Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Diet dan Nutrisi

Mengurangi Konsumsi Gluten, Perlukah Dilakukan?

Anisya Fitrianti
Anisya Fitrianti
11 Nov 2021
Clock Icon
6 menit
Diet Gluten

Mengurangi konsumsi gluten atau memilih makanan yang bebas gluten menjadi tren beberapa tahun ke belakang. Tidak sedikit juga produk makanan yang memiliki label rendah gluten atau bebas gluten di pasaran. Padahal, selama ini produk makanan yang mengandung gluten sangat mudah ditemukan. Misalnya pizza, roti, kue kering dan masih banyak lagi. 


Namun, mengurangi makan yang mengandung gluten ternyata bukan sekedar tren belaka, banyak orang yang memilih melakukannya karena memiliki alergi maupun intoleransi pada kandungan gluten dalam makanan. Ada efek kurang menyenangkan yang ditimbulkan dari konsumsi gluten pada orang yang sensitif terhadap gluten. Bila kamu adalah salah satu orang yang memiliki intoleransi pada gluten, kamu perlu memahami informasi di bawah ini, ya!


Apa Itu Gluten?


Gluten adalah protein yang banyak ditemukan di dalam produk gandum. Dilansir dari Verywellhealth, istilah "gluten" berarti "lem" dalam bahasa Latin. Nama ini memiliki kesamaan dengan sifat dari gluten yang juga lengket, mirip dengan lem.


Ketika bercampur dengan air, protein gluten akan membentuk jaringan lengket yang memiliki tekstur seperti lem. Sifat inilah yang kemudian membuat adonan menjadi elastis dan dapat membuat roti mengembang saat dipanggang. Inilah mengapa, saat dimakan gluten akan terasa kenyal di mulut. 


Menurut data dari Harvard Health Publishing, gluten tidak memiliki nutrisi esensial untuk tubuh. Meski begitu, produk makanan yang mengandung gluten sangat mudah ditemukan di kehidupan sehari-hari. Bahkan, beberapa di antaranya adalah makanan atau minuman favorit keluarga. Dilansir dari WebMD, setidaknya ada delapan jenis makanan dan minuman yang memiliki kandungan gluten tinggi yaitu:

  • Roti

  • Kue yang dipanggang seperti donat, muffin, kue kering, dan bolu

  • Pasta

  • Sereal

  • Crackers

  • Bir

  • Saus gravy

  • Sup kaleng 



Efek Samping Gluten untuk Kesehatan


Sumber Freepik/ picture by jcomp


Meski dapat membuat makanan menjadi lebih nikmat, gluten tidak dapat dikonsumsi semua orang. Beberapa orang bereaksi berbeda terhadap gluten. Tubuhnya akan menganggap gluten sebagai racun, kemudian menyebabkan sel kekebalan seseorang bereaksi berlebihan dan menyerangnya.


Terutama pemilik penyakit Celiac, alergi atau intoleran terhadap gluten, tubuhnya akan mengalami ketidaknyamanan setelah mengonsumsi gluten. Di antaranya adalah sebagai berikut:


Gangguan pencernaan


Orang dengan penyakit Celiac mungkin mengalami diare dan sembelit. Kotoran yang dikeluarkan juga bisa sangat berbau dan tidak enak. Kondisi ini terjadi karena penyerapan nutrisi yang buruk dalam tubuh.


Kembung dan sakit perut


Efek samping lain dari konsumsi gluten adalah perasaan kembung dalam perut. Perut bisa terasa penuh, tidak nyaman, atau penuh gas dalam waktu yang lama. Pada orang dengan intoleransi gluten, perut kembung dapat terjadi sangat sering. Selain itu, konsumsi gluten pada orang yang mengalami intoleransi gluten juga dapat menimbulkan rasa sakit perut. 


Sakit kepala dan mual


Gejala lain yang cukup umum terjadi pada orang dengan intoleransi gluten adalah sakit kepala. Selain sakit kepala, gejala lainnya yang dapat muncul bersamaan adalah rasa mual. Gejala ini dapat muncul beberapa saat setelah konsumsi gluten. 


Reaksi kulit


Intoleransi gluten juga dapat mempengaruhi kondisi kulit yang ditandai dengan kemerahan, lesi merah muda atau merah gatal. Gangguan kulit tersebut ini dapat dikategorikan sebagai psoriasis, urtikaria, hingga alopecia areata (penyakit autoimun). 


Pada akhirnya, bila kamu memiliki penyakit Celiac atau sensitivitas yang tinggi terhadap gluten maka penting bagi kamu untuk menghindari makanan dengan gluten. Diet gluten ini dapat dimulai dengan perlahan-lahan, yang penting kamu memilih makanan dengan lebih jeli berdasarkan kandungannya. 


Namun sebaliknya, dilansir dari Harvard Health Publishing, bila kamu tidak memiliki gangguan setelah mengonsumsi gluten kamu tidak perlu secara ekstrim menghentikan konsumsi gluten. Kamu hanya perlu membatasi konsumsinya. Penelitian seputar manfaat maupun bahaya gluten bagi orang yang tidak memiliki intoleransi pada gluten hingga saat ini masih berjalan, . Ssehingga belum ada kepastian kalau kandungan makanan yang satu ini berbahaya bagi orang yang tidak memiliki intoleransi pada gluten. 


Semoga penjelasan di atas bermanfaat, Lemonizen!


Artikel ini ditulis oleh dr. Rizqii Nurdiinii, Tim Dokter Mamanesia untuk menjawab pertanyaan #CurhatSehat di Instagram Lemonilo. Sebagai healthy lifestyle ecosystem, Lemonilo berharap dapat membantu masyarakat Indonesia mendapatkan akses informasi kesehatan dengan lebih mudah salah satunya melalui rubrik #CurhatSehat.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.