Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Keluarga

Inilah 6 Cara Menumbuhkan Sikap Sopan Santun Anak yang Efektif

Rizki Indra
Rizki Indra
11 Jun 2021
Clock Icon
4 menit
Cara menumbuhkan sikap sopan santun wajib dilakukan di rumah.

Pada dasarnya, kesopanan anak dapat dilatih sejak dini, terlebih lagi saat usia emas. Ia akan terbiasa bersikap sopan santun terhadap orang lain. Hal ini juga dipengaruhi lingkungan keberadaan anak, terutama orang tua. Nah, bagaimana sih cara mendidik sopan santun anak? Berikut ini 6 cara menumbuhkan sikap sopan santun anak yang efektif.

banner consideration shipping bg blue

1. Orangtua Memberi Contoh Melalui Etikanya yang Baik


Anak belajar tentang sikap sopan santun kali pertama adalah dengan melihat secara langsung orang terdekat di lingkungannya. Dalam hal ini persentase terbesar adalah orangtua. Seorang anak menjadikan orangtua sebagai teladannya.

Menjelaskan secara lisan bisa saja, namun itu akan menjadi masalah jika antara lisan dan perilaku tidak sama. Anak cenderung lebih menyukai perilaku untuk ditiru daripada diingatkan secara lisan. maka, bersikaplah sopan santun untuk menumbuhkan sikap sopan santun anak.

2. Mengajarkan Etika Dari Hal-hal Kecil Di Rumah


Memperkenalkan anak sejak dini untuk bersikap sopan santun melalui hal-hal kecil yang dapat dilakukan dengan mudah. Contoh hal-hal kecil tersebut adalah bersalaman dengan orang tua sebelum sekolah, mengetuk pintu dan mengucap salam sebelum masuk rumah.

Bisa juga dilatih dengan berpamitan sebelum pergi bermain, makan dan minum dengan duduk tenang, mengucapkan terima kasih, dan lain-lain. Sangat dasar dan sederhana bukan? Tanpa mengulanginya, anak akan terbiasa dengan sikap tersebut sampai dewasa dimanapun ia berada.

3. Memberi Apresiasi Ketika Anak Melakukan Hal Baik

Seorang anak sangat suka sekali diapresiasi. Baik dalam bentuk pujian maupun hadiah. Ketika seorang mendapat apresiasi atas kebaikannya, ia akan mengulanginya terus. Memang awalnya anak akan berbuat baik dengan maksud mendapat apresiasi, namun hal ini tidak buruk untuk melatih kebiasaannya bersikap baik.

banner consideration promotion bg blue

Orang tua bisa memberi contoh terlebih dahulu untuk bersikap sopan santun. Lantas ketika anak berhasil melakukannya, berilah apresiasi. Mudah bukan?

4. Mengoreksi dan Mengingatkan Anak Ketika Berbuat Salah


Seorang anak tidak bisa dibiarkan ketika melakukan hal yang tidak sopan. Dalam kasus ini kita ambil contoh ketika ada perkumpulan keluarga yang ada sangat banyak orang sedang duduk, seorang anak melangkah melewati orang-orang tanpa permisi untuk mengambil makanan yang jauh dari jangkauannya. Apa yang harus dilakukan?

Menegur anak dan memberitahu bahwa perbuatannya tidak sopan saat anak tiba di dekat orang tua dengan suara perlahan adalah hal yang efektif daripada dengan suara keras yang semua orang akan mendengar. Jika mengingatkan anak dengan keras di depan banyak orang, anak akan merasa malu dan bisa saja ia kehilangan kepercayaan dirinya. Berbeda jika anak melakukan kesalahan di depan orangtuanya sendiri tanpa ada orang lain, bisa diingatkan saat itu juga.

5. Memberitahu Manfaat Sopan Santun Kepada Anak


Penulis Emha Ainun Najib pernah bilang saat maiyah berlangsung bahwa jangan menyuruh orang untuk berbuat baik, dengan jeda sangat lama beliau melanjutkan, namun beritahu manfaat berbuat baik. Memang memberitahu manfaat berbuat baik, salah satunya sopan santun, akan menumbuhkan kesenangan tersendiri untuk bebuat baik. Sehingga anak tidak terus bertanya mengapa ia harus bersikap sopan santun kepada orang selain dirinya.

6. Bermain Seni Peran dengan Tema Sopan Santun


Selain teori dan sikap yang dicontohkan secara langsung oleh orangtua terhadap anak, orangtua bisa mengajak anak bermain seni peran dengan tema sopan santun. Anak akan lebih mengingat pesan yang bisa diambil dari bermain seni peran tersebut. Hasilnya, anak akan melakukan sesuai pesan yang ia ambil.

banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green

Itulah 6 cara menumbuhkan sikap sopan santun anak yang efektif. Hal utama daripada enam poin di atas adalah konsisten. Jika orangtua melakukan 6 poin di atas dengan konsisten, maka anak akan terlatih bersikap sopan santun. Tidak perlu menunggu anak melewati usia emas untuk melatihnya bersikap sopan santun, justru usia emas adalah usia anak dapat memahami dan menyerap yang ia alami dengan baik.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.