Kurang Minum Sebabkan Dehidrasi, Apa Gejala dan cara Mengobatinya?

31 Jul 2020 @ 19:39:35
Dehidrasi merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang, dimana tubuh kehilangan lebih banyak cairan yang didapatkan, sehingga keseimbangan zat gula dan garam menjadi terganggu. Hal ini akan mengakibatkan tubuh tidak dapat berfungsi secara normal. Pasalnya, kandungan air yang dibutuhkan oleh tubuh manusia adalah 60% dari berat badan. Maka dari itu tubuh senantiasa harus mendapatkan asupan air yang cukup agar terhindar dari kondisi kekurangan cairan. 

1. Memperbanyak Minum Air Putih



Banyaknya keringat yang keluar dari dalam tubuh bisa menyebabkan tubuh menjadi kekurangan cairan. Hal ini karena ketika keringat menguap dari tubuh, terdapat sedikit panas yang dihasilkan. Semakin banyak keringat yang dikeluarkan oleh tubuh maka semakin besar penguapan yang terjadi. Hal ini akan mengakibatkan tubuh menjadi lebih panas. 

Untuk menghindari kondisi kekurangan cairan akibat banyaknya keringat yang dikeluarkan tubuh, pastikan kamu menjaga aktivitas dan pola gerak agar tubuh tidak berlebihan dalam mengeluarkan keringat. Selain itu, kamu juga bisa memperbanyak minum air putih. Normalnya, tubuh membutuhkan 8-10 gelas air putih setiap hari. Hal ini untuk menjaga tubuh agar tetap terjaga dan terhidrasi.

2. Minuman Isotonik



Membuang air besar merupakan hal yang wajar, namun hal ini menjadi tidak wajar ketika terjadi secara terus-menerus sehingga menyebabkan tubuh mengeluarkan cairan lebih banyak. Kondisi tubuh yang mengeluarkan cairan banyak yang terbuang inilah yang menjadi salah satu pemicu kekurangan cairan yang paling umum. 
Untuk mengatasi agar tubuh tidak kehilangan banyak cairan karena diare, kamu bisa mengonsumsi air putih maupun cairan isotonik. Minuman isotonik sendiri adalah minuman yang terbukti efektif untuk mengganti cairan tubuh. Hal ini dikarenakan pada minuman isotonik memiliki tingkat konsentrasi yang serupa dengan cairan pada tubuh. Selain itu, minuman isotonik juga mengandung mineral seperti kaium, klorida, magnesium, dan natrium yang lebih cepat diserap tubuh daripada air putih biasa.

3. Susu



Selain kedua minuman di atas, ternyata mengkonsumsi susu juga salah satu cara mengobati dehidrasi yang cukup efektif. Sebuah penelitian menunjukkan jika kandungan yang terdapat dalam susu dapat menghidrasi tubuh bahkan jauh lebih baik ketimbang air putih maupun minuman isotonik. Jika kamu merasa terkena kekurangan cairan namun dalam taraf yang ringan, segeralah untuk meminum satu gelas susu lalu ikuti dengan segelas air putih agar lebih diserap oleh tubuh. Dengan begitu cairan tubuh bisa cepat berada dalam kondisi seimbang lagi. 

4. Makanan yang Mengandung Air



Selain minuman, cara yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi kekurangan cairan adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung air. Banyak sekali jenis buah-buahan yang kaya akan air. Salah satunya seperti lemon, anggur, maupun semangka. Selain mendapatkan kesegaran konsumsi buah-buahan juga sangat baik untuk kesehatan tubuhmu.

5. Minum Air Kelapa



Air kelapa merupakan salah satu jenis cairan alami yang dapat menghidrasi tubuh. Berbeda dari minuman lainnya, mengkonsumsi air kelapa yang rendah akan karbohidrat dan mengandung potasium dengan kadar cukup tinggi bisa membantumu mengatasi dehidrasi. Rasanya yang tak kalah segar juga cukup efektif untuk memanjakan tenggorokanmu.

Itulah kelima cara yang bisa kamu lakukan jika tubuh mengalami dehidrasi. Dengan mengikuti cara berikut ini, kamu bisa lebih peka dengan kebutuhan cairan tubuhmu dan tidak lalai lagi untuk mencukupi kebutuhan cairan. Jangan sampai lupa untuk selalu minum air putih dengan cukup ya Lemonizen! 

Artikel Terkait

Baik Untuk Kesehatan, Ini 7 Manfaat Olahraga Renang yang Rutin
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat renang yang sangat baik untuk kesehatan tubuh loh!..
Rizki Indra
20 Oktober 2020
Wajib Tahu 6 manfaat bekam dan Juga Efek Sampingnya
Apakah kalian suka melakukan bekam? Inilah beberapa manfaat bekam sekaligus efek samping dari bekam..
Rizki Indra
20 Oktober 2020
Tak Melulu Jerawatan, Ini 5 Ciri Perubahan Hormon Saat Menstruasi Akan Datang
Jika kamu mengalami gejala PMS cukup berat, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter..
Shella Rafiqah Ully
20 Oktober 2020