Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Keluarga

Berikut 2 Cara Mengajarkan Toilet Training Kepada Anak, Lemomoms Wajib Tahu!

Rizki Indra
Rizki Indra
14 Oct 2021
Clock Icon
3 menit
Cara mengajarkan anak toilet training penting diketahui para ibu di rumah.

Toilet training merupakan salah satu fase penting bagi anak-anak, khususnya untuk melatih kemandiriannya. Toilet training adalah proses pembelajaran agar anak bisa menggunakan toilet untuk buang air kecil dan besar layaknya orang dewasa. Setiap orang tua harus paham cara mengajarkan anak toilet training.


Sebelum toilet training, orang tua harus memahami kesiapan anak. Salah satu ciri bahwa anak siap untuk menjalani latihan ini adalah menahan keinginan untuk buang air besar atau kecil. Selain itu, anak-anak bisa menunjukkan tanda-tanda siap untuk toilet training sejak berusia sekitar dua tahun.


Namun, usia ini tidak mengikat, karena ada beberapa anak yang menunjukkan tanda-tanda saat berusia kurang, bahkan lebih, dari dua tahun. Berikut beberapa tanda-tanda si kecil siap untuk toilet training.

  • Lebih mandiri, misalnya sering mengatakan 'tidak'.
  • Mengerti instruksi sederhana.
  • Menunjukkan rasa tertarik saat melihat orang lain pergi ke toilet.
  • Popoknya tetap kering hingga dua jam.
  • Memberitahu Moms dengan kata-kata atau gerakan ketika buang air besar atau kecil.
  • Mulai tidak suka memakai popok dan mencoba melepasnya saat basah atau kotor.
  • Dapat menarik celananya ke atas dan menurunkannya ke bawah.
  • Merasa tidak nyaman jika ada orang di sekitarnya saat dia buang air besar di popok.

Beberapa anak dapat menunjukkan tanda-tanda kesiapan yang berbeda. Namun, sebagian besar akan menunjukkan tanda-tanda seperti di atas. Jika si kecil tampaknya siap untuk toilet training, maka lakukan langkah-langkah seperti yang akan dijelaskan berikut ini.

Inilah Cara Mengajarkan Anak untuk Toilet Training

Toilet training untuk anak lelaki maupun perempuan tidak berbeda. Lakukan dengan sabar, telaten, dan tanpa paksaan agar proses latihan berjalan dengan baik. Berikut adalah cara mengajarkan anak untuk menggunakan toilet:

1. Persiapkan Anak Untuk Toilet Training


Persiapan bisa dimulai dengan mengajari si kecil agar dapat berbicara dan mengutarakan maksudnya untuk pergi ke toilet. Selain persiapan tersebut, lakukan beberapa persiapan seperti:

  • Mengenalkan fungsi toilet, yaitu sebagai tempat untuk buang air kecil dan besar.
  • Biarkan anak melihat Moms atau anggota keluarga yang dapat dipercaya lainnya menggunakan toilet. Bicarakan tentang apa yang Moms lakukan.
  • Pastikan memberi anak makanan yang mengandung serat dan perbanyak minum air putih. Hal ini untuk mencegah anak mengalami sembelit yang dapat mempersulit toilet training.

2. Memulai Toilet Training


Toilet training harus dilakukan dalam kondisi yang tenang. Jangan lakukan latihan saat Moms sedang sibuk karena menyebabkan pelatihan menjadi terburu-buru. Berikut adalah tips memulai agar toilet training berhasil:

  • Jadikan penggunaan toilet sebagai rutinitas harian anak. Misalnya, dorong anak untuk menggunakan pispot atau toilet di pagi hari, sebelum sesudah makan, dan sebelum tidur malam.
  • Dorong anak untuk pergi ke toilet ketika mereka menunjukkan tanda-tanda seperti mengejan, buang angin, atau menjauh. Tapi jangan lakukan dengan memaksa.
  • Tanyakan kepada anak apakah mereka ingin pergi ke toilet sebelum melakukan sesuatu. Misalnya, mengingatkan untuk ke toilet sebelum mereka hendak maka.
  • Jika anak tidak buang air kecil atau besar setelah duduk di pispot atau toilet selama 3-5 menit, biarkan mereka keluar dari toilet. Jangan terlalu lama mendudukkannya di toilet, karena anak akan merasa dipaksa.
  • Pujilah anak karena telah berusaha melakukan toilet training, tapi secara bertahap kurangi pujian tersebut.
  • Mulai pakaikan celana dalam sepanjang waktu dan pasanglah popok hanya saat mereka tidur.
  • Pakaikan baju yang mudah mereka lepas sendiri, misalnya celana karet untuk anak laki atau rok dan gaun untuk anak perempuan.

Cara mengajarkan anak toilet training tidak hanya berhenti dengan mengajari mereka untuk buang air di dalam toilet. Ajari mereka membersihkan diri dengan benar, termasuk mencuci tangan setelah menggunakan toilet. Dengan pembelajaran yang baik dan tetap mendampingi anak, maka proses toilet training bisa menjadi lebih mudah dan cepat membuat anak terbiasa.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.