Berkenalan dengan Produk Gluten Free

Oleh A Meida
04 Jan 2017 @ 17:13:12

Masyarakat dunia sedang waspada gluten. Kalau tidak percaya, coba lihat di sekeliling Anda, dengan mudah Anda akan menemukan produk bertuliskan gluten free. Akan tetapi, sudahkah Anda tahu apa itu gluten dan produk gluten free? Kalau belum, mari berkenalan.

Gluten adalah nama untuk kandungan protein yang terdapat pada gandum dan beberapa jenis biji-bijian lain seperti gandum hitam (rye) dan jelai (barley). Protein tersebut dinamakan gluten karena teksturnya yang kental dan lengket seperti lem (glue). Ekstrak gluten salah satunya berbentuk tepung. Kita mengenalnya sebagai tepung terigu.

Gluten dalam kadar tertentu baik bagi tubuh karena tinggi protein dan zat besi serta mengandung sedikit kalsium. Akan tetapi, tubuh memerlukan waktu cukup lama dan kerja ekstra untuk mencerna gluten. Beberapa pakar menyebutkan, selain sulit dicerna, protein ini cenderung tidak memberikan efek negatif lain bagi tubuh.

Sudah lama masyarakat di belahan dunia mengonsumsi makanan yang mengandung gluten dalam berbagai macam bentuk. Makanan dengan kandungan gluten tertinggi, sebagai konsumsi harian masyarakat antara lain mie, kue, dan segala macam makanan yang berbahan dasar tepung,

Setelah lama bersahabat dengan gluten, belasan tahun belakangan banyak orang mengeluh diare, kembung, pusing, atau muntah setelah mengkonsumsi makanan mengandung gluten. Saat periksa ke dokter, ternyata mereka menderita penyakit autoimun yang dimakan celiac (celiac disease). Tubuh mereka menganggap gluten sebagai racun lalu membentuk pertahanan diri dengan melapisi dinding usus agar tidak menyerap sari makanan.

Akibatnya, penderita celiac bisa mengalami penurunan berat badan, rusaknya kepadatan tulang, anemia, gangguan neurologi seperti depresi, dan pada anak-anak bisa menyebabkan kegagalan tumbuh kembang.

Penelitian menyatakan saat ini diperkirakan 1 persen atau sekitar 3 juta orang Amerika menderita celiac disease. Semula, penyakit ini diduga penyakit khas orang kaukasian karena penderitanya kebanyakan orang kulit putih di Amerika Serikat dan Eropa. Namun ternyata, penyakit ini juga diderita oleh orang-orang di Afrika Selatan, Timur Tengah, dan Amerika Selatan.

Selain penderita celiac disease, banyak orang yang juga mengeluh tidak nyaman setelah memakan produk mengandung gluten. Gejalanya mirip seperti diare dan kembung. Selain penderita celiac disease, gluten juga memicu reaksi tidak baik bagi orang-orang yang sensitif atau intoleran terhadap zat tersebut.

Jika menderita penyakit celiac atau sensitif dan intoleran terhadap gluten, salah satu jalan terbaik adalah menghindari konsumsi gluten. Menanggapi kebutuhan ini, terciptalah produk gluten free. Gluten free artinya produk makanan tersebut hanya mengandung kurang dari 20 ppm (parts per million) gluten. Jumlah itu adalah batas konsumsi yang aman bagi penderita celiac. Jadi, mungkin ada yang keliru, gluten free bukan bebas gula tapi bebas dari kandungan gluten.

Tidak ketinggalan, produsen makanan sehat di Indonesia sendiri telah banyak mengeluarkan produk bertuliskan gluten free. Produk ini sangat bermanfaat bagi mereka yang menderita penyakit celiac, atau sensitif dan intoleran terhadap gluten. Para pelancong dari Eropa atau Amerika yang menderita celiac biasanya memburu produk tersebut. Mungkin, kita saat ini tidak intoleran terhadap glutan. Akan tetapi ada baiknya kita turut mewaspadai asupan gluten dalam tubuh kita, demi menghindari munculnya penyakit-penyakit yang dipicu oleh protein tersebut. Lagi pula, diet gluten berpengaruh terhadap berat badan.

Para ahli kesehatan di Amerika menyimpulkan dari hasil penelitiannya kalau diet bebas gluten dapat menurunkan berat badan bagi penderita obesitas, atau membantu menaikan berat badan bagi orang-orang yang terlalu kurus. Jadi, waspada gluten dan beralihlah mengonsumsi produk gluten free.

Di Indonesia saat ini masyarakat sudah mulai sadar akan dampak buruk yang terjadi apabila kelebihan gluten.  Maka, saat ini sudah mulai bermunculan produk-produk gluten free secara mudah ditemui. Gaya hidup akan konsumsi makanan yang mengandung tepung non gluten atau produk makanan pengganti gluten mulai digemari. Contohnya seperti kue kering, cake atau mie yang mengandung bahan dasar tepung non gluten dan menggantinya dengan tepung seperti tepung singkong atau mocaf (modified cassava flour). Produk-produk tersebut dapat juga dibeli di lemonilo.com.

(image source: shutterstock)


Artikel Terkait

5 Cara Bikin Nasi Gorengmu Lebih Sehat, Makan dengan Bebas Rasa Bersalah!
Nasi goreng kesukaanmu sekarang bisa disajikan dengan lebih sehat. Jadi nggak perlu khawatir dan merasa bersalah lagi ti..
Shella Rafiqah Ully
04 November 2019
Manfaat Jamur Tiram: Makanan Diet Hingga Pilihan Utama Pengganti Daging
Selain enak dan gurih, jamur tiram mengandung banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut penjelasannya!..
Shella Rafiqah Ully
29 Agustus 2019
Stop Makan Gorengan, Ini 7 Ide Camilan Sehat untuk Buka Puasa!
Kue kering atau camilan yang megandung pemanis alami cocok digunakan mengganjal perut saat berbuka. Ini dia 7 ide camila..
Shella Rafiqah Ully
28 Mei 2019