Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

Masih Percaya Keramas Saat Menstruasi Ganggu Kesehatan? Ini Penjelasan Dokter

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
11 Feb 2021
Clock Icon
4 menit
Curhat sehat
Hai Lemonizen, selamat datang di #CurhatSehat bersama Lemonilo. #CurhatSehat adalah ruang di mana kamu bisa menanyakan semua masalah kesehatan yang kamu alami dan nantinya akan dijawab langsung oleh Tim Dokter Mamanesia dari Lemonilo (dr. Rizqii Nurdini).
banner consideration shipping bg blue

#CurhatSehat edisi kali ini, Lemonilo memilih 3 pertanyaan dari Lemonizen yang ditanyakan melalui akun instagram Lemonilo pada 5-10 Februari lalu. Yuk, simak jawaban lengkap dokter untuk 3 pertanyaan tersebut!



Menstruasi adalah keadaan luruhnya lapisan dalam rahim saat tidak terjadinya pembuahan. Hal ini disebabkan oleh adanya perubahan hormon estrogen serta progesteron dalam tubuh. 

Meskipun secara fisiologis tidak terjadi banyak perubahan (dibandingkan keadaan saat sedang tidak menstruasi), ada beberapa hal yang justru menimbulkan ketidaknyamanan pada tubuh. Biasanya saat mengalami menstruasi, muncul gangguan seperti terasa kembung, nyeri perut, sakit kepala, badan pegal, lemas, dll. 

Banyak tips yang beredar untuk menangani atau mengurangi ketidaknyamanan tersebut. Tidak jarang, muncul larangan-larangan untuk mengantisipasi hal-hal yang membuat tidak nyaman seperti larangan keramas saat sedang menstruasi yang sebenarnya tidak tepat. Perlu diketahui, menjaga kebersihan tubuh terutama daerah kewanitaan saat menstruasi sangat dianjurkan agar kesehatan terjaga.

Nah, apa saja hal lain yang sebaiknya dihindari agar kesehatan kewanitaanmu selalu terjaga dan kamu bisa tetap merasa nyaman selama menstruasi? Berikut ulasannya.
banner consideration promotion bg blue

1. Jangan Menggunakan Pencuci Vagina (Vaginal Douche) Saat Menstruasi

Menjaga kesehatan dan kebersihan daerah kewanitaan memang sangat dianjurkan saat menstruasi. Namun, tidak disarankan menggunakan pencuci vagina yang mengandung bahan antiseptik selama menstruasi. Ini karena hal tersebut dapat mengganggu keseimbangan pH di daerah vagina sehingga dapat mengurangi bakteri normal (bakteri baik yang ada di daerah kewanitaan) yang akhirnya dapat memicu infeksi jamur atau bakteri patogen.

2. Jangan Menggunakan Pembersih Daerah Kewanitaan yang Mengandung Pewangi Buatan

Menggunakan pembersih yang mengandung pewangi buatan bisa menimbulkan iritasi. Gunakanlah pembersih daerah kewanitaan yang lebih alami. Jika kamu punya masalah daerah kewanitaan yang berbau tidak enak, sebaiknya langsung periksakan ke dokter. Ini karena bisa saja terjadi infeksi atau ketidakseimbangan di daerah kewanitaanmu.

3. Jangan Malas Mengganti/Membersihkan Alat Penampung Menstruasi

Mengganti penampung menstruasi dan membersihkannya secara benar (baik itu pembalut kain, pembalut sekali pakai, tampon, atau menstrual cup) adalah bagian penting dari menjaga kebersihaan saat menstruasi. 

Rata-rata wanita dengan volume menstruasi normal disarankan mengganti pembalut setiap 3-4 jam, mengganti tampon setiap 4-6 jam, dan membersihkan menstrual cup setidaknya 12 jam. Tidak mengganti atau bahkan terlalu lama membersihkan alat penampung menstruasi bisa meningkatkan infeksi daerah kewanitaan mulai dari infeksi ringat hingga yang cukup parah seperti terjadinya Toxic Syock Syndrome (TSS).

TSS adalah  keadaan di mana keluarnya toxin dari bakteri Staphylococcus Aureus (biasa ditemukan di tubuh manusia) yang berkembang berlebihan dan kemudian menyebabkan keadaan syok yang mengancam nyawa.

4. Batasi Konsumsi Makanan Asin

Selama menstruasi banyak perempuan mengalami retensi cairan (tertahannya cairan pada tubuh) sehingga menimbulkan rasa begah atau kembung. Retensi cairan ini utamanya disebabkan oleh konsumsi makanan asin, makanan kalengan, dan fast food yang memang mengandung kadar sodium tinggi. Untuk mengurangi rasa begah atau kembung selama menstruasi, pastikan untuk membatasi makan makanan asin dan tinggi sodium.

5. Hindari Konsumsi Kafein Berlebihan

Minuman seperti kopi, teh hijau, dan minuman penambah tenaga (energy drink) memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi. Kafein mempunyai efek meningkatkan denyut jantung dan memicu rasa gelisah sehingga hal ini akan memperberat gejala Pre Menstrual Syndrome (PMS) yang Lemonizen rasakan. Saat menstruasi, lebih baik minum minuman yang mempunyai efek relaksasi dan menenangkan seperti teh chamomile atau teh hijau non-kafein (decaffeinated) untuk membantu meringankan kram perut. 

6. Jangan Batasi Kegiatan/Aktivitas Fisik

Banyak perempuan yang tidak melakukan aktivitas fisik saat menstruasi karena merasa kurang bersemangat. Secara umum tidak ada aktivitas fisik spesifik yang perlu dihindari saat sedang menstruasi. Bahkan dengan melakukan olahraga atau aktivitas fisik dapat memicu endorfin, yaitu zat yang dapat menimbulkan rasa bersemangat serta mengurangi kram perut saat menstruasi.
banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green

Nah, gimana Lemonizen? Semoga terbantu ya dengan jawaban yang diberikan oleh Tim Dokter Lemonilo. Tulis di kolom komentar ya kalau kamu punya keluhan atau pun masalah kesehatan yang ingin dicurhatin!

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.