Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Keluarga

Membedong Bayi Baru Lahir, Amankah Secara Medis?

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
26 Aug 2021
Clock Icon
3 menit
membedong bayi
Membedong bayi tentu bukan hal yang asing terutama bagi Lemomoms. Praktik membungkus bayi yang baru lahir dengan kain atau selimut tipis ini sudah turun temurun dilakukan. Di masyarakat, ada yang menganggap membedong dilakukan untuk membuat bayi lebih nyaman, ada pula yang berpendapat membedong dilakukan untuk membuat kaki bayi tetap lurus atau menghindari kaki bengkok saat bayi tumbuh besar.

Sebenarnya, apakah membedong bayi yang baru lahir benar bermanfaat atau justru menimbulkan kerugian pada pertumbuhan bayi? Adakah cara yang aman agar membedong bayi menjadi bermanfaat? Simak penjelasan lengkap berikut, ya.

Membedong Bayi Bisa Berisiko Jika tidak Hati-Hati



Membedong sebenarnya menyerupai keadaan bayi seperti saat di dalam rahim ibu. Ini memberi beberapa manfaat seperti membuat bayi merasa lebih hangat sehingga menjadi lebih nyaman dan tenang saat akan tidur. 

Cara ini juga dapat membantu Lemomoms mengatasi bayi yang sedang rewel dan sulit tidur bahkan menjaga bayi agar tidak mudah terbangun dari tidurnya. Selain itu, Lemomoms bisa memanfaatkan waktu untuk istirahat jika bayi sudah tertidur lelap dan tenang.

Namun, penting juga diketahui bahwa membedong bayi harus dilakukan dengan hati-hati agar tak menimbulkan risiko. Misal, karena memaksa meluruskan kaki bayi maka jadinya membedong dengan sangat ketat. Hal seperti ini, alih-alih mencegah bengkoknya kaki bayi saat tumbuh besar, malah dapat meningkatkan risiko terjadinya pergeseran dari tulang panggul bayi. 

Penggunaan bedong bayi yang kurang tepat juga bisa meningkatkan resiko pada pernapasan bayi itu sendiri karena bayi masih memanfaatkan bantuan otot-otot perut untuk bernapas. Hal ini akan menyebabkan bayi sesak atau gumoh dan muntah karena aliran balik ASI. 

Jangan lupa juga risiko kematian mendadak pada bayi atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) bisa terjadi akibat bayi tidak sengaja terguling (saat bergerak dalam bedongan) hingga tertelungkup atau tertutup dengan kain bedongan.

Moms Wajib Tahu, Ini Cara Membedong Bayi yang Baik

Agar si buah hati mendapatkan manfaat dari bedongan dan dapat mengurangi risiko yang membahayakan, Lemomoms perlu memerhatikan hal-hal berikut:

  1. Pastikan tidak membedong bayi terlalu ketat dan memaksakan meluruskan kaki bayi
  2. Pastikan keadaan bayi dalam posisi telentang saat sedang memakai bedong
  3. Pastikan bedongan bayi tidak terlalu longgar sehingga meningkatkan risiko bedong terlepas sehingga bisa menutup hidung dan mulut bayi terutama saat tidur
  4. Jika bayi menjadi rewel dan terus memberontak saat dibedong, bisa jadi bedongan terlalu ketat atau memang bayi tidak nyaman dibedong. Tidak usah memaksakan penggunaan bedong karena tidak semua bayi suka dibedong
  5. Jika bayi terlihat seperti berkeringat, rambut basah, dan muncul ruam di pipi, bisa jadi ada yang salah dari cara membedong bayi 
  6. Usahakan jangan membedong bayi saat sedang menyusui. Ini penting agar bayi tetap bisa menggunakan tangannya untuk mengeksplorasi saat menyusui
  7. Tidak disarankan untuk membedong bayi mulai usia 2-3 bulan pada saat bayi sudah mulai aktif untuk berguling. Ini karena dikhawatirkan bayi akan berguling dalam keadaan telungkup dan menutup jalan napasnya (mulut dan hidung)
Dari semua penjelasan di atas, sebenarnya dapat diperhatikan bahwa membedong bayi tidak harus selalu dilakukan. Keputusan membedong ini tergantung dari kondisi bayi dan kenyamanan Lemomoms sendiri. 

Jika Lemomoms ingin mengetahui teknik membedong yang benar, bisa langsung melakukan konsultasi dengan perawat, bidan, atau dokter di sekitar rumah Lemomoms, ya!

Artikel ini ditulis oleh dr. Pritta Diyanti dari Tim Dokter Mamanesia untuk menjawab pertanyaan #CurhatSehat di Instagram Lemonilo. Sebagai healthy lifestyle ecosystem, Lemonilo berharap dapat membantu masyarakat Indonesia mendapatkan akses informasi kesehatan dengan lebih mudah salah satunya melalui rubrik #CurhatSehat.
Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.