Download Aplikasi Lemonilo
Butuh Bantuan?
Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Kesehatan Tubuh

Penyebab dan Mengobati Jamur Kulit yang Wajib Kamu Tahu!

Rizki Indra
Rizki Indra
02 Dec 2020
Clock Icon
3 menit
Anti jamur topikal (oles) bisa untuk obati jamur kulit.
Infeksi jamur merupakan salah satu masalah kulit yang sangat mengganggu. Terutama saat infeksi jamur kulit ini berada pada tempat-tempat yang terlihat, tentu akan membuat penampilan tidak maksimal dan menurunkan rasa percaya diri kamu. Walaupun bukan jenis penyakit yang berbahaya, tetapi ketika seseorang terinfeksi jamur tentu menimbulkan rasa gatal yang tidak tertahankan. Kalau sudah begini, aktivitas kamu akan terganggu. Lantas, apa saja penyebab dan cara mengobati infeksi jamur ini? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Kurap



Kurap terjadi disebabkan oleh jamur Dermatophyte yang hidup dari keratin, yaitu suatu protein yang terletak di kulit, kuku, dan rambut. Jamur ini pada dasarnya hidup secara alami di kulit dan tidak menimbulkan masalah. Namun, ketika jamur berkembang dengan cepat, misalnya dalam lingkungan yang lembab, maka akan menginfeksi kulit.

Kurap dapat menyebar melalui kontak fisik antar manusia dan kontak dengan benda yang terkontaminasi jamur, seperti menggunakan pakaian bersamaan atau handuk dengan orang yang terinfeksi, kontak dengan hewan yang terinfeksi, dan dengan tanah yang mengandung spora jamur. Penyebab yang meningkatkan risiko kamu terinfeksi kurap, yaitu terdapat luka pada kulit, berenang dan mandi di fasilitas umum, berbagi sikat gigi dan pakaian dengan penderita kurap.

2. Jamur Kuku



Infeksi jamur pada kuku disebabkan oleh golongan jamur Dermatophyte. Infeksi terjadi karena penggunaan alat manikur atau pedikur di salon yang tidak disterilkan setelah digunakan orang lain. Faktor penyebab yang dapat meningkatkan infeksi jamur kuku adalah penderita diabetes, cedera pada kuku atau