Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Diet dan Nutrisi

Mengapa Buka Puasa Pakai Makanan Berat Kerap Bikin Perut Begah?

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
22 Apr 2021
Clock Icon
3 menit
buka puasa

Momen berbuka jadi hal yang dinanti-nanti setiap orang setelah berpuasa seharian penuh. Biasanya, jelang adzan magrib berkumandang segala jenis makanan, minuman, dan kudapan sudah terhidang di atas meja. 


Tidak jarang kita yang sedang berpuasa jadi ‘lapar mata’ dan rasanya ingin menghabiskan makanan yang tersaji. Saat berbuka tiba, kita langsung menyantap semua hidangan mulai dari makanan ringan yang manis, gurih, bahkan langsung makan besar di satu waktu karena terlalu bersemangat. Alhasil, perut jadi kekenyangan dan begah. Rasa tidak nyaman muncul karena perut menjadi penuh, tubuhpun akhirnya menjadi lemas dan mengantuk.


Saat Berpuasa, Lambung Mengecil dan Organ Pencernaan Bekerja Lebih Lambat


Selama seharian berpuasa (kurang lebih 18 jam di Indonesia), metabolisme tubuh sedang menurun dan seluruh organ pencernaan (lambung dan usus) bekerja lebih lambat. Pun termasuk lambung sedang dalam keadaan istirahat. Ukuran lambung yang sedang istirahat ini menjadi lebih kecil dibanding saat tidak berpuasa.


Pada saat kita ‘lapar mata’ dan terburu-buru menghabiskan semua hidangan yang tersaji di atas meja, maka lambung yang tadinya mengecil dan dalam keadaan istirahat tiba-tiba harus menerima banyak makanan dan dipaksa mencerna semuanya sekaligus. 


Bayangkan sebuah mesin berbentuk kantong yang sedang istirahat dan belum panas, tiba-tiba terpaksa harus mengerjakan pekerjaan berat. Pasti mesin tersebut akan sangat kewalahan. Nah, begitu pula cara lambung bekerja saat berbuka puasa jika kita memaksakan makan semua makanan sekaligus dengan porsi yang banyak. Lambung akan penuh dan kesulitan mencerna secara sempurna. Akibatnya, muncul rasa kembung atau begah yang menimbulkan rasa tidak nyaman. 


Sebaiknya Berbukalah dengan Cara Ini Agar Lambung Tak Kaget


Karena beberapa hal di atas, sebaiknya berbukalah dengan makanan ringan dan mengandung gula sederhana. Jangan lupa juga untuk penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mencukupi minum. Lemonizen bisa meniru pilihan makanan yang dicontohkan Rasulullah SAW seperti makan kurma basah (ruthab),  kurma kering (tamr), atau jika tidak ada keduanya bisa berbuka dengan air secukupnya.


Jika Lemonizen kesulitan mendapatkan kurma, pilihan lainnya bisa diganti dengan buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka, melon, atau blewah yang sudah sejak dahulu dijadikan makanan ringan untuk berbuka.


Buah-buahan tersebut mengandung gula atau karbohidrat sederhana yang mudah dicerna sehingga bisa mengisi energi tubuh setelah seharian berpuasa. Agar kembali berenergi, kamu nggak harus mengonsumsi makanan dalam porsi banyak sekaligus dan membutuhkan waktu yang lama untuk dicerna.  


Selain itu di dalam buah-buahan tersebut juga terdapat serat serta vitamin yang baik untuk kesehatan. Setelah berbuka puasa dengan makanan ringan, Lemonizen bisa lanjut untuk melakukan sholat maghrib dan setelahnya dapat makan malam dengan makanan yang memenuhi gizi seimbang.


Hindari Balas Dendam Makan Saat Berbuka Puasa


Saat makan berat pun, Lemonizen jangan sampai balas dendam, ya! Makanlah makanan bergizi seimbang dengan porsi secukupnya seperti yang direkomendasikan dalam ‘piringku’ versi Kementerian Kesehatan RI. Sebaiknya hindari juga makanan yang terlalu berminyak, berlemak, dan terlalu banyak serat karena selain akan sulit dicerna tubuh juga akan menghasilkan banyak gas saat dicerna..


Tips terakhir, sebaiknya hindari konsumsi cairan sekaligus dalam satu waktu/saat berbuka untuk menghindari perut begah atau kembung. Lemonizen bisa memenuhi asupan cairan ini ke dalam beberapa waktu misal saat berbuka, makan malam, hingga saat sahur berikutnya. Ini penting agar Lemonizen bisa tetap terhidrasi selama puasa dan mencapai waktu berbuka dalam keadaan sehat dengan perut yang nyaman. 


Selama puasa, minum air putih 8 gelas sehari ini dapat dibagi menjadi satu gelas setiap bangun sahur, saat sahur, setelah sahur, saat berbuka, setelah maghrib, setelah salat isya, setelah salat tarawih, dan sebelum tidur.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.