Ini Manfaat Madu Bagi Kesehatan yang Kamu Wajib Tahu!

08 Sep 2020 @ 17:19:19
Madu adalah salah satu bahan alami yang telah sejak lama dimanfaatkan manusia sebagai bahan makanan dan minuman. Cairan manis yang dibentuk oleh lebah ini, menggunakan nektar dan sari bunga yang memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Khasiat madu salah satunya adalah membantu penyembuhan luka dan pengobatan kanker. 

Madu Sebagai Antibakteri dan Antioksidan

Ada banyak jenis madu yang beredar di pasaran seperti madu Clover, Akasia, madu Manuka, madu dari bunga liar, dan madu lainnya dengan manfaat kesehatan yang berbeda-beda. Perbedaan antar jenis madu ini sebenarnya tergantung dari bunga yang dihinggapi oleh lebah, karena tiap bunga memberikan rasa, warna, dan khasiatnya masing-masing. 

Pun demikian, kamu tidak perlu bingung karena madu secara umum memiliki banyak manfaat seperti antibakteri, anti jamur, dapat mengurangi batuk dan nyeri tenggorokan pada anak-anak, bahkan menurut penelitian juga dapat meningkatkan kemampuan berolahraga pada atlet.

Madu juga dapat mengurangi lamanya sakit diare, mengurangi reaksi alergi tubuh, dan mencegah naiknya kembali asam lambung ke tenggorokan. 

Secara umum, madu yang berwarna lebih gelap memiliki efek antibakteri dan antioksidan yang lebih baik. Efek anti bakteri pada madu didapat karena saat lebah membawa madu ke sarangnya, lebah meninggalkan sebagian kecil kandungan hidrogen peroksida pada madu tersebut. Kandungan hidrogen peroksida ini sangat bermanfaat sebagai anti bakteri. 

Kenali Jenis Madu Alami dan Madu Olahan



Jangan mudah tertipu dengan label alami pada madu, karena baik alami maupun olahan keduanya diproses secara berbeda. Perbedaan utama pada kedua jenis madu ini ada pada kandungan nutrisinya. Madu alami dikemas langsung dari sarang lebah sehingga mengandung lebih banyak zat-zat yang baik untuk tubuh seperti vitamin, mineral, dan antioksidan dibanding madu yang telah mengalami proses pengolahan. 

Banyak produsen madu yang juga melakukan pemrosesan seperti pasteurisasi sebelum dilepas ke pasaran. Proses pasteurisasi ini akan menghancurkan ragi pada madu sehingga madu menjadi lebih lembut dan tahan lebih lama. Produsen madu juga bahkan menyaring madu untuk menghilangkan kotoran-kotoran kecil dan udara yang terperangkap pada madu. Selain membuatnya menjadi lebih jernih, madu yang telah dipasteurisasi tentu terlihat lebih menarik buat kamu kan?

Namun perlu diketahui, proses pasteurisasi dan penyaringan ini juga ikut menghilangkan bee pollen dari madu padahal pollen ini sangat baik untuk kesehatan. Proses pasteurisasi ini akan membuat madu yang kamu konsumsi kehilangan manfaat baik dan hanya seperti mengonsumsi gula saja.

Batasi Konsumsi Madu Pada Penderita Diabetes Mellitus (DM)

Bagi penderita Diabetes Mellitus sebaiknya tetap membatasi konsumsi madu harian seperti halnya membatasi konsumsi gula. Sebab madu yang dasarnya mengandung gula, tidaklah lebih baik dari gula pasir putih atau gula aren yang berwarna coklat. 
Madu dan gula keduanya sama-sama mengandung karbohidrat yang berjenis glukosa dan fruktosa. Satu sendok makan madu mengandung 64 kalori, bahkan lebih tinggi dari satu sendok gula yang hanya mengandung 49 kalori. 

Perbedaan dasar madu dan gula adalah madu memiliki berbagai kandungan vitamin dan mineral lain, serta antioksidan yang tidak dimiliki oleh gula. Madu juga lebih mudah dicerna tubuh karena mengandung berbagai enzim hasil dari lebah yang membawanya ke berbagai bunga. 

Batasan Aman Konsumsi Madu

Belum ada ketentuan yang menetapkan batasan aman konsumsi madu. Namun, mengingat kandungan dasar madu adalah gula maka sebaiknya hindari konsumsi madu secara berlebihan.

World Health Organization (WHO) menyarankan gula yang boleh dikonsumsi dalam berbagai bentuk per harinya tidak lebih dari 10% kebutuhan energi setiap orang. Jika seorang dewasa membutuhkan energi 2000 Kkal per hari, maka 10% kebutuhan gulanya sekitar 200 Kkal dapat dipenuhi dari gula yang didapat dari madu maupun makanan manis lainnya seperti buah-buahan. Jika kamu memutuskan mengonsumsi madu saja untuk memenuhi kebutuhan gula per hari, maka 60 gr madu telah mencukupi kebutuhan gula harianmu.

Madu memang salah satu bahan alami yang sangat baik untuk kesehatan karena mengandung segudang manfaat terlebih jika madu yang dikonsumsi adalah madu alami. Namun, penting untuk tetap menjaga batas konsumsi madu harian ya terutama bagi penderita Diabetes.

Walaupun madu sangat bernutrisi, namun jangan memberikannya pada anak usia di bawah 1 tahu karena memiliki risiko terinfeksi botulin dari lebah yang membawanya. Demi mendapatkan manfaat baik dari madu, kamu dapat mengkonsumsi 1 sendok makan madu per hari secara rutin serta pilihlah madu yang alami ya, Lemonizen!

Artikel Terkait

5 Pilihan Ikan yang Baik Dikonsumsi Tubuh, Termasuk Salmon Lho!
Ikan mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk menjaga kesehatan otak dan jantung..
Shella Rafiqah Ully
23 September 2020
Lagi Hits! Ini 5 Manfaat Shirataki Bagi Kesehatan
Nasi dan mie shirataki dikenal bisa membantu program diet karena kadar kalorinya yang sangat rendah..
Shella Rafiqah Ully
22 September 2020
Ini 7 Manfaat Daun Pepaya Salah Satunya Bisa Menyembuhkan Malaria
Meski memiliki rasa yang pahit, nyatanya jika diolah dengan benar ada banyak sekali manfaat daun pepaya untuk kesehatan..
Rizki Indra
17 September 2020