Obesitas Pada Anak: Apakah Orang Tua Harus Panik Dalam Menyikapinya?

26 Sep 2018 @ 10:51:38
Kamu pasti pernah melihat sosok anak kecil dengan tubuh besar dan gemuk, bukan? Sekilas, anak-anak itu terlihat menggemaskan dan lucu sehingga kamu akan mendekati anak itu dan mulai mencubit gemas anak itu. Namun, tahukah kamu kalau tubuh yang gemuk dan berat badan berlebih itu bisa jadi masalah untuk dirinya? Hal itulah yang dinamakan obesitas pada anak. 

Obesitas pada anak merupakan masalah yang harus segera diatasi oleh orang tua karena bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan pada dirinya. Obesitas juga bisa menghambat pertumbuhan anak untuk lebih optimal. Namun, apakah orang tua harus khawatir dan panik menyikapi obesitas pada anak ini? 

Penyebab Kasus Obesitas Pada Anak

Penyebab Kasus Obesitas Pada Anak

Sebenarnya, kasus obesitas pada anak disebabkan oleh banyak faktor, termasuk faktor genetik, gaya hidup, dan masalah psikologis. Namun, faktor terbesar kasus obesitas pada anak terjadi akibat diet yang salah dan kurangnya olahraga. 

Potensi Obesitas yang Berasal Dari Genetik

Faktor genetik juga bisa menyebabkan obesitas pada anak-anak. Orang tua yang obesitas cenderung melahirkan anak yang obesitas. Selain itu, kesalahan melakukan diet saat kehamilan bisa menyebabkan lahirnya anak yang mempunyai berat badan berlebih dan ukuran yang lebih besar dari anak-anak seumurannya. 

Terbiasa Diberikan Fast Food dan Junk Food Sejak Kecil

Tak hanya untuk orang dewasa, fast food dan junk food juga tidak baik untuk dikonsumsi oleh anak-anak yang notabenenya masih dalam masa pertumbuhan. Terlalu sering memberikan dua jenis makanan ini menyebabkan kasus obesitas pada anak karena lemak yang dihasilkan dari kedua jenis makanan tersebut tidak terpecah dengan baik. Selain itu, Lifehack menyatakan bahwa terdapat studi yang menyatakan konsumsi junk food dan fast food menyebabkan anak-anak lebih mudah lapar. 

Tubuh Anak Kebal Terhadap Insulin

Diet yang salah menyebabkan salah satu hormon di dalam tubuh menjadi tidak berfungsi dengan baik, seperti insulin pada tubuh anak yang obesitas. Diet yang salah, seperti mengonsumsi junk food dan fast food, menyebabkan tubuh si anak kebal terhadap insulin yang sebenarnya berfungsi untuk mengelola sumber energi tubuh. Hasilnya, lemak-lemak lebih mudah bertumpuk di tubuh dan tubuh anak cepat gemuk.

Kurangnya Kebiasaan Olahraga Sejak Dini

Orang tua tentu punya andil dalam menjamin pertumbuhan anak berjalan secara sehat dan optimal, salah satunya membiasakan anak-anak untuk rutin olahraga. Anak yang tidak rutin olahraga cenderung rentan dengan bahaya obesitas dan berat badan yang berlebih. 

Masalah yang Bisa Timbul Pada Anak yang Obesitas

Sekilas, anak yang gemuk dan chubby terlihat menggemaskan dan lucu. Tubuh yang enak untuk dicubit dan dipeluk tersebut nyatanya menjadi masalah untuk si anak itu sendiri. Hal inilah yang harus disadari betul oleh orang tua agar kesehatan anak tetap terjaga sejak dini. 

Masalah yang Bisa Timbul Pada Anak yang Obesitas

Sulit Tidur Menjadi Masalah Anak yang Obesitas

Anak yang punya berat badan berlebih cenderung punya masalah dengan tidur. Ia akan selalu gelisah ketika tidur. Selain itu, anak dengan berat badan kurang ideal menimbulkan tanda-tanda gangguan tidur seperti mendengkur dan apnea. Hal ini disebabkan banyaknya tumpukan lemak di bagian leher dan dada yang mempengaruhi gerak dan napasnya. 

Meningkatnya Resiko Diabetes Tipe 2 

Walaupun sering disebabkan oleh faktor genetik, diabetes tipe 2 juga bisa disebabkan oleh obesitas pada anak. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat menyebabkan kadar gula pada anak meningkat drastis, namun di sisi lain, makanan tersebut juga menyebabkan tubuh anak menjadi kebal terhadap insulin. Situasi inilah yang membuat tubuh anak rentan pada diabetes tipe 2. 

