Marak Wabah Pneumonia dari Tiongkok, Ini 5 Tips Aman Traveling Buat Kamu!

23 Jan 2020 @ 12:43:00
Buat Lemonizen yang sudah punya rencana traveling ke luar negeri terutama Tiongkok untuk beberapa waktu ke depan, Moni ada info penting nih! Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) baru saja merilis pernyataan mengenai adanya penyebaran wabah pneumonia misterius yang saat ini sedang merebak di Wuhan, Tiongkok.

Sebenarnya selain di Wuhan, ada juga beberapa kasus pneumonia dengan suspek serupa yang ditemukan di beberapa negara lain seperti Singapura, Seoul, Thailand, dan Hong Kong. Info dari WHO, ada satu kasus di Thailand yang virusnya dideteksi merupakan outbreak dari Tiongkok sebab dibawa oleh traveler dari Wuhan. FYI juga nih, data dari United Nations Maret 2018 menyebutkan traveler dari Wuhan mendatangi banyak negara seperti Bangkok, Hong Kong, Tokyo, Singapura, Denpasar, Dubai, Sydney, dan negara lainnya.

Pneumonia adalah infeksi atau radang paru-paru akut yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik paru. Infeksi ini muncul dengan gejala demam, lemas, batuk kering dan sesak atau kesulitan bernapas, bahkan pada lansia atau mereka yang memiliki penyakit penyerta lain berisiko mengalami gejala yang lebih buruk.

Eits, jangan panik dulu! Kamu hanya harus lebih waspada dan hati-hati agar traveling-mu tetap aman dan nyaman. Moni akan kasih kamu 5 tips aman traveling seperti yang disarankan langsung oleh dokter dari PDPI untuk menyikapi fenomena outbreak pneumonia.


1. Hindari menyentuh hewan atau burung, pasar basah, peternakan, dan pasar hewan hidup

Menghindari menyentuh langsung hewan atau burung di pasar ataupun peternakan dimaksudkan agar meminimalisir penyebaran bakteri atau virus penyebab pneumonia. Bakteri atau virus kan sesuatu yang sulit dilihat langsung dengan mata, siapa yang tahu kalau hewan, terutama burung, atau benda-benda lain yang kamu pegang terdapat bakteri atau virus yang berbahaya?

2. Hindari kontak dekat dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran pernafasan

Tips ini cukup jelas ya. Nggak mau kan ikut-ikutan sakit atau tertular dari orang dengan gejala infeksi saluran pernafasan? Apalagi, virus dan bakteri yang menyebabkan infeksi saluran pernafasan itu mudah sekali menular melalui kontak dengan percikan air liur yang menyebar melalui udara, sentuhan dengan benda yang terkontaminasi, atau bahkan berjabat tangan.

3. Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan

Hal ini sederhana tapi masih sering diabaikan. Misalnya, masalah buang sampah pada tempatnya. Ngga sulit kan? Ya, tapi masih banyak aja orang yang tetap buang sampah sembarangan. Tips sederhana lain yang penting untuk menjaga kebersihan adalah mencuci tangan dengan air dan sabun serta menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk. Semoga kebiasaan-kebiasaan sederhana ini tidak menjadi sesuatu yang taken for granted ya.

4. Gunakan masker dan cari layanan kesehatan ketika demam atau batuk

Ketika kamu demam atau batuk, daya tahan tubuhmu tentu sedang melemah. Saat itu, virus dan bakteri jadi sangat gampang keluar masuk ke dalam tubuh. Menggunakan masker merupakan cara sederhana untuk tidak menulari orang lain saat kamu sedang sakit dan untuk menjaga tubuh dari infeksi virus dan bakteri dari luar.

5. Setelah pulang, cek ke dokter bila ada gejala demam atau sakit lain

Jika setelah pulang traveling, kamu mengalami gejala demam, batuk, atau sakit yang lain, segeralah periksa ke dokter. Jangan sampai menunda-nunda. Kenapa? Sebab hal itu dapat mengurangi risiko sakit yang semakin parah. Tentu, selain itu, dokter adalah orang yang ahli dan paling tepat dalam mendiagnosis sakitmu. Jadi, kalaupun ternyata butuh penanganan lebih lanjut, dokter bisa langsung mengambil tindakan.

Nah, itu adalah 5 tips yang bisa kamu lakukan supaya traveling-mu makin aman ditengah merebaknya wabah pneumonia. So, tetap waspada, nggak perlu panik dan jangan sampai ini mengganggu asiquenya traveling yang udah jauh-jauh hari kamu rencanakan! Enjoy and stay safe ya, Lemonizen!

Artikel Terkait

Mengapa Ada 5 E-Number di Komposisi Lemonilo Chimi Keripik Ubi?
Jangan bingung dan khawatir saat menemukan 5 E-Number yang ada di komposisi Lemonilo Chimi Keripik Ubi, ini penjelasanny..
Shella Rafiqah Ully
15 Februari 2020
Ternyata Garam Bisa Menjadi Pengawet Alami lho, Ini Faktanya!
Nggak perlu pakai pengawet buatan untuk mengawetkan masakan, karena kamu bisa pakai garam sebagai pengawet alami..
Shella Rafiqah Ully
13 Februari 2020
Stop Bullying, Ini 6 Hal yang Orang Tua Harus Lakukan Saat Anak Menjadi Korban Bullying!
Apa yang orang tua bisa lakukan saat mendapati kenyataan bahwa si kecil adalah korban bullying? Lemonilo bantu menjawabn..
Shella Rafiqah Ully
12 Februari 2020