Rahasia Diet Untuk Bebas Dari Penyakit Jantung

18 Jan 2018 @ 01:48:13
Banyak anggapan yang beredar di masyarakat bahwa makanan terbaik untuk menjaga kesehatan jantung adalah bahan makanan nabati (Plant-Based Foods). Hal ini tidaklah salah karena banyak beberapa penelitian membenarkan bahwa bahan makanan nabati dapat mengurangi resiko penyakit jantung terhadap seseorang. 

Pertanyaannya, apakah semua jenis bahan makanan nabati (Plant-Based Foods) selalu baik untuk jantung? Kalau begitu, perlukah menghentikan konsumsi bahan makanan hewani (Animal-Based Foods) dari menu makanan untuk membuat jantung lebih sehat? Yuk, pelajari faktanya untuk membuat jantung Anda benar-benar sehat!

Plant-Based Foods Selalu Baik Untuk Jantung?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahan makanan nabati (Plant-Based Foods) amat erat kaitannya dengan kesehatan jantung Anda. Beberapa jenis bahan makanan nabati, seperti whole grains, buah-buahan, legume, minyak sehat, dan kacang-kacangan dikategorikan sebagai bahan makanan yang sehat untuk jantung. Tak ayal, beberapa jenis diet yang fokus pada kesehatan jantung memasukkan beberapa jenis makanan ini sebagai salah satu menu utama. 

Biar begitu, Anda tidak perlu terburu-buru berpikir bahwa semua jenis bahan makanan nabati (Plant-Based Foods) itu baik untuk jantung. Sebagai contoh, sepiring nasi putih atau beberapa potong roti putih. Kedua jenis makanan tersebut berasal dari tumbuh-tumbuhan, namun dalam prosesnya membutuhkan waktu yang lama (highly-processed). 

Hal ini membuat nutrisinya berkurang dan meningkatkan Glycemic Index (GI) dalam makanan tersebut. Hal ini bisa berdampak pada kebiasaan makan berlebih (overeating), naiknya kadar gula darah, dan meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh yang cepat atau lambat berdampak pada kesehatan jantung.

Contoh lain adalah buah-buahan. Banyak orang salah kaprah dengan berpikir bahwa meminum jus buah sama dengan makan satu buah utuh. Faktanya, jus buah bisa saja mengandung gula yang lebih banyak, namun memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sudah jauh berkurang. 

Apalagi, jika Anda meminum atau makan jus buah atau buah kalengan yang dijual banyak di pasaran, Anda tidak lagi mendapatkan nutrisi penuh karena produk tersebut sudah mengandung pengawet, perasa, pewarna, ataupun gula yang sangat tinggi. 

Perlukah Menghentikan Konsumsi Bahan Makanan Hewani (Animal-Based Foods)?  

Ketika bahan makanan nabati (Plant-Based Foods) disebut-sebut dapat menurunkan resiko penyakit jantung, banyak orang mulai beralih ke makanan nabati dan meninggalkan jenis bahan makanan hewani, seperti telur, daging, ataupun ikan. Faktanya, konsumsi bahan makanan hewani tak akan berdampak kepada jantung jika Anda paham bahan makanan apa yang Anda pilih. 

Pada tanggal 25 Juli 2017, Journal of the American College of Cardiology yang ditulis oleh Dr. Satija memberikan laporan pengujian kebiasaan diet dari 209.000 orang dewasa (43.000 diantaranya adalah laki-laki) selama lebih dari 2 dekade (20 tahun). Penelitian ini membandingkan 3 kategori diet, yakni: 
  • Diet Bahan Makanan Nabati Keseluruhan (Overall Plant-Based Diet) yang menekankan pada konsumsi semua bahan makanan nabati yang sehat dimana mengurangi konsumsi bahan makanan hewani seperti susu, telur, ikan, dan daging.
  • Diet Bahan Makanan Nabati Sehat (Healthful Plant-Based Diet) yang memfokuskan hanya pada bahan makanan nabati sehat, seperti whole grains, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, legume, dan minyak sehat dan mengurangi konsumsi bahan makanan nabati tidak sehat dan bahan makanan hewani. 
  • Diet Bahan Makanan Nabati Tidak Sehat (Unhealthful Plant-Based Diet) yang berfokus pada bahan makanan nabati tidak sehat, seperti jus buah, refined grains (pasta, nasi putih, roti, dan sereal), kentang (kentang goreng dan keripik kentang) dan minuman manis, namun mengurangi asupan bahan makanan nabati sehat dan bahan makanan hewani.
Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa orang-orang yang menjalani diet jenis kedua memiliki jantung yang lebih sehat. Sebaliknya, orang-orang yang terbiasa menjalani diet jenis ketiga memiliki kecenderungan lebih rentan terhadap bahaya penyakit jantung. 

