Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kecantikan

Lebih Hemat, Begini Cara Membuat Kain Waxing Sendiri di Rumah

Anisya Fitrianti
Anisya Fitrianti
16 Nov 2021
Clock Icon
8 menit
Cara Membuat Kain Waxing

Ada banyak cara dan perawatan yang berguna untuk menghilangkan rambut-rambut halus di kulit tubuh. Mulai dari mencukur, mencabut, menggunakan krim perontok, perawatan laser, atau waxing. 


Nah salah satu cara yang paling populer untuk menghilangkan rambut-rambut halus di tubuh adalah waxing. Selain bisa dilakukan di klinik kecantikan, waxing juga bisa kamu lakukan sendiri di rumah lho, Lemonizen. Ketahui informasi lebih lanjut seputar waxing di bawah ini!


Perawatan Waxing


Waxing adalah metode mencabut rambut-rambut halus di tubuh hingga ke bagian akar. Waxing dapat dilakukan di hampir semua bagian tubuh termasuk lengan, kaki, punggung, alis, perut, wajah, area bikini dan kaki.


Umumnya, produk waxing yang dijual di toko kecantikan terbuat dari bahan lilin dan parafin. Bahan ini perlu dipanaskan kemudian dioleskan ke area kulit dan diberi kain khusus. Setelah ditunggu beberapa saat, kain ditarik dengan kuat dan menyisakan kulit yang bebas rambut. 


Namun belakangan, produk sugar wax, yang terbuat dari gula, air dan asam sitrat menjadi lebih populer. Produk sugar waxing lebih banyak dipilih karena dianggap lebih alami, natural dan tidak terlalu menyakitkan saat digunakan. 


Tips Membuat Kain Waxing di Rumah


Untuk melakukan waxing, biasanya dibutuhkan kain waxing (strip) yang bisa menarik rambut-rambut hingga ke akar. Selain menggunakan kain waxing yang dijual bebas, kamu juga bisa memanfaatkan kain yang sudah tidak terpakai di rumah. Jenis kain yang dapat digunakan adalah:


  • Jeans/denim

  • Katun

  • Kain muslin


Kain dari bahan katun maupun denim memiliki tekstur yang kuat dan dapat membantu proses waxing. Begitu juga kain muslin, tetapi kain muslin lebih disarankan untuk kamu yang memiliki kulit sensitif. Hindari jenis kain yang elastis karena mudah robek saat proses waxing


Kemudian untuk membuat kain waxing di rumah, ikuti langkah berikut:

  1. Siapkan bahan kain (boleh kain katun, jeans, maupun kain muslin).

  2. Bentuk pola persegi panjang kemudian gunting kain dengan rapi.

  3. Periksa potongan kain dan pastikan kain tidak ada kerutan atau benang yang terlepas. 

  4. Setrika setiap potongan kain hingga rapi dan kain siap digunakan. 


Dengan membuat kain waxing sendiri, kamu bisa menghemat biaya perawatan kulit. Selain itu, kamu juga bisa mencuci dan menggunakannya secara berulang, sehingga tidak menghasilkan banyak sampah. Cara ini juga dianggap lebih ramah lingkungan. 


Manfaat dan Risiko Waxing di Rumah 


Melakukan perawatan waxing di rumah memiliki beberapa manfaat untuk diri sendiri. Dilansir dari Healthline, berikut adalah manfaat waxing di rumah:


  • Biaya yang lebih murah. Sudah bukan rahasia lagi kalau perawatan di salon khususnya waxing tidaklah murah. Harga waxing juga bisa ditentukan berdasarkan area yang ingin dibersihkan. Kalau dikerjakan sendiri, biaya yang dikeluarkan akan lebih murah. 

  • Bahan yang dipilih lebih aman. Tidak semua salon memiliki produk yang cocok dan bebas iritasi pada kulitmu. Namun, bila kamu melakukan waxing sendiri di rumah, kamu bisa lebih jeli dalam memilih produk yang akan digunakan.

  • Mendapatkan privasi. Melakukan waxing di luar sering kali menimbulkan rasa canggung atau malu. Kalau kamu melakukannya sendiri di rumah, kamu bisa merasa lebih nyaman karena tidak perlu memperlihatkan bagian tubuh yang akan dirawat pada orang lain.


Namun, di samping manfaatnya ada pula risiko yang bisa terjadi. Risikonya bahkan bisa lebih parah bila kamu tidak melakukannya dengan hati-hati. Risiko tersebut meliputi: 


  • Luka bakar. Cairan wax biasanya perlu dipanaskan sebelum dioleskan di atas kulit. Namun, sebaiknya kamu tunggu hingga  suhunya dingin dahulu. Cairan yang terlalu panas bisa menimbulkan luka bakar di kulit.

  • Kulit yang mengelupas. Kondisi kulit yang terlalu kering saat waxing dapat menimbulkan risiko kulit terkelupas karena cairan wax yang digunakan akan menempel lebih kuat ke area kulit. Hal ini bisa menyebabkan rasa nyeri dan bengkak pada kulit. 

  • Infeksi. Bila perawatan waxing dilakukan tanpa menjaga kebersihan, akan ada risiko infeksi dari bakteri di sekitar pada kulit. Terutama jika kamu tidak mencuci tangan saat memulai perawatan. 


Melakukan perawatan di rumah memang bisa menjadi pilihan untuk menghemat pengeluaran. Kamu juga bisa bereksperimen untuk menemukan cara yang paling nyaman. Namun, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan memperhatikan peralatan waxing yang digunakan.  


Selamat mencoba, Lemonizen!

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.