Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Asam Lambung

Rizki Indra
Rizki Indra
12 Aug 2021
Clock Icon
3 menit
Banyak bahaya asam lambung yang wajib diketahui.

Bahaya asam lambung tidak jarang dianggap sepele oleh penderitanya. Asam lambung merupakan sebutan lain dari GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Umumnya, penderita akan merasakan sensasi terbakar pada dada akibat asam lambungnya naik ke kerongkongan. Penyebabnya, otot LES (Lower Esophageal Spichter) yang gagal kontraksi untuk menutup saluran ke kerongkongan.


Asam lambung berguna dalam proses pencernaan, yakni memecah protein yang terkandung dalam makanan. Manfaat lainnya adalah membunuh bakteri dan virus di saluran cerna. Asam lambung memiliki sifat korosif agar dapat menjalankan fungsinya. Sayangnya, pada kondisi penyakit asam lambung akut, sifat ini justru membahayakan organ tubuh lainnya di antaranya adalah seperti berikut.

1. Esofagitis


Saat tetap berada di dalam lambung, zat asam ini memegang peranan penting dalam proses pencernaan. Namun, ketika ia merambat naik menuju kerongkongan, sifat korosifnya dapat mengikis dan mengiritasi kerongkongan. Kondisi ini disebut dengan esofagitis, yaitu radang pada saluran kerongkongan.


Orang yang menderita esofagitis akan merasakan sakit pada perut yang menjalar hingga ke dada, dengan sensasi panas terbakar. Mereka juga akan mengalami sakit tenggorokan, hingga suaranya menjadi serak. Jika dibiarkan, hal ini dapat memicu terjadinya kanker pada esofagus.

2. Kerongkongan Menyempit Akibat Striktur Esofagus


Bahaya asam lambung yang naik ke kerongkongan selanjutnya adalah iritasi pada organ tersebut hingga timbul jaringan parut. Lama-kelamaan akan timbul jaringan yang berkembang secara abnormal, sehingga membuat dinding kerongkongan menebal dan salurannya jadi menyempit.


Apabila dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini akan membuat penderita mengalami kesulitan saat menelan makanan ataupun minuman. Akibatnya, ia menjadi kekurangan nutrisi. Bahkan, penyempitan kerongkongan dapat membuatnya mengalami gangguan dalam bernapas.

3. Terjadinya Borok Esofagus


Akibat lain yang ditimbulkan sifat korosif asam lambung pada saluran kerongkongan adalah terjadinya luka terbuka. Hal ini memicu terjadinya borok pada esofagus. Penderita akan merasakan mual, sakit ketika menelan, nyeri perut, hingga mengalami tinja berdarah.


Kondisi yang lebih parah akan dapat mengakibatkan perdarahan esofagus, bahkan terbentuk lubang pada saluran kerongkongan. Oleh sebab itu, penyakit asam lambung kronis tidak dapat disepelekan dan harus segera diobati untuk menghindarkan diri dari komplikasi lebih serius.

4. Infeksi Pada Paru


Tidak hanya mengiritasi saluran cerna, asam lambung yang naik dan sudah bersifat kronis juga dapat mengakibatkan terjadinya infeksi pada paru-paru. Penyebabnya adalah asam lambung yang merembes akibat terhirup secara tidak sengaja ketika penderita bernapas. Sifat korosifnya pun dapat membuat paru-paru mengalami kerusakan.


Biasanya, penderita akan mengalami sesak nafas, napas berat dan berbunyi, nyeri pada bagian dada, demam, batuk berkepanjangan, dan mudah merasa lelah. Kondisi ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena dapat berakibat fatal. Bahkan, jika semakin parah, dapat membuat penderita gagal napas dan meninggal dunia.

5. Kanker Esofagus


Bahaya asam lambung yang terakhir adalah kanker esofagus. Penderita penyakit asam lambung sering mengalami heartburn, yaitu sensasi nyeri dan panas pada dada yang sering disalah artikan sebagai serangan jantung. Penyebabnya adalah luka yang ada di sepanjang saluran kerongkongan akibat iritasi dari zat asam yang bersifat korosif tersebut. Apabila kamu mengalami hal ini, hendaknya waspada terhadap setiap keluhan.


Bahaya yang perlu kamu waspadai adalah terjadinya kanker esofagus. Sayangnya, gejala awal kanker ini tidak terlalu spesifik, sehingga orang sering menyepelekan keluhan yang ada. Akibatnya, keberadaan kanker baru diketahui ketika sudah mencapai stadium lanjut dan mengancam nyawa.


Mengetahui beberapa bahaya asam lambung tersebut, ada baiknya melakukan pencegahan sebelum kondisi meningkat menjadi kronis. Atur pola makan dengan baik, cukupi asupan air putih, juga tidur dengan posisi dada dan kepala lebih tinggi dari perut. Sebaiknya hindari makanan dan minuman pemicu naiknya asam lambung, seperti pedas dan alkohol. Dengan begitu, asam lambung bisa dihindari.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.