Gejala dan Penyebab Penyakit Beri Beri, Inilah Cara Mengobatinya

01 Jul 2020 @ 16:34:39
Penyakit beri-beri adalah penyakit yang akan menyerang sistem saraf dan sistem peredaran darah. Definisi lain, penyakit ini merupakan penyakit yang terjadi akibat kekurangan vitamin B1. Penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala berupa pembengkakan pada tungkai, jantung berdebar, hingga sesak napas. Akan tetapi umumnya penyakit ini lebih sering ditemui pada anak usia 1 hingga 4 tahun.  Penyakit ini bisa saja dicegah dengan cara memenuhi kebutuhan harian vitamin B1 pada tubuh. 

Penyebab umum penyakit beri-beri adalah kurangnya kadar vitamin B1 atau tiamin di dalam tubuh. Vitamin B1 berfungsi untuk memproduksi dan menyalurkan energi ke sel-sel tubuh. karena rendahnya kadar vitamin B1 membuat tubuh kekurangan energi serta menyebabkan masalah pada jantung dan peredaran darah, serta sistem saraf. Bahkan ada sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan kurangnya jumlah tiamin di dalam tubuh, yaitu:
  1. Sering mengkonsumsi beras giling (tanpa kulit) yang rendah kadar thiamin.
  2. Sering mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
  3. Jarang mengonsumsi makanan kaya vitamin yang terdapat pada daging unggas dan kacang.
  4. Menderita hipertiroidisme atau kadar hormon tiroid berlebih di dalam darah.
  5. Penderita mengalami gagal ginjal kronis yang menjalani cuci darah (hemodialisis).
Seperti jenis penyakit lain pada umumnya, beri-beri juga memiliki beberapa gejala yang bisa dilihat pada diri seseorang. Inilah gejala beri-beri yang dikelompokan berdasarkan jenis beri-beri nya:

a. Gejala Beri-beri Basah 



Beri-beri basah menyerang jantung dan sistem peredaran darah. Biasanya gangguan yang terjadi ditandai dengan gejala seperti tungkai yang membengkak, jantung berdebar, sesak napas saat melakukan aktivitas fisik atau bahkan saat baru bangun tidur.

b. Gejala Beri-beri Kering



Resiko dari jenis beri-beri ini adalah bisa menyebabkan rusaknya saraf dan menurunnya fungsi dari otot tubuh. Biasanya gangguan yang terjadi ditandai dengan gejala tangan dan kaki kesemutan atau mati rasa. Kemudian tubuh terasa nyeri, mual dan muntah, mata bergerak tak terkontrol, linglung dan bingung (delirium), kesulitan berbicara, kesulitan berjalan, bahkan lumpuh.

c. Gejala Sindrom Wernicke-Korsakoff



Sindrom Wernicke-Korsakoff merupakan kerusakan otak akibat kekurangan tiamin tingkat parah atau beri-beri berat. Gangguan ini ditandai dengan kemampuan mengingat berkurang. Kemudian menurunnya koordinasi otot-otot tubuh, gangguan penglihatan, Kebingungan dan linglung dan Halusinasi.

Pengobatan Penyakit Beri-beri 

Dalam prosesnya, pengobatan beri-beri bertujuan untuk menormalkan kembali kadar vitamin B1 dalam tubuh. Bentuk pengobatan dari penyakit ini adalah dengan memberikan asupan vitamin B1 kepada pasien, dengan cara suplemen ataupun dengan disuntik. Hingga gejala defisiensi vitamin B1 mereda nantinya. 

Caranya dengan memperbanyak asupan gizi yang kaya vitamin B1. Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B1 seperti produk susu, unggas, telur, dan kacang-kacangan juga perlu dilakukan selama masa pengobatan. Tidak hanya itu, pengobatan di kondisi lain yang menyertai penyakit beri-beri, seperti gangguan fungsi jantung atau sistem saraf, juga harus dilakukan.

Selama dalam masa pengobatan, pasien disarankan untuk melakukan tes darah secara rutin untuk memonitor efek pengobatan yang diberikan. Sebagian besar penderita penyakit beri-beri dapat sembuh dengan metode pengobatan seperti yang dijelaskan di atas. Akan tetapi, bila kondisi penyakit cukup serius, seperti sudah terkena sindrom Wernicke-Korsakoff, maka perlu penanganan lebih lanjut untuk sembuh. Hal ini dikarenakan beberapa gejala pada sindrom Wernicke-Korsakoff bisa bersifat permanen sehingga sulit diatasi.

Demikianlah informasi mengenai penyakit beri-beri lengkap dengan gejala dan pengobatannya. Dengan mengetahui informasi ini, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa asupan vitamin dalam tubuh memang sangat diperlukan agar terhindar dari berbagai macam penyakit, seperti beri-beri contohnya. Oleh karena itu, agar tetap sehat dan bugar selalu konsumsi vitamin secara rutin ya Lemonizen!

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020