiranilo tak langsung berpikir untuk memulai bisnis sebagai reseller. Motivasi awalnya menjadi Wiranilo adalah untuk konsumsi pribadi. Namun, pandemi kemudian terjadi dan Yunita melihat banyak orang terdekatnya yang terdampak, salah satunya kehilangan pekerjaan. Lewat program Wiranilo, terbesit ide dalam benak Yunita untuk membantu. banner consideration shipping bg blue


“Saya membantu saudara-saudara. Saya daftarkan lalu saya kirimkan stoknya. Saya juga memberikan modal, dicoba untuk berjualan dulu. Tetapi, mereka malah berhenti berjualan karena ada beberapa yang tidak tepat sasaran. Memang untuk harganya di daerah-daerah sepertinya kurang terjangkau,” cerita Yunita.


Yunita tak memungkiri, produk-produk Lemonilo memang segmented. Itulah mengapa mereka yang menjadi reseller Lemonilo harus jeli dalam melihat peluang. “Memang kan segmen masing-masing, ya. Jadi memang ada yang nggak bisa juga yasudah. Tapi akhirnya, malah bagus gitu. Ya, diteruskan saja karena teman-teman juga pada mau,” ujar Yunita.


2. Motivasi terbesar ikut program Wiranilo adalah karena sang anak


Selain berawal dari membantu saudara terdekat yang terdampak pandemi, ada alasan kuat lain yang membuat Yunita mencoba bergabung menjadi Wiranilo. Ia bercerita bahwa dirinya memiliki anak berkebutuhan khusus yang asupan makanannya harus sangat dijaga.


Baginya Lemonilo adalah salah satu produk makanan sehat yang cocok dikonsumsi untuk anaknya. Itulah mengapa dirinya ikut berpartisipasi dalam program ini agar Lemonilo tetap eksis.


“Anak saya butuh makanan yang gluten free dan lebih sehat. Ini belum saya coba ke anak saya, tetapi saya berpikiran perusahaan-perusahaan seperti Lemonilo inilah yang akan bisa memberikan produksi konsumsi untuk anak saya dan untuk masa depan anak saya. Setelah nanti besar pun, kalau dia mau makan yang gluten free, yang aman buat dia tuh masih ada,” jelasnya. 


Di awal bergabung sebagai Wiranilo pada November 2020, Yunita mengaku tak terlalu aktif berjualan. Ia hanya membeli produk-produk Lemonilo untuk kebutuhan pribadi, tentu bisa dengan harga reseller


Namun, semakin berjalannya waktu, ia mencoba berjualan ke teman-teman terdekat malah menjadi semakin berkembang. “Paling saya jual ke teman-teman. Terus malah usaha saya jadi semakin berkembang,” ungkapnya.


3. Semangat kembali datang setelah banyak mendapat feedback positif


Dalam menjalani bisnis, pasti ada masa naik dan turun. Yunita pun tak memungkiri dirinya juga mengalami hal tersebut. Ia juga tak menganggap dirinya saat ini sudah sukses dalam menjalani bisnis. Menurutnya masih banyak yang jauh lebih berhasil dari dirinya.banner consideration promotion bg blue


Namun bagi Yunita, sekalipun dirinya menghadapi hari yang buruk, mood-nya akan kembali baik setiap kali mendapatkan feedback positif dari customer-customer yang membeli produk Lemonilo darinya.


“Kepuasannya terasa berbeda ketika ada teman kita yang menemukan makanan yang sehat, yang mereka tidak bisa temukan sebelumnya. Ada alternatif yang lebih sehat yang bisa mereka makan lagi. Dan mereka juga memberikan respon ke saya,” cerita Yunita.


“WA, ini anak saya suka banget terus ada teman saya beli hand sanitizer, ‘dia tuh sensitif banget kulitnya pake hand sanitizer yang biasa selalu ngelupas kulitnya’. Ketika beli ke saya yang Lemonilo bagus dan tidak membuat kulit terkelupas. Mendengar itu, rasanya saya udah bahagia,” lanjutnya.


Dari banyaknya respon positif yang ia terima, Yunita semakin semangat terus mengembangkan bisnisnya. Dari yang awalnya hanya untuk konsumsi pribadi, lalu membantu saudara, sampai akhirnya menjajal untuk berjualan sendiri.


Customer yang awalnya hanya teman-teman terdekat, kini semakin luas. Dan tak jarang ada yang melakukan repeat order. Apalagi ketika Yunita memutuskan untuk berjualan di marketplace pada akhir Desember 2020.


