Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Mental

Inilah 4 Cara Mengetahui Phobia dalam Diri Kita

Rizki Indra
Rizki Indra
23 Okt 2021
Clock Icon
3 menit
Cara mengetahui phobia kita sebenarnya sangat mudah dilakukan sendiri.

Apakah kamu memiliki phobia atau ketakutan berlebih terhadap suatu hal? Terkadang kamu mungkin merasa bingung ketika sedang mengalami cemas akan sesuatu, apakah hanya takut semata atau bisa dibilang phobia. Hal ini penting diketahui sebab sebagian orang merasa kesulitan untuk membedakan phobia dan ketakutan biasa. Nah, untuk mengetahui apakah yang kamu alami phobia atau bukan, perhatikanlah cara mengetahui phobia kita seperti berikut:

1. Gejala Fisik


Biasanya, pada phobia gejala fisik yang dialami adalah sebagai berikut:

2. Gejala Psikis


Selain gejala fisik di atas, jika terdapat phobia, bisa diketahui dengan gejala psikis atau kejiwaan seperti:

  • Rasa cemas juga takut yang tak terkendali
  • Merasa bahwa ketakutan yang sedang dihadapi harus dihindari bagaimanapun caranya.
  • Menyadari bahwa rasa takut tersebut tidaklah masuk akal dan berlebihan, namun diri kamu tak bisa berbuat apa-apa
  • Tangisan atau jeritan
  • Takut yang berlebih

3. Gejala Kompleks


Ada pula phobia dengan gejala kompleks yang tak hanya sekedar takut pada objek tertentu, tapi juga mampu memengaruhi kehidupannya. Seperti contohnya phobia sosial dan agoraphobia hingga membutuhkan perawatan tertentu.

4. Cara Merespon Rasa Takut


Jika hal yang dialami adalah phobia, ia cenderung memberi respons berlebihan, bahkan hingga pingsan.


Selain beberapa informasi di atas, kamu dapat mengetahui bahwa hal tersebut phobia jika mengalami kondisi seperti:

  • Panik, cemas, dan khawatir berlebih saat terpapar sumber phobia, bahkan membayangkannya pun sudah sangat takut.
  • Merasa semakin cemas saat sumber phobia semakin mendekat secara jarak.
  • Penderita cenderung akan menghindari sumber phobia, atau jika tidak bisa menghindar ia akan bertahan dengan memendam kecemasan secara intens.
  • Kesulitan melaksanakan aktivitas secara normal karena diliputi cemas dan takut yang teramat sangat.
  • Mual, pusing, muntah, bahkan pingsan jika berada maupun melihat sumber phobia.
  • Pada anak, ciri dapat terlihat dari sikap mudah marah, menangis, serta tak ingin ditinggal orang tua.
  • Gemetar dan disorientasi.

Perbedaan Phobia dengan Ketakutan Biasa

Beda halnya dengan jika kamu hanya merasa takut. Pada rasa takut biasa, hal tersebut umumnya muncul karena ada pengalaman buruk terhadap sesuatu atau situasi tertentu maupun melihat respons orang lain terhadap suatu hal. Seperti misalnya takut anjing karena pernah dikejar, takut kecoa karena melihat orang di sekelilingnya juga histeris dan lain sebagainya.


Sedangkan sesuatu dapat dikatakan phobia jika rasa takut itu hadir berlebihan dan berlangsung secara terus menerus, bahkan kamu akan merasa sangat sulit mengendalikannya. Contohnya pada seseorang yang phobia gelap, keramaian ataupun ketinggian, biasanya ia akan cenderung berusaha sekuat tenaga untuk menghindarinya.


Demikian informasi mengenai cara mengetahui phobia kita berdasarkan ciri dan perbedaannya dengan takut biasa yang perlu kamu ketahui. Dengan memahami hal ini, kamu diharapkan lebih bisa mengategorikan perasaan yang sedang kamu alami itu sebagai rasa takut biasa atau sudah masuk dalam taraf fobia. Jika mengalami salah satu diantara hal yang membuat kamu phobia dan sudah tidak bisa diatasi lagi, sebaiknya segeralah berkonsultasi pada psikolog atau psikiater untuk penanganan yang tepat.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.