Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Keluarga

Pengertian Growth Spurt Serta Gejala yang Dialami Si Kecil

Rizki Indra
Rizki Indra
18 Jul 2021
Clock Icon
3 menit
Kondisi growth spurt pada bayi penting diketahui orang tua.

Ketika bayi tiba-tiba mengalami pertumbuhan yang sangat cepat itulah yang disebut dengan growth spurt. Tanda yang paling umum pada si kecil yang sedang mengalami percepatan pertumbuhan tersebut yaitu menyusu lebih banyak dari biasanya. Ciri lainnya bayi akan menjadi lebih aktif dan kadang rewel. Growth spurt sendiri pada umumnya dialami pada masa 1 tahun pertama usia si kecil.

Apakah Growth Spurt Itu?


Bayi mengalami tingkat pertumbuhan yang sangat pesat di tahun pertama usianya dimana di periode tersebut terjadi juga growth spurt yang seringkali membuat para ibu panik. Mengapa? Karena di saat terjadi growth spurt itulah berat badan bayi meningkat lebih cepat diikuti juga dengan tinggi dan ukuran lingkar kepalanya. Pertumbuhan yang cepat tersebut yang sering membuat para ibu panik.


Umumnya growth spurt dialami si kecil pada saat usianya mencapai 1-3 minggu serta 6 minggu. Lalu akan terjadi juga saat bayi memasuki usia 3,6 dan 9 bulan. Banyak ibu-ibu muda yang kemudian menjadi panik ketika hal tersebut terjadi pada si kecil karena berpikir kalau anaknya sakit. Padahal growth spurt adalah sesuatu yang normal terjadi pada bayi.

Tanda dan Gejala Growth Spurt pada Bayi


Bagaimana agar tidak panik saat bayi mengalami growth spurt? Salah satu cara menghindari panik yang paling mudah adalah mengenali tanda dan gejalanya yaitu diantaranya seperti berikut ini.

1. Menyusu Lebih Banyak dari Biasanya

Seperti sudah dijelaskan di atas bahwa bayi yang sedang mengalami growth spurt biasanya akan menyusu lebih sering dan lebih banyak dari biasanya. Hal tersebut terjadi karena si kecil membutuhkan energi dan nutrisi yang lebih banyak untuk mendukung pertumbuhannya tersebut.

Contohnya, kalau biasanya si kecil menyusu sekitar 8 kali dalam sehari maka saat mengalami growth spurt akan meningkat menjadi 12 sampai 14 kali sehari. Jangan panik karena ini adalah hal yang sangat normal.

2. Rewel dan Lebih Manja

Tanda yang kedua yaitu si kecil menjadi rewel dan lebih ingin dimanja dari sebelumnya. Bayi menjadi lebih aktif dan biasanya akan menjadi rewel kalau dibaringkan. Tidak perlu cemas jika kondisi seperti ini terjadi karena semuanya akan kembali normal kalau masa growth spurt si kecil sudah lewat.

3. Perubahan Pola Tidur

Si kecil yang sedang mengalami percepatan pertumbuhan pada umumnya juga mengalami perubahan pola tidur. Si kecil bisa saja tidur sepanjang hari tapi bisa juga sebaliknya yaitu terjaga terus menerus. Menurut sebuah penelitian, bayi yang sedang growth spurt bisa menghabiskan waktunya dengan tidur selama 4,5 jam.


Tidur dalam durasi yang cukup lama ini disebabkan karena tubuh si kecil sedang memproduksi hormon pertumbuhan. Sebaliknya bayi juga bisa saja malah tidak mau tidur sepanjang dan terjaga di saat siang dan waktu malam. Perubahan pola tidur tersebut hanya terjadi dalam hitungan hari saja jadi tidak perlu dikuatirkan.

4. Bertambahnya Berat dan Ukuran Badan

Tanda yang paling mencolok kalau bayi sedang growth spurt yaitu tubuh si kecil yang tiba-tiba terasa lebih berat. Selain itu si kecil juga akan mengalami penambahan tinggi badan serta ukuran lingkar kepalanya. Agar lebih yakin dengan peningkatan ukuran dan berat badan si kecil tidak ada salahnya membawanya untuk ditimbang.


Karena growth spurt merupakan hal yang wajar terjadi pada periode pertumbuhan bayi maka tidak ada yang perlu dicemaskan. Dengan memahami tentang growth spurt, ibu bisa menangani hal ini jika terjadi pada si kecil.

Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.