“Memang karena saya baru bukanya Desember di Shopee, itu baru boomnya akhir-akhir Desember karena waktu itu banyak toko yang tutup. Jadi saya malah tidak tutup karena bisa usaha di rumah saja. Saya tetap berjualan itu menjadi berkat tersendiri. Banyak yang beli ke saya, jadi malah reputasi saya yang tadinya 0 bertumbuh menjadi ratusan,” kata Yunita.


4. Mencoba berbagai cara untuk melakukan promosi


Promosi adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan saat berjualan. Tak terkecuali Yunita. Untuk membuat dagangannya semakin laku, ia pun tak takut untuk mencoba segala cara untuk melakukan promosi.


Salah satunya dengan membuat flyer yang kemudian ia bagikan ke teman-teman atau calon customer. Untuk materi, Yunita tak kesulitan karena sudah disediakan oleh Lemonilo dan mengeditnya dengan beberapa aplikasi editing.


“Pas lagi ribet banget pengen yang gampang, saya pake Power Point. Jadi cuma pake snip dari materi yang sudah diberikan Lemonilo. Atau ambil dari Instagram Lemonilo yang kira-kira bagus, saya bikin materi flyer Saya berikan promosi, misalkan beli bundling lebih banyak harga sedikit diskon dan seterusnya,” jelasnya.


Tak hanya itu, ia juga menggunakan Instagram sebagai media promosi. Dan baru-baru ini juga menggunakan marketplace sebagai tempat untuk berjualan. Yunita mengatakan cara promosi yang ia gunakan di marketplace agak berbeda. Salah satu caranya dengan sedikit menurunkan harga, tetapi tak sampai menjual rugi produk-produk yang ia tawarkan.


“Kalo marketplace, saya rasa memang agak berbeda marketnya karena dia lebih price sensitive. Jadi saya cari rata-rata harganya berapa, saya turunkan sedikit. Tujuannya memang untuk mencari reputasi dulu. Setelah itu, baru nanti saya kembalikan ke harga yang sewajarnya,” ujar Yunita.


“Karena saya merasakan sendiri margin juga pas banget karena dipotong sama admin di marketplace. Dari sisi kita juga ada packaging dan segala macem. Jadi saya tetap berusaha meskipun sedikit, keuntungan harus ada. Kita harus punya strategi pasar, pricingnya juga harus kita hitung dengan betul,” katanya menjelaskan lebih lanjut.


5. Tips berjualan sukses ala Yunita


Berjualan di zaman sekarang, menurut Yunita tidaklah mudah. Sebab semakin lama, semakin banyak saingan. Apalagi yang berjualan produk-produk Lemonilo. Selain dari Wiranilo, ada pula dari distributor, dan pihak Lemonilo sendiri.


Untuk menghadapi persaingan tersebut, Yunita memberi tips bahwa penjual harus bisa memberikan sesuatu yang berbeda kepada customer. Salah satunya dengan memberikan pelayanan terbaik, antara lain packaging yang bagus dan kecepatan pengiriman.banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green


“Kita harus punya value proposition sendiri. Kalo dari kami, intinya berusaha memberikan kecepatan, packaging-nya kita jaga karena kita berjualan makanan. Meskipun dia belinya cuma satu, kita tetap kasih kardus, kita wrapping, kalo orang Jawa bilang ‘ngajeni’,” kata Yunita.


Bagi Yunita, kepuasaan konsumen adalah yang utama. Meski keuntungan sedikit, setidaknya konsumen harus puas dengan pelayanan dari penjual. Hal inilah yang nantinya bisa membuat pembeli melakukan repeat order.


Terakhir, Yunita meyakinkan Lemonizen yang masih ragu untuk mulai berbisnis. Menurutnya jangan ragu untuk memulai, apalagi yakin jika produk yang akan dipasarkan benar-benar bagus. Salah satunya menjadi reseller produk-produk Lemonilo.


Jika ada risiko tak laku, paling tidak produk-produk dari Lemonilo bisa digunakan sebagai konsumsi pribadi. Dan yang pasti, segala usaha harus dibarengi dengan konsistensi dan banyak berdoa.


Mau ikuti jejak kesuksesan Yunita? Yuk gabung program Wiranilo di sini. Nggak perlu takut, kamu akan dibekali tips dan strategi pemasaran GRATIS langsung dari para ahlinya di Wiranilo Class!

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.