Mata Ikan di Kaki Bisa Berbahaya, Kenali Penyebab dan Mengobatinya

27 Aug 2020 @ 13:40:39
Mata ikan di kaki merupakan proses tebalnya kulit yang disebabkan gesekan dan tekanan secara berulang. Mata ikan pada umumnya muncul di tubuh mana saja, akan tetapi yang sering dijumpai yaitu di kaki, tangan dan jari. Bentuknya bulat dan ukurannya lebih kecil dari kapal. Namun di bagian tengah ada bagian keras dan dikelilingi kulit meradang.

Selain bentuknya bisa mengganggu kulit, mata ikan muncul disertai nyeri, luka bahkan infeksi. Jika Anda merasakan hal tersebut, umumnya bukan sebagai kondisi serius. Sebenarnya mata ikan terjadi disebabkan oleh gesekan dan tekanan saja.
Biasanya mata ikan sering muncul pada seseorang yang sudah berusia 65 ke atas. Mata ikan biasanya muncul sebagai proses reaksi karena gesekan dan tekanan. Namun ada beberapa hal lain yang bisa menjadi penyebab dari mata ikan:

  1. Terlalu lama atau sering berlari atau berjalan
  2. Tidak pernah menggunakan kaus kaki atau penggunaannya tidak tepat ketika memakai sepatu
  3. Pemakaian sepatunya terlalu longgar, sempit yang membuat tak nyaman
  4. Tidak memakai sarung tangan ketika memakai alat yang butuh tekanan dan gerakan secara berulang di bagian tangan
  5. Sering memakai alat musik dengan tangan secara langsung
  6. Mempunyai obesitas
  7. Adanya bekas kutil atau bekas luka yang tak kunjung hilang
  8. Kelainan bentuk jari, seperti bunion dan hammertoe
  9. Kelainan di kelenjar keringat
  10. Kelainan bentuk kaki dan tangan, salah satunya taji tulang
Sebenarnya mata ikan itu bisa sembuh sendiri tanpa perlu mengobati. Pencegahannya cukup menghindari mata ikan itu muncul di bagian tubuh, misalnya saat memakai sepatu sempit, maka hindari sepatu seperti itu. Namun jika mata ikan sudah membuat rasa nyeri dan tak nyaman, maka bisa ditangani secara mandiri di rumah dengan cara mengoleskan krim yang memiliki kandungan asam salisilat di mata ikan supaya kulit yang menebal segera mengelupas. Jika memiliki keluhan kondisi yang lain bahkan menimbulkan infeksi, maka bisa diobati dengan penanganan yang disarankan oleh dokter yaitu:

1. Menipiskan Lapisan Kulit Dengan Pisau



Kamu bisa melakukan penipisan kulit yang mengalami mata ikan dengan menggunakan pisau. Tujuannya hanya untuk mengurangi rasa nyeri di bagian tubuh yang terserang mata ikan. Namun harus berhati-hati supaya tidak melukai kulit. 

2. Menggunakan Obat Mata Ikan atau Kapalan



Sudah disinggung dari informasi di atas bahwa salep atau krim yang mengandung asam salisilat mampu menghilangkan kulit menebal. Asal yang menderita tidak memiliki penyakit diabetes yang hanya membuat lapisan kulitnya rusak lebih dalam.

3. Memanfaatkan Batu Apung



Cara ini juga bisa mengatasi mata ikan di kaki. Mudah sekali caranya supaya kulit lebih lunak. Rendam kaki memakai air hangat lalu gosok secara perlahan memakai batu apung di bagian kulit mata ikan. Jika sudah berikan pelembab di kulit tersebut supaya tetap halus dan lembab. Bisa dilakukan secara rutin.

4. Memakai Bantalan Khusus Sepatu



Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya kekambuhan dari mata ikan yang muncul. Pastikan bantalannya sesuai bentuk kaki penderita.

5. Operasi



Cara ini mampu memperbaiki posisi tulang yang mengakibatkan gesekan. Akan tetapi tindakan atau pengobatan satu ini jarang sekali digunakan.

Sebenarnya untuk mata ikan di kaki atau di bagian tubuh yang lain tidak akan berbahaya apabila sudah mengetahui gejala, penyebab dan cara pengobatannya. Maka dari itu, jika merasa timbul mata ikan di bagian kaki kamu, segera obati mata ikan dengan membawanya ke dokter ya, agar tidak menjadi penyakit yang lebih serius. 

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020