Masker Kain Jadi Alternatif Cegah Coronavirus, Ini Tips Agar Maskermu Efektif & Higienis

07 Apr 2020 @ 17:21:06
Sebenarnya penggunaan masker lebih dianjurkan untuk orang yang sedang sakit, orang dengan gejala akan sakit dan orang yang merawatnya. Namun, melihat perkembangan COVID-19 saat ini, pemerintah, sesuai anjuran Badan Kesehatan Dunia (WHO), menetapkan aturan baru bahwa kita semua ‘wajib’ menggunakan masker saat berada di luar rumah. 

Persediaan masker bedah dan N95 yang terus menipis dan lebih diprioritaskan untuk petugas medis membuat masker kain sangat populer digunakan sebagai alternatif. Meskipun perlindungannya tidak seoptimal saat menggunakan masker bedah dan N95, masker kain yang digunakan dengan benar sangat membantu mencegah terjadinya penyebaran coronavirus. Selain akses bahannya yang mudah, kita juga dapat membuatnya sendiri di rumah. 

Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan agar masker kain yang digunakan menjadi efektif dan tetap higienis? Ternyata ada caranya, loh. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan masker kain dalam pencegahan penyebaran coronavirus.

Menggunakan bahan masker kain yang tepat



Melalui penelitian yang dilakukan oleh Wake Forest Baptist Health ditemukan bahwa penggunaan masker kain dengan kualitas kain yang tepat mencapai tingkat penyaringan hingga 70 persen. Kualitas kain yang tepat adalah kain yang apabila direntangkan tidak dapat ditembus oleh cahaya. Ini juga menandakan bahwa tenunan kain cukup rapat.

Himbauan serupa juga disampaikan oleh WHO bahwa penggunaan masker kain hanya akan efektif apabila menggunakan bahan yang tepat, yaitu kain katun dengan minimal 2 lapis kain (lapisi lagi dengan kain katun di dalamnya atau kain flanel juga akan berfungsi baik). Selain mudah dibuat di rumah karena bahannya mudah ditemukan, jenis kain ini juga tidak membuat sesak napas penggunanya. 

Cara menggunakan masker kain dengan baik



Seperti yang dianjurkan WHO dalam panduan menggunakan masker untuk pencegahan penyebaran coronavirus, sebelum menggunakan masker kain pastikan masker kain sudah dicuci menggunakan sabun atau bahan pembersih lainnya. Ingat untuk mencuci tangan hingga bersih sebelum menggunakan masker kain ya.

Saat memakai masker kain di wajah, pastikan masker menutupi bagian hidung hingga dagu. Ikat tali ke bagian telinga atau belakang kepala secara benar (ikat dengan cukup kuat) dan pastikan masker tidak longgar atau bergerak saat sedang digunakan.

Masker kain hanya bisa digunakan maksimal 4 jam. Segera ganti masker kain yang sedang digunakan dengan setelah 4 jam atau saat masker kain terasa lembab. Jangan gunakan kembali masker kain tanpa mencucinya terlebih dahulu. Saat melepas masker kain, jangan sentuh bagian depan masker. Lepas bagian talinya dimulai dari tali bagian bawah kemudian tali bagian atas. Setelahnya, cuci tangan menggunakan sabun hingga bersih selama 20 detik.

Cuci masker kain agar tetap higienis

Setelah masker kain digunakan, langsung cuci dengan merendamnya dalam air sabun atau air mendidih yang ditambahkan garam. Setelahnya, jemur masker kain di bawah sinar matahari selama minimal 5 jam. Jika tidak mendapat akses sinar matahari, jemur masker kain seperti biasa hingga kering dan gunakan setrika setelahnya.

Setelah semua cara-cara di atas dilakukan, sangat dianjurkan untuk memiliki minimal dua buah masker kain atau lebih sehingga dapat menggunakan masker kain secara bergantian. Simpan masker kain yang bersih di dalam plastik bersih (sudah dicuci dengan sabun dan air mengalir) serta pastikan tertutup rapat. Masker kain ini dapat dibawa saat berkegiatan di luar rumah sebagai cadangan jika masker yang sedang digunakan sudah lembab atau maksimal 4 jam. 

Namun, penting juga untuk dipahami bahwa menggunakan masker hanyalah ‘salah satu’ cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah coronavirus. Masker kain hanya bisa menghalau droplet besar yang kemungkinan bisa masuk ke dalam tubuh saat kita berada di luar rumah, tapi masker kain tidak bisa menghalau droplet yang lebih kecil. Jadi, bukan berarti dengan menggunakan masker kamu bisa tetap jalan-jalan di luar rumah dengan santai ya! 

Penggunaan masker kain untuk mencegah coronavirus hanya akan efektif jika disertai dengan kebiasaan mencuci tangan dengan benar dan penerapan physical distancing dengan baik. Tetap jaga kebersihan, makan makanan bergizi, dan usahakan jangan keluar rumah jika tak ada urusan penting ya Lemonizen!

Artikel ini telah di-review oleh Tim Dokter Mamanesia (dr. Pritta Diyanti, dr. Rizqii Nurdini, dan dr. Kanya Tania)

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020