Anak Juga Bisa Rentan Terhadap Munculnya Penyakit Jantung 

Selama ini, kamu mungkin mengira penyakit jantung hanya bisa muncul pada orang dewasa, bukan? Fyi, penyakit jantung juga bisa muncul pada anak-anak, terutama mereka yang obesitas dan kegemukan. Diet yang tidak sehat menaikkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan tekanan darah pada tubuh anak. Dua hal tersebut meningkatkan resiko timbulnya penyakit jantung pada anak. 

Apakah Orang Tua yang Punya Anak yang Obesitas Harus Panik Saat Ini?

Apakah Orang Tua yang Punya Anak yang Obesitas Harus Panik Saat Ini?


Menyikapi kasus obesitas pada anak ini, orang tua harus tetap tenang sambil mencari cara untuk membantu menurunkan berat badan anak secara berkala. Tentunya, tidak mudah untuknya merubah kebiasaan, terutama kebiasaan makan, yang ada, namun orang tua tetap harus mengupayakan penurunan berat badan dan diet sehat agar kesehatan anak tetap terjamin.

Luangkan Waktu Olahraga yang Lebih Sering Pada Anak

Salah satu cara ampuh yang bisa dilakukan orang tua pada anak yang obesitas adalah mengupayakan waktu olahraga yang lebih sering. Berlari mengelilingi areal rumah, stretching sederhana di depan rumah, ataupun mengajarkan gerakan yoga bisa menjadi pilihan olahraga asyik dan mudah untuk anak. 

Kurangi Makanan Rendah Gizi dan Ajarkan Gaya Hidup Sehat Pada Anak

Bagi orang tua, cukup sulit untuk mengajarkan anak-anak untuk makan sayur dan buah. Beberapa jenis sayuran dianggap pahit atau tidak enak untuk anak. Untuk menyikapi hal ini, orang tua bisa mengolah sayur dan buah dalam bentuk lain yang anak-anak suka. Misalnya, daripada menjadikan sayur sebagai sop, kamu bisa memberikan cemilan yang menggunakan sayur sebagai bahan utamanya. Kamu juga bisa mengolah buah menjadi es buah, smoothies, ataupun jus. Tentunya, tanpa gula ya, moms!

Sediakan Sarapan dan Bekal yang Kaya Nutrisi Untuk Harinya

Komponen yang harus kamu perhatikan dalam memperbaiki nutrisi pada anak adalah nutrisi pada sarapan dan bekalnya. Sediakan selalu sarapan penuh nutrisi, seperti telur, smoothies, ataupun granola. Untuk bekalnya, kamu bisa memberikan beragam makanan sehat seperti sayur tanpa MSG, daging merah, dan sedikit taburan gurih penambah rasa. Hindari memberikan produk daging olahan karena bisa menambah tumpukan lemak pada tubuh si anak.

Jaga Selalu Waktu Tidurnya Agar Tetap Baik & Membiasakan Aktivitas Di Luar Rumah

Tidur terkesan menjadi kegiatan yang mengajarkan anak bermalas-malasan. Padahal, penelitian menyebutkan bahwa anak-anak yang waktu tidurnya terjaga lebih bebas dari obesitas dan berat badannya tetap terkontrol. Selain itu, kamu juga bisa membiasakan aktivitas di luar rumah pada anak daripada aktivitas di dalam rumah. Dengan lebih sering bergerak, kalori pada tubuh anak akan terbakar secara berkala, metabolisme berjalan lancar, dan berat badan tetap terkontrol dengan baik. 


Artikel Terkait

Memasak Dengan Bumbu Instan Sehat? Memang Bisa?
Nasi goreng merupakan sajian khas Indonesia yang popularitasnya sudah mendunia. Cara pembuatan yang simpel ditambah rasa..
OT Handoko
06 Desember 2018
Supaya Senin Nggak Ngebetein, Siapkan Cemilan Alami Ini Di Kantongmu Pada Pagi Hari
Ketika hari senin tiba, biasanya banyak orang yang malas dan menggerutu karena harus kembali ke rutinitas biasanya. Pada..
OT Handoko
03 Desember 2018
Praktis & SImple, Inilah Caranya Agar Kamu Tidak Lagi Lupa Minum Air Putih Cukup!
Tubuh kamu kebanyakan terdiri dari air yang bercampur dengan darah. Makanya, banyak dokter dan para ahli gizi yang menya..
OT Handoko
12 November 2018