Cara Tepat Ngemil Cokelat

14 Des 2017 @ 11:08:14

Cokelat merupakan makanan favorit sebagian besar orang. Rasanya yang legit mampu memanjakan lidah dan memberikan rasa bahagia bagi penikmatnya. 

Karena kelezatan rasanya, cokelat banyak digunakan sebagai varian rasa minuman dan aneka makanan seperti kue kering, roti, es krim, biskuit, maupun cake. Coklat juga kaya akan flavonoid yang merupakan antioksidan. Antioksidan ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti membantu menurunkan risiko penyakit jantung, tekanan darah, dan mencegah penuaan dini.

Selain itu, cokelat juga mengandung serotonin yang dapat membantu meredakan stres dalam tubuh. Namun, dibalik berbagai manfaat cokelat tersebut, Anda harus lebih berhati-hati dalam mengonsumsinya. Mengonsumsi cokelat dengan cara yang keliru dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Berikut beberapa tips mengonsumsi cokelat yang benar agar Anda dapat memperoleh manfaat kesehatannya dengan optimal.

Pilih Dark Chocolate yang Memiliki Kandungan Kakao 70%

Cokelat yang kandungan kakaonya kurang dari 70% biasanya banyak mengandung gula dan susu. Cokelat dengan banyak gula dan susu memang akan terasa lebih gurih dan manis, akan tetapi gula dan susu memiliki kandungan kalori yang tinggi sehingga akan menutupi manfaat baik dari cokelat. 

Selain itu, rendahnya kadar kakao dalam cokelat juga akan menurunkan manfaat baik dari cokelat itu sendiri, apalagi jika memakan cokelat dalam bentuk kue kering. Pada umumnya kue kering terbuat dari banyak tepung, gula, telur, dan susu sehingga seringkali kalori yang terkandung dalam kue kering tidak terkontrol.

Menyimpan Cokelat Pada Suhu yang Tepat Sebelum Dimakan

Dr. John Ashton, Ph.D, FRACI, ilmuwan makanan dasar menyarankan untuk menyimpan cokelat dalam suhu kamar yakni 19-25 derajat celcius. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar cokelat yang kita makan berada pada tekstur yang pas. 

Cokelat yang disimpan pada suhu terlalu dingin akan memberikan tekstur terlalu keras sehingga sulit digigit. Sedangkan sebaliknya jika disimpan dalam suhu terlalu panas, cokelat akan menjadi terlalu lembek. Namun jika Anda memang menghendaki cokelat dalam bentuk pasta, maka memanaskan cokelat dengan cara tim dapat Anda lakukan.

Cara Makan Cokelat yang Nikmat

Cokelat tawar sebaiknya dimasukkan ke dalam mulut selama beberapa saat sebelum mulai menggigitnya secara perlahan agar rasa dan aroma asli cokelat dapat dinikmati. Setelah mulai menggigit dan mengunyahnya perlahan, biarkan cokelat meleleh di langit-langit mulut serta lidah Anda. 

Rasakan secara perlahan sensasi rasanya dan biarkan bertahan selama beberapa saat sebelum menelannya. Para ahli mengatakan, cokelat sebaiknya dimakan secara perlahan, dalam porsi kecil, dan dinikmati perlahan seperti meminum anggur.

Menikmati Cokelat Dengan Isi

Kini, beberapa produsen cokelat memberikan beberapa inovasi cokelat dengan memberikan isi ke dalamya. Beberapa isi yang bisa ditambahkan ke dalam cokelat antara lain adalah kacang-kacangan, buah kering, maupun selai. 

Untuk menikmatinya, biarkan cokelat dalam mulut beberapa waktu untuk melepaskan rasa asli dan aromanya. Selanjutnya kunyah cokelat sebanyak lima kali untuk mencampur cokelat dengan isinya dan biarkan campuran ini meleleh perlahan dan rasakan sensasinya dalam mulut sebelum menelannya. 

Makan Cokelat Saat Lidah Netral

Cokelat memang cocok dikonsumsi sebagai hidangan penutup. Rasa legitnya dapat menyeimbangkan rasa gurih dari makanan yang sebelumnya dikonsumsi. Hanya saja, hindari mengonsumsi cokelat setelah makan makanan yang memiliki rasa tajam agar rasa asli cokelat tidak tertutupi.

Makan Cokelat Secara Teratur Untuk Memperoleh Manfaatnya

Agar memperoleh manfaat baiknya, cokelat perlu dikonsumsi secara teratur. Hanya saja perhatikan jumlahnya. Ashton juga menyatakan bahwa cokelat yang dimakan dalam jumlah yang tepat secara teratur tidak akan membuat gemuk. 

Perhatikan juga jenis cokelat yang dimakan. Pastikan Anda mengkonsumsi dark chocolate jika ingin mendapatkan manfaat baiknya. Sebisa mungkin hindari konsumsi es krim cokelat, susu cokelat, atau kue kering berkalori tinggi jika Anda tidak ingin menjadi bertambah gemuk.



Artikel Terkait

Hati-hati Jika Menemukan Zat Ini di Dalam Pasta Gigimu
Ketika membeli sebuah produk perawatan mulut dan gusi seperti pasta gigi, pernahkah Lemonizen membaca bahan yang terkand..
OT Handoko
23 Mei 2018
Ini Bahayanya Jika Menggunakan Produk Yang Mengandung Mineral Oil
Apakan Lemonizen pernah mendengar mengenai Mineral Oil?Jika Lemonizen hobi merawat dan mempercantik diri dan sering meng..
OT Handoko
22 Mei 2018
Produk “Bebas Gula” Lebih Sehat: Hoax atau Fakta Sih?
Setiap Lemonizen belanja ke supermarket, pasti sering melihat berbagai produk dengan tulisan “bebas gula” atau istil..
OT Handoko
22 Mei 2018