Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Keluarga

Ini Ciri-Ciri Masuk Angin Pada Anak, Moms Wajib Tahu!

Rizki Indra
Rizki Indra
29 Sep 2021
Clock Icon
4 menit
Banyak ciri ciri masuk angin pada anak yang harus diketahui sejak dini.

Masuk angin sebenarnya adalah gejala awal saat seseorang terinfeksi virus. Dalam dunia medis, istilah masuk angin sebenarnya tidak ada. Namun, masyarakat awam lebih mudah menunjukkan gejala tidak enak badan seperti meriang, panas dingin, pusing, lemas, dan lain-lain dengan menyebut masuk angin. Tidak hanya pada orang dewasa, masuk angin juga dapat terjadi pada anak-anak. Adapun ciri-ciri masuk angin pada anak adalah sebagai berikut.

1. Demam


Ciri-ciri anak sedang masuk angin yang pertama adalah demam. Penyebab demam beragam, bisa jadi disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Seorang anak bisa dikatakan demam jika suhu tubuh di atas batas normal, yakni lebih dari 37, 50 derajat celcius. Pada anak yang berusia kurang dari 3 bulan suhu tubuhnya sudah mencapai 38 derajat celcius, maka segera periksakan ke dokter.


Namun, jika usia anak 3–6 bulan, Lemomoms bisa membawa ke dokter jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius. Kemudian untuk anak usia lebih dari 6 bulan, segera periksakan ke dokter jika suhu tubuhnya mencapai 40 derajat celcius. Sampaikan semua keluhan tentang kondisi si kecil kepada dokter. Jangan sampai si kecil telat dirawat karena dapat menimbulkan masalah lebih serius.

2. Kembung, Muntah, dan Mual


Kembung, muntah, dan mual merupakan gangguan perut yang sangat tidak nyaman bagi anak. Moms dapat mengetahui jika anak tengah mengalami kembung jika perutnya ditepuk sedikit berbunyi “bung” dan ia sering kentut. Kondisi tersebut membuat perutnya sakit melilit.

3. Batuk dan Pilek


Gejala masuk angin selanjutnya adalah batuk berdahak disertai dengan pilek, hidung tersumbat atau meler, dan demam.

4. Diare


Diare dapat disebabkan oleh virus. Perubahan konsentrasi tinja yang terjadi secara tiba-tiba karena kandungan air dalam tinja melebihi 10 ml/kg/per hari yang merupakan batas normal air dalam tinja adalah tanda dari diare. Selain itu frekuensi diare lebih dari 3 kali dan kondisi cair selama sehari.

5. Anak Menjadi Rewel


Ciri-ciri masuk angin pada anak selanjutnya yakni anak terus menerus rewel. Hal itu disebabkan oleh rasa tidak nyaman yang terjadi pada dirinya namun tidak dapat mengutarakan. Akhirnya, anak Moms hanya bisa merengek. Memang, rewel pada anak terjadi bukan hanya karena kondisi medis, akan tetapi bisa menjadi salah satu sinyal bahwa ia tengah tidak enak badan.


Setelah mengetahui ciri-ciri masuk angin pada anak di atas, Moms juga harus mengetahui cara untuk mengatasinya. Berikut ini ada sejumlah tips yang dapat Moms praktikkan ketika anak masuk angin:

1. Istirahat yang Cukup

Istirahat merupakan hal paling sederhana yang dapat dilakukan. Dengan beristirahat yang cukup, kekebalan tubuh anak dapat pulih kembali. Bila perlu, biarkan si kecil istirahat total dari semua aktivitas termasuk belajar.

2. Memberi Minum Air Putih yang Banyak

Cara selanjutnya adalah dengan memastikan tubuh anak tetap terhidrasi. Pastikan bahwa si kecil minum air putih lebih banyak dan cukup. Terutama jika anak si kecil muntah atau diare, cairan tubuhnya akan menurun. Jika buah hati Moms masih bayi di bawah dua tahun, berilah ASI atau susu formula untuk menghidrasi tubuhnya.

3. Mengoleskan Minyak Hangat Pada Tubuh Anak

Moms perlu mengoleskan minyak hangat agar ia merasa lebih nyaman. Terlebih lagi jika si kecil mengalami perut kembung, sesekali pijat perutnya dengan lembut. Moms bisa menggunakan minyak telon, kayu putih, atau minyak apapun yang aman untuk anak-anak atau bayi.

4. Memberikan Sup Hangat

Asupan makanan untuk si kecil saat masuk angin harus diperhatikan. Tujuannya agar ia bisa lekas pulih dari masuk angin melalui makanan yang dikonsumsinya. Salah satu rekomendasi makanan yang mendukung anak lekas pulih dari masuk angin adalah sup hangat.

5. Mandi Air Hangat

Salah satu alternatif paling umum untuk membuat anak lekas sembuh dari masuk angin adalah mandi dengan air hangat. Kegiatan tersebut bisa menghilangkan pegal-pegal yang dirasakan si kecil. Sebab, tidak jarang anak masuk angin karena dia terlalu lelah setelah bermain yang melibatkan aktivitas fisik.

6. Memberinya Obat-Obatan

Selain cara-cara di atas, Moms dapat mengatasi anak masuk angin dengan memberikan obat-obatan. Untuk hal ini, sebaiknya Moms konsultasikan terlebih dahulu ke dokter anak sebelum membeli obat di apotek.


Itulah ciri-ciri masuk angin pada anak. Jika masuk angin pada anak tak kunjung sembuh, sebaiknya periksakan ke dokter agar mendapat penanganan yang sesuai.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.