Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Mental

Memahami Inner Child: Sisi Masa Kecil yang Mempengaruhi Kehidupan Dewasa

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
17 Nov 2020
Clock Icon
2 menit
Memahami Inner Child: Sisi Masa Kecil yang Mempengaruhi Kehidupan Dewasa
Banyak orang tumbuh dewasa tanpa tahu dan mengenal dirinya sendiri lebih dalam. Ada yang bertumbuh dengan luka masa kecil yang tak disadarinya. Ada pula yang membiarkan trauma masa kecilnya terbawa sehingga memengaruhi kehidupannya di masa dewasa.

Inner child merupakan konsep yang sering kita dengar, namun seringkali membuat kita bingung dalam memahaminya. Inner child bukanlah orang dewasa yang bersikap kekanak-kanakan. Inner child merujuk pada childlike aspek yang berada di alam bawah sadar kita. 
Mungkin dewasa ini kamu sering merasa kurang percaya diri dan dipikiranmu kerap muncul hal-hal seperti “sebaiknya saya tidak mengemukakan pendapat saya”, “saya lebih baik diam”, “saya tidak pantas mendapat promosi jabatan. Saya tidak sebaik itu” atau lain sebagainya. 



Jauh di dalam diri tersimpan ingatan dari berbagai pengalaman yang kita alami sewaktu kecil. Berbagai ingatan ini selalu ada dan terus berinteraksi dengan kita hingga saat ini.

Inner Child merefleksikan bagaimana pengalaman kita waktu kecil dengan berbagai aspeknya, baik positif maupun negatif. Berbagai kebutuhan kita di masa kecil yang tidak terpenuhi, berbagai emosi di masa kecil yang berusaha kita tekan, kepolosan, antusiasme, kreativitas seorang anak kecil ada di dalam diri kita. 

Tanpa disadari, ketika kecil kita menekan berbagai emosi. Kita tumbuh dalam lingkungan yang mengkotak-kotakkan emosi menjadi emosi positif dan emosi negatif. Seolah-olah emosi negatif 'haram' untuk dirasakan. 

Lebih buruk lagi, kita 'diancam' tidak akan disayang apabila merasakan atau mengalami berbagai emosi negatif. Familiar dengan kalimat-kalimat seperti “kalau masih nangis juga, Mama tinggal yaa!” “Jangan marah-marah! Mama ngga suka!” “Kok anak laki-laki nangis? Anak laki-laki nggak boleh cengeng! Anak Papa ngga ada yang cengeng!”

Kita hanya akan diperhatikan dan diberi kasih sayang apabila patuh, tidak menangis, tidak marah, dan tidak merasakan berbagai emosi negatif lainnya. 

Berbagai emosi yang tidak terolah dengan baik ini akan terbawa hingga kita dewasa. Kita membawa kesedihan, kemarahan, ketakutan, bahkan trauma karena merasa diabaikan. 

Ketika kamu menelaah inner child di dalam diri, mengolah berbagai emosi yang muncul dengan kesadaran, maka kamu akan dapat lebih mudah memahami permasalahan dari berbagai tantangan yang kamu hadapi saat dewasa. 
banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green
Untuk itu, penting mengenali inner child di dalam diri, menerimanya dengan baik dan mengobati sekiranya ia terluka. Sudahkah kamu mencoba mengenali inner childmu?
Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.