Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Mental

Lelah Sama Pandemi? Hati-Hati Kamu Kena Pandemic Fatigue

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
25 Jan 2021
Clock Icon
4 menit
lelah pandemi
Mungkin banyak orang yang tidak menyangka jika pandemi Covid-19 akan berlangsung dalam jangka waktu yang sangat panjang. Sudah hampir satu tahun, Indonesia harus menghadapi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Bukannya menurun, jumlah orang yang terinfeksi virus Covid-19 malah semakin banyak.
banner consideration shipping bg blue

Jangka waktu pandemi Covid-19 yang semakin panjang dan waktu berakhirnya yang belum pasti, banyak orang pun menjadi frustasi dengan kondisi ini. Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis serta Founder & CEO Personal Growth menjelaskan akhirnya muncul istilah baru yang disebut Pandemic Fatigue. 

Apa dan bagaimana menghadapi Pandemic Fatigue? Berikut penjelasan lengkap dari Ratih Ibrahim.

Apa itu Pandemic Fatigue?

Menurut penjelasan Ratih Ibrahim, Pandemic Fatigue adalah suatu kondisi dimana seseorang menjadi hilang motivasi untuk mengikuti langkah-langkah protokol kesehatan, serta enggan menjaga jarak untuk tetap aman. 

Menurut Ratih Ibrahim, Pandemic Fatigue sangat wajar dirasakan banyak orang di kondisi seperti saat ini. Tetapi, mengalami Pandemic Fatigue bukan berarti merasa hidup tak lagi memiliki masa depan. Justru sebagai generasi muda, kita harus memiliki kemampuan untuk terus bertahan menghadapi kondisi yang masih serba tak menentu ini.


Cara Menghadapi Pandemic Fatigue

Ratih berkali-kali menekankan bahwa generasi muda memiliki banyak energi untuk terus bertahan di kondisi yang sulit sekalipun. Itulah mengapa, menurut Ratih orang muda tidak boleh begitu saja menyerah saat mengalami Pandemic Fatigue.

Setidaknya ada hal-hal ini yang bisa dilakukan saat Pandemic Fatigue menyerang:
banner consideration promotion bg blue

1. Ubah pola pikir menjadi lebih positif

Menurut Ratih, pengaturan pola pikir sangat berpengaruh untuk manajemen stress. Di masa seperti ini, kamu harus selalu memiliki mindset yang positif. Sebagai generasi muda, harus ditanamkan dalam pikiran bahwa kamu adalah agent of change yang mampu bertahan di kondisi serba sulit ini.

Sebagaimana ungkapan survival of the fittest, orang muda bisa menjadi the fittest one yang bisa melalui segala masalah ini. Sebab kamu tidak sendiri, karena Pandemi Covid-19 melanda dunia, dan ini menjadi masalah bersama.

Pola pikir soal menghadapi masalah juga harus diubah. Selama ini ada pola pikir yang salah kaprah, yakni seringkali masalah selalu dihindari. Padahal masalah harus diterima sebagai tantangan dan harus ada keberanian untuk menghadapi.

2. Seimbangkan waktu bekerja dan kehidupan pribadi

Sejak Pandemi Covid-19 melanda, tatanan hidup berubah secara drastis. Dari yang tadinya bekerja kantoran, harus menjalani work from home dan mengalami perubahan jadwal yang sangat berbeda.

Agar tetap memiliki work-life balance, kamu harus mulai memiliki jadwal baru yang harus dipatuhi. Meski bekerja dari rumah, pastikan kamu mematuhi jadwal bekerja dengan taat. Hal ini bertujuan agar adanya waktu bekerja yang efisien. Sehingga di sisi waktu yang kamu miliki, kamu tetap bisa melakukan hal-hal personal di luar pekerjaan.

3. Menjaga asupan nutrisi fisik dan batin yang baik

Bukan rahasia lagi jika menjaga asupan nutrisi fisik sangat diperlukan di kondisi saat ini. Caranya tentu saja dengan memakan makanan bergizi dan berolahraga. Namun, di sisi lain penting juga untuk menjaga asupan nutrisi batin. Caranya adalah dengan menghindari berita-berita hoaks yang hanya membuat kamu menjadi paranoid berlebihan.

4. Pegang 3 prinsip: sadar diri, apa yang dipunya, dan apa yang bisa dilakukan

Terakhir, Ratih menjelaskan dalam menghadapi Pandemic Fatigue juga harus memiliki yang dinamakan tiga prinsip. Yakni pertama sadar diri, adalah tentang sejauh mana kamu mengenal dirimu sendiri. Kedua, fokus pada yang kamu miliki. Bukan pada apa yang tidak kamu miliki. Serta ketiga fokus pada apa yang bisa kamu lakukan.

Belum ada jaminan jika tahun 2021 akan menjadi lebih baik dibandingkan tahun 2020. Namun setidaknya mental kita sudah terlatih ketika menghadapi tahun 2020 yang sangat menantang. Ratih pun berpesan untuk menghadapi tahun 2021 jangan mau kalah pada keadaan, selalu punya harapan karena hal itu akan memberikanmu optimisme, dan selalu menjadi orang baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green

Jangan jadikan pandemi sebagai halangan untuk maju, namun jadikan kondisi ini sebagai batu loncatan untuk menggapai golden momen yang mungkin sedang menanti di depan.

Like dan Comment artikel ini serta artikel favoritmu yang ada di Lemonilife untuk kesempatan menang 2 Paket Lemonilo Senilai Rp 150.000 setiap bulannya. Ketentuan lengkap baca di sini.⠀
Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.