Dengan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mengurangi asupan bahan makanan hewani tidak menjamin bahwa diet yang Anda lakukan itu sehat dan menurunkan resiko penyakit jantung. Kesehatan dan manfaat jantung sehat dapat dirasakan jika Anda paham dalam memilih jenis makanan dan nilai asupannya setiap hari.

Fakta ini semakin diperkuat dengan laporan American Journal of Clinical Nutrition yang menemukan bahwa makan 3 ons daging merah (unprocessed red meat) tidak memperburuk tekanan darah ataupun meningkatkan jumlah kolesterol.

Menu Sehat Bahan Makanan Nabati (Plant-Based Foods)

Untuk melindungi jantung untuk tetap sehat, Anda perlu menentukan menu sehat bahan makanan nabati (Plant-Based Foods) yang tepat. Sajian menu sehat bahan makanan nabati yang tepat pada dasarnya mengandung beberapa unsur seperti sayuran, buah-buahan, whole grains, protein sehat, air, dan minyak sehat. 

Perhatikan visualisasi menu berikut ini yang dibuat berdasarkan ahli nutrisi Harvard School of Public Health dan editor Harvard Health Publishing:

Menu Sehat
Sumber: www.health.harvard.edu

Dari visualisasi tersebut, Anda bisa mulai membuat menu sehat Anda dengan memperhatikan beberapa bahan makanan berikut ini: 
  • Sayuran atau bahan makanan nabati menjadi fokus utama. Anda juga perlu memperhatikan jenis dan macam sayuran yang Anda makan. Semakin beragam, semakin baik. Hindari bahan makanan nabati kalengan, jus sayur yang dijual di pasaran, kentang goreng, ataupun keripik kentang.
  • Perbanyak makan buah-buahan utuh dan segar yang banyak mengandung vitamin dan mineral. Hindari jus buah kalengan atau buah-buahan dalam kalengan. 
  • Cukupi kebutuhan energi Anda dengan whole grains seperti roti gandum utuh, pasta gandum utuh, atau (Whole-wheat bread), pasta gandum utuh (whole-wheat pasta), atau beras merah. Batasi konsumsi refined grain seperti beras merah atau roti putih.
  • Lengkapi kesehatan Anda dengan beragam protein sehat yang berasal dari ikan, makanan yang berasal dari unggas, kacang-kacangan, dan biji-biijian. Batasi konsumsi daging merah (red meat) dan keju dan hindari beragam jenis daging yang diproses. 
  • Beragam minyak sehat seperti minyak zaitun (olive oil) atau minyak kanola (canola oil) juga wajib dimasukkan dalam menu harian Anda. Batasi penggunaan mentega dan margarin, serta hindari lemak trans. 
  • Untuk mencukupi cairan tubuh Anda, minumlah selalu air putih. Jika Anda ingin minuman yang memiliki rasa, Anda bisa minum teh atau kopi yang dibuat dengan sedikit atau tanpa gula. Batasi konsumsi susu (1-2 porsi sehari) dan jus (1 gelas sehari), serta hindari aneka minuman manis dengan kadar gula tinggi. 
Secara umum, kesehatan jantung memang bergantung pada jenis makanan yang Anda konsumsi. Semakin banyak Anda mengonsumsi jenis bahan makanan yang ramah terhadap jantung, semakin rendah resiko Anda terkena penyakit jantung. Bahan makanan nabati (Plant-Based Foods) memang dikenal sebagai makanan ramah terhadap jantung. Kaya akan beragam vitamin dan mineral, menjadikan bahan makanan nabati merupakan bahan makanan yang dapat membantu kinerja jantung dan menjadikannya bekerja lebih optimal. 

Untuk itu, Anda tidak perlu full vegetarian atau vegan untuk merasakan manfaat jantung sehat. Pemilihan bahan makanan nabati yang baik serta pemahaman terhadap porsinya merupakan faktor utama sehatnya jantung Anda. Jika Anda masih sulit untuk langsung beralih ke jenis makanan nabati secara total, Anda bisa mulai perlahan-lahan dengan mengurangi asupan bahan makanan hewani yang setiap harinya Anda konsumsi.


Artikel Terkait

Sering Stuck dan Telat Mikir? Bisa Jadi Inilah Penyebabnya!
Stuck dan telat mikir seringkali mengganggu aktivitas ya, guys? Ketika pekerjaan lagi banyak-banyaknya, otak kamu m..
OT Handoko
17 Oktober 2018
Lebih Dekat Dengan Abigail Cantika & Kebiasaan Sehatnya
Sebagai tech-based healthy lifestyle brand, tidak ada kata bosan untuk Lemonilo dalam memberikan edukasi dan membentuk h..
OT Handoko
17 Oktober 2018
Gak Akan Nyesel, Inilah Manfaat Utama Virgin Olive Oil Untuk Tubuhmu!
Minyak merupakan sesuatu yang penting untuk kehidupan kamu dan keluarga. Buat masak, bikin kue, ataupun kecantikan adala..
OT Handoko
16 Oktober 2018