Hand Sanitizer & Sabun Cuci Tangan Sebagai Pencegahan Corona

16 Mei 2020 @ 19:47:08
Hand Sanitizer (cairan pembersih tangan) dan sabun cuci tangan saat ini sudah seperti kebutuhan pokok untuk mencegah penyebaran virus corona. Keduanya banyak dijumpai di pasaran dengan ragam jenis produk dan kandungan. Namun, apakah semua jenis hand sanitizer dan sabun cuci tangan mampu membunuh virus corona? 

Hand sanitizer atau cairan pembersih tangan merupakan agen yang dipakai untuk membunuh kuman pemicu penyakit di tangan seperti, bakteri dan virus. Cairan pembersih tangan ini biasanya dijual dalam bentuk gel, busa, dan cairan. Sedangkan, sabun merupakan bahan yang terbuat dari minyak alami atau lemak yang bereaksi dengan soda kaustik melalui prosesnya disebut sebagai reaksi. 

Kandungan Pada Cairan Pembersih Tangan untuk Pencegahan Corona



Cairan pembersih tangan dikenal efektif untuk melawan penyebaran virus corona dengan cara pemakaiannya yang tepat dan sesuai prosedur. Salah satu alasan yang menentukan benar atau tidaknya sebuah produk cairan pembersih tangan terletak pada bahan aktif di dalamnya. Pada umumnya, cairan pembersih tangan yang ada banyak di pasaran berbahan alkohol jenis etanol. Bahan ini diyakini efektif untuk memusnahkan hampir seluruh jenis mikroba yang hidup di kulit.

Faktanya menurut informasi yang ada, virus terdiri dari rantai kode genetik yang tersimpan dalam sejenis kulit yang disebut kapsid. Sedangkan, sejumlah virus pada hewan seperti, corona virus umumnya mempunyai selubung tambahan yang tersusun dari lemak, fosfor, protein, dan glukosa. Maka dari itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan untuk memilih cairan pembersih tangan yang memiliki paling tidak 60% alkohol. Hal ini karena, alkohol adalah kandungan penting yang akan memusnahkan beragam jenis kuman yang ada pada tangan. 

Jadi berdasarkan penelitian menyebutkan bahwa, kuman di tangan lebih efektif dibasmi dengan hand sanitizer yang mempunyai kandungan alkohol sebanyak 60-95%. Alkohol dalam cairan pembersih tangan khususnya dari jenis etanol atau isopropil alkohol, bisa menguraikan dan memusnahkan ikatan selubung pada virus corona. Akibatnya, virus tidak akan bertahan lama maupun berkembang biak, dan perlahan akhirnya akan mati. 

Selain itu, untuk Hand sanitizer yang mengandung alkohol jenis ethyl alcohol juga dapat berfungsi seperti antiseptik. Sedangkan, produk hand sanitizer non alkohol diyakini tidak akan efektif melawan sejumlah kuman jenis tertentu, bahkan justru bisa membuat kuman kebal dengan zat yang terletak dalam hand sanitizer, dan mungkin dapat menyebabkan iritasi pada kulit. 

Kandungan Sabun Cuci Tangan untuk Pencegahan Corona



Sabun ternyata juga dikenal efektif membasmi virus corona. Mencuci tangan menggunakan air dan sabun dengan cara menggosoknya selama 30 detik sangat dianjurkan ketika tangan dalam keadaan yang sangat kotor. Sabun antibakteri dan sabun biasa sama manjurnya untuk membunuh bakteri dan virus dari tangan. Justru, sabun biasa umumnya lebih minim menimbulkan efek samping pada kulit daripada sabun antibakteri.

Metode utama yang dianjurkan oleh para ahli untuk melawan terinfeksi virus COVID-19 ialah dengan mencuci tangan dengan sabun. Hal ini karena, kemampuan sabun yang teruji. Segala jenis macam sabun seperti, sabun cair biasa, sabun dengan wangi mewah, ataupun sabun batang yang berbentuk mirip bebek-bebekan mampu membunuh berbagai virus, termasuk COVID-19. 

Sabun biasa dapat membunuh virus corona karena ia mengandung senyawa mirip lemak yang bernama amphiphiles, yang menyerupai dengan lipid yang dijumpai dalam membran virus. Saat sabun bertemu dengan zat berlemak ini, maka sabun akan mengikatnya dan menjadikannya terbebas dari virus. Hal inilah yang mendorong virus melepaskan diri dari kulit. 

Nah, itulah ulasan tentang Hand Sanitizer & sabun cuci tangan sebagai pencegahan corona. Semoga kedepannya bisa menggunakan kedua bahan tersebut untuk cegah virus corona dengan tepat sesuai fungsi, kandungan, dan kegunaan masing-masing ya! 

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020