Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

Ketahui 5 Cara untuk Mencegah Kifosis Pada Tubuh Kamu

Rizki Indra
Rizki Indra
29 Sep 2021
Clock Icon
4 menit
Cara mencegah kifosis pada tubuh sebenarnya sangat mudah dilakukan dengan baik dan benar.

Kifosis merupakan kelainan akibat adanya lengkungan tulang belakang pada punggung. Secara umum, lengkungan tulang belakang berkisar antara 20 hingga 40 derajat pada punggung bagian atas. Sehingga orang yang mengidap kifosis terlihat seperti mempunyai punuk.


Lantas, apakah bisa kifosis dicegah? Tentu saja bisa. Kamu dapat mengetahui cara mencegah kifosis pada tubuh di artikel ini. Namun sebelum sampai ke poin tersebut, kamu harus tahu apa penyebab kifosis dan faktor risikonya terlebih dahulu.

Penyebab dan Faktor Risiko Kifosis


Kifosis dapat terjadi dari bawaan lahir. Hal itu terjadi karena tulang belakang bayi tidak berkembang dengan baik pada masa di dalam rahim, sehingga tulang belakang tidak tumbuh secara sempurna dan normal yang dapat menyebabkan bayi lahir dengan kelainan kifosis. Selain itu, masih ada banyak penyebab kifosis. Penyebab tersebut adalah sebagai berikut.

1. Osteoporosis

Osteoporosis merupakan kondisi tulang keropos yang dapat menyebabkan fraktur sebab kompresi tulang. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang usia lanjut dan yang orang yang terlalu sering mengonsumsi kortikosteroid.

2. Degenerasi Diskus

Degenerasi diskus bisa dikatakan sebagai proses alami penuaan. Penyakit tersebut timbul seiring bertambahnya usia. Semakin tua, diskus akan semakin mengecil dan kering sehingga dapat memperburuk kifosis.

3. Sindrom Tertentu

Beberapa contoh sindrom tertentu ini adalah sindrom marfan atau Prader-Willi.

4. Kanker dan Pengobatan Kanker

Kanker yang menyerang tulang belakang membuat kondisi tulang belakang lebih rentan terhadap fraktur kompresi. Selain itu, pengobatan kanker seperti kemoterapi dan terapi radiasi pada kanker menyebabkan tulang belakang melemah dan rentan pula terhadap fraktur kompresi.

Gejala Kifosis


Gejala kifosis juga harus kamu ketahui terlebih dahulu untuk menentukan tindakan awal  yang tepat agar dapat mencegah kifosis menjadi lebih buruk. Adapun gejala kifosis adalah sebagai berikut.

  • Tinggi bahu kanan dan kiri berbeda.
  • Nyeri punggung.
  • Rasa kaku pada area punggung atas.
  • Ketegangan pada otot hamstring.
  • Posisi atau tinggi tulang belikat berbeda.
  • Postur tubuh bungkuk.
  • Punggung atas terlihat tidak normal saat membungkuk.

Pencegahan Kifosis


Beberapa cara untuk mencegah kifosis pada tubuh kamu adalah sebagai berikut.

1. Mengonsumsi Vitamin D

Pencegahan pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan mengonsumsi vitamin D. Vitamin D dibagi menjadi dua, yakni D2 dan D3. Contoh vitamin D2 adalah kuning telur, jamur, keju, ikan salmon, ikan tuna, dan lain-lain. Sementara untuk vitamin D3 dapat kamu peroleh melalui sinar matahari pagi. Dengan mendapat asupan vitamin D, kamu dapat meningkatkan kesehatan tulang sehingga meminimalisir dari risiko penyakit kifosis.

2. Olahraga

Olahraga secara teratur dapat membantu kamu mencegah kifosis. Beberapa olahraga yang disarankan adalah yoga, berenang, dan berlari. Semua olahraga tersebut perlu dilakukan secara rutin agar mendapat hasil maksimal dalam mencapai kesehatan tulang.

3. Tidak Membungkuk Saat Duduk

Ketika kamu duduk membungkuk secara terus menerus akan menimbulkan kenyamanan dengan posisi duduk seperti itu. Akhirnya, kamu terbiasa duduk membungkuk yang dapat menyebabkan tulang punggung kamu membentuk seperti kebiasaannya. Sehingga kamu harus menghindari posisi ini saat duduk.

4. Posisi Duduk Tegak

Sebagai upaya mengatasi rasa terlalu nyaman duduk membungkuk, kamu perlu membiasakan diri untuk duduk dengan posisi tegak. Hal itu sangat bermanfaat bagi tulang belakang kamu supaya lebih kuat dan tetap tegak. Jika kamu belum terbiasa melakukan, kamu bisa memulainya perlahan-lahan, yakni dengan bersandar di kursi namun dengan duduk tegak. Seperti duduk di kereta api ekonomi yang tegak.

5. Hindari Membawa Tas Ransel Dengan Beban Berat

Solusi pencegahan kifosis yang terakhir dalam artikel ini yaitu tidak terlalu sering membawa tas ransel dengan beban berat. Ketika kamu memikul beban berat pada tas ransel, otomatis punggung kamu akan membungkuk mengikuti beban tas. Oleh sebab itu, tulang punggung akan terbentuk lebih membungkuk jika terlalu sering memikul beban berat dari tas ransel kamu.


Demikianlah 5 cara untuk mencegah kifosis pada tubuh kamu berdasarkan faktor risiko terjadinya kifosis. Kamu dapat mencoba tips di atas untuk mencegah kifosis dan berkonsultasi pada dokter tentang kifosis yang dialami.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.