Olahraga Kardio di Rumah, Cara Tetap Sehat Walaupun #diRumahAja

04 Jun 2020 @ 19:36:06
Adanya pandemi Virus Corona membuat kita harus tetap berada #diRumahAja. Meski begitu, penting bagi kita untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat dan bugar. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat adalah dengan tetap melakukan olahraga kardio di rumah. Lalu apa saja olahraga kardio yang bisa dicoba di rumah? Yuk simak ulasannya.

1. Lompat Tali 



Lompat tali termasuk olahraga yang mudah dilakukan di rumah. Alat yang dibutuhkan pun hanya tali saja. Berdasarkan hasil dari penelitian telah menunjukkan bahwa melakukan olahraga lompat tali selama 10 menit sama dengan 30 menit olahraga joging. Ada pula studi yang menyatakan bahwa kalori yang dibakar lewat lompat tali selama 10 menit sama dengan kalori yang dibakar saat berlari 1,6 km dalam waktu 8 menit. 

Oleh karena itu, olahraga ini sangat cocok untuk yang ingin mempertahankan berat badan ideal juga pas bagi kamu yang sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan.

2. Touching Toe Jack



Olahraga kardio di rumah selanjutnya ini lebih menggunakan otot kaki sebagai anggota tubuh utama yang aktif. Cara melakukan touching toe jack adalah berdiri dengan kedua kaki terbuka dan kedua tangan diangkat sampai ke atas kepala. Lalu lompat dengan cepat sembari tangan menyentuh kaki dan berdiri kembali ke posisi semula. 

Latihan ini akan membakar lemak pada bagian paha dan betis. Jika ingin mengecilkan paha dan betis, maka lakukan olahraga ini secara intens setiap hari selama #diRumahAja

3. Turun Naik Tangga



Tangga yang berada di rumah juga bisa dijadikan arena latihan kardio yang baik. Cara paling sederhana bisa dengan naik-turun tangga selama 10 menit. Agar lebih menantang, kamu bisa coba naikkan intensitasnya dengan berlari naik-turun tangga. Namun, Pastikan tangga yang ada di rumah tidak licin agar keselamatan kamu tetap terjaga.

4. Senam 



Ada beberapa jenis senam yang bisa dilakukan di rumah. Senam tari seperti senam zumba dan senam kegel. Keduanya sama-sama latihan kardio yang bisa membantu kamu menurunkan berat badan dan memperkuat otot di bagian pinggang dan juga tangan. Bahkan salah satu manfaat senam kegel bisa menjaga elastisitas vagina. 

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, melakukan senam kegel setidaknya selama tiga kali dalam sehari, akan membuat otot vagina terlatih jadi lebih kencang. Hasilnya penurunan kekuatan otot pada vagina bisa teratasi dengan mudah. 

5. Boxing 



Boxing hingga kini menjadi salah satu olahraga kardio yang semakin populer di kalangan masyarakat. Hal ini karena boxing dapat membantu mempercepat pembakaran kalori. 

Selain itu, boxing juga termasuk aktivitas fisik yang melatih otot lengan atas agar lebih kuat. Sebagai aktivitas olahraga yang seru, menantang, dan efektif untuk membantu menurunkan berat badan, boxing juga melibatkan gerakan-gerakan tubuh dalam tempo yang cepat. 

6. Moving Planks



Rekomendasi olahraga kardio di rumah yang terakhir adalah moving planks. Olahraga ini sangat baik untuk menguatkan bagian tengah tubuh dan memperbaiki postur tubuh. Juga dapat menguatkan otot punggung, lengan, bahu, bokong dan paha melalui plank. 

Caranya siapkan matras yang panjangnya sesuai dengan tinggi badan kamu. Hindari melakukan plank di atas lantai yang belum dipasang matras untuk menghindari risiko tergelincir dan cedera. 

Itulah ulasan mengenai olahraga kardio di rumah agar kamu tetap sehat selama pandemi virus Corona. Selalu jaga kesehatan dan tetap #diRumahAja ya Lemonizen! 

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020