Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Mental

Kenali Claustrophobia, Gejala dan Penyebabnya

Rizki Indra
Rizki Indra
01 Oct 2021
Clock Icon
3 menit
Claustrophobia adalah gangguan kesehatan yang penting diatasi dengan baik dan benar.

Claustrophobia adalah salah satu jenis gangguan mental. Di mana kondisi ini membuat penderitanya merasa cemas, khawatir atau ketakutan berlebih jika berada di ruang yang sempit, seperti berada di lift, terowongan, kereta bawah tanah, maupun toilet umum. Namun, jika penderitanya menghindari tempat-tempat tersebut atau tempat sempit lainnya, kondisi ini cenderung akan semakin menguat. Mereka yang mengalaminya disebut juga dengan istilah claustrophobic. Lalu apakah penyebab dari gangguan satu ini serta apa saja penyebabnya? Mari kita bahas pada uraian kali ini.

Gejala Claustrophobia


Seperti yang sudah diinformasikan di atas, bahwa gejala yang timbul adalah rasa cemas atau serangan panik saat berada di ruang sempit dan tertutup sehingga merasa frustasi dan ketakutan juga ingin keluar dari situasi dan tempat tersebut. Selain itu, terdapat juga gejala lainnya, seperti:

  • Berkeringat.
  • Gemetar.
  • Gejala panas ataupun kedinginan.
  • Napas yang terasa sesak.
  • Jantung berdebar cepat.
  • Nyari pada dada.
  • Mual.
  • Sakit kepala atau pusing.
  • Ingin pingsan.
  • Mati rasa atau kesemutan.
  • Mulut kering.
  • Telinga berdengung.
  • Merasa bingung.
  • Merasa seperti dinding di sekitar akan menghimpit.
  • Ingin buang air kecil yang tidak terkendali.

Pada kondisi yang lebih parah, penderitanya juga dapat mengalami:

  • Takut kehilangan kontrol.
  • Takut pingsan.
  • Munculnya perasaan ngeri.
  • Takut mati.

Penyebab Claustrophobia


Biasanya kondisi ini disebabkan oleh trauma akan kejadian yang dialami pada masa lalu, terutama jika dialami saat masih anak-anak atau dapat pula dipicu oleh hal-hal berikut ini, seperti:

  • Terjebak pada ruang tertutup dalam waktu yang cukup lama.
  • Pernah menjadi korban perundungan (bullying), bahkan kekerasan.
  • Adanya riwayat orangtua yang mengalami claustrophobia.

Pemicu Claustrophobia


Setiap penderitanya bisa dipicu oleh situasi yang berbeda-beda karena arti ‘sempit’ antara yang satu dengan lainnya pun dapat berbeda. Berikut beberapa contohnya:

  • Terowongan.
  • Gua.
  • Toilet umum.
  • Ruang ganti.
  • Pesawat.
  • Mobil kecil.
  • Tempat pencucian mobil otomatis.

Juga terdapat beberapa situasi yang dapat memicu claustrophobia, diantaranya:

  • Ada pada ruangan kecil tanpa jendela.
  • Ada di dalam lift yang penuh sesak.
  • Sedang menjalani pemeriksaan MRI atau CT Scan.
  • Berada di tengah keramaian.

Penanganan Claustrophobia


Psikolog atau psikiater akan melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari gejala, kondisi fisik hingga psikoterapi dan pemberian obat bagi penderita claustrophobia. Beberapa tindakan pemeriksaan tersebut adalah:

1. Terapi Desensitisasi

Merupakan terapi yang menempatkan penderita di dalam situasi atau kondisi yang ditakuti untuk membantunya melawan rasa takut tersebut. Namun tentunya, terapi ini dilakukan secara bertahap.

2. Terapi Perilaku Kognitif

Terapi ini akan melibatkan pembicaraan antara pasien dengan psikolog atau psikiater guna mempelajari ketakutan yang dialami serta bagaimana cara untuk mengatasinya.

3. Pemberian Obat

Psikiater juga dapat memberikan obat antidepresan ataupun anticemas guna bantu mengurangi gejala panik yang mungkin saja timbul saat berada di ruang yang sempit.


Demikian pembahasan mengenai claustrophobia, penyebab, gejala, dan penanganannya yang sangat penting untuk kamu pahami. Kondisi ini memang dapat mengganggu aktivitas dan kegiatan seseorang. Maka sebaiknya, bagi kamu ataupun kerabat yang mengalami kondisi serupa dengan gejala tersebut di atas, segera berkonsultasi pada psikolog maupun psikiater untuk penanganan yang tepat.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.