Diet Sehat Mediterania Untuk Hidup Panjang Umur

13 Jan 2017 @ 10:52:28
Oleh A Meida & RA Maharani
Diet Sehat Mediterania Untuk Hidup Panjang Umur

Hingga saat ini, banyak orang yang tinggal di sekitar laut Mediterania seperti Italia, Yunani, dan Spanyol, hidup dengan umur lebih dari 90 tahun tanpa gangguan kesehatan jantung dan saraf. Otot-otot mereka juga sangat kuat sehingga masih mampu bergerak dengan lincah di usia senja. Ternyata, salah satu rahasianya adalah apa yang mereka makan sehari-hari. Pola makan mereka kemudian dikenal sebagai diet Mediterania (Mediterranean diet) dan dicontek oleh banyak warga dunia yang juga ingin hidup super sehat seperti mereka.

Lalu, apa saja makanan yang disantap orang-orang Mediterania tersebut? Menu makanan orang-orang Mediterania sebenarnya berbeda-beda di setiap wilayah atau negara. Akan tetapi secara umum dan sehari-hari, mereka mengonsumsi makanan-makanan ini:

Seporsi besar sayuran dan buah-buahan segar. Konsumsi satu porsi sayuran serta buah segar dengan porsi cukup banyak membantu melaksanakan diet ini. Sayuran segar ini boleh dimasak setengah matang terlebih dahulu atau bisa juga tanpa dimasak.

  • Memilih minyak dan lemak yang sehat untuk tubuh. Minyak zaitun adalah minyak yang sehat, mengandung lemak nabati polyphenols dan selalu menjadi bahan utama dalam diet mediterania. Biasanya, 1 sendok teh minyak zaitun dicampur dengan sayuran serta buah-buahan segar.

  • Selalu sedia kacang-kacangan, biji-bijian dan kacang polong. Kacang-kacangan serta biji-bijian adalah sumber serat dan protein yang sangat penting. Kacang-kacangan dan biji-bijian juga mengandung lemak nabati dan antioksidan.

  • Mengganti daging dengan ikan dan telur. Walaupun mengonsumsi daging bukanlah hal yang dilarang dalam diet mediterania, tapi fokus utama asupan hewani yang dibutuhkan berasal dari ikan dan telur karena tinggi protein namun rendah lemak.

  • Konsumsi olahan susu. Olahan susu berupa keju, kefir atau yogurt berfungsi untuk memperlancar pencernaan dan memberikan bakteri baik di dalam pencernaan.

  • Porsi gandum dan makanan pokok yang seimbang. Asupan karbohidrat penting untuk tubuh. Maka dari itu, dalam diet mediterania karbohidrat didapat dari seporsi makanan gandum utuh seperti roti atau pasta maupun quinoa.

  • Air mineral itu wajib, kopi dan minuman herbal adalah tambahan yang juga penting. Selain mencegah dehidrasi, air mineral dibutuhkan untuk melancarkan pencernaan dan memberikan energi. Namun minum air mineral saja tidak cukup. Orang-orang Mediterania meminum espresso setelah makan untuk membantu pencernaan. Beberapa masyarakat Afrika Utara mengganti espresso dengan teh hijau atau teh herbal.


Jika dijalankan, diet mediterania dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi tubuh. Sebab, diet ini mengutamakan sayur, buah-buahan, dan biji-bijian, yang banyak mengandung antioksidan, vitamin, dan serat.

Konsumsi serat yang tinggi dapat memperlambat proses pencernaan dan menstabilkan gula darah sehingga tubuh terhindar dari penyakit diabetes tipe 2 (tingginya kadar gula dalam darah akibat penurunan kadar insulin dalam tubuh). Rendahnya asupan lemak jenuh yang terkandung dalam daging merah dan tingginya konsumsi minyak zaitun yang kandungannya dapat menyerap lemak jahat, sangat bermanfaat untuk menyehatkan pembuluh darah sehingga tubuh terhindar dari penyakit stroke, jantung, hingga Alzheimer.

Nutrisi dalam diet Mediterania juga dapat menurunkan resiko pelemahan dan kerusakan otot yang kerap dialami orang-orang tua sehingga anda tetap gesit meski sudah kakek-nenek. Dengan segala manfaatnya ini, diet Mediterania dipercaya dapat memperpanjang umur anda; dan memang terbukti, banyak orang Mediterania yang hidup dengan umur panjang dan tetap lincah.

Satu lagi sebenarnya rahasia konsumsi orang-orang mediterania yang membuat mereka hidup sehat, yaitu rutin meminum wine. Satu gelas sehari bagi perempuan dan dua gelas sehari bagi laki-laki. Meminum wine dalam takaran ini secara rutin setiap hari ternyata mendorong tubuh untung menyerap flavonoid (zat penangkal radikal bebas) secara lebih maksimal sehingga menjaga kesehatan tubuh dan jantung. Perlu diingat, khasiat ini secara unik hanya diperoleh tubuh ketika kita mengkonsumsi wine pada takaran tersebut, bukan selebihnya. Oleh sebab itu, konsumsi wine tidak dianjurkan bagi yang tidak dapat mengendalikan takaran konsumsi. Jika Anda tidak bisa meminum wine, bisa diganti dengan teh.        

Mungkin anda bertanya, apakah diet ini bisa menurunkan berat badan? Orang-orang yang tinggal di sekitar mediterania seperti kepulauan Yunani memiliki berat badan yang ideal dan tubuh yang sehat. Akan tetapi, semua itu tidak hanya didapat melalui diet. Mereka setiap hari naik turun bukit untuk menggembala ternak dan berkebun untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari. Jadi, aktivitas fisik juga berperan penting dalam kehidupan sehat orang-orang Mediterania.

Artikel Terkait

Oleh V. Istarinda
Diet Ketogenic atau yang terkenal dengan “diet keto” merupakan salah satu jenis diet yang sedang naik daun di Indon..
Oleh S. Nurfauzia
Kamu sedang ingin menurunkan berat badan?Lakukan 3 kunci rahasia mudah dalam menurunkan berat badan berikut ini. Dengan ..
Oleh OT Handoko & S. Nurfauzia
Kebiasaan menikmati cemilan dianggap sebagai salah satu penyebab peningkatan berat badan. Padahal, anggapan tersebut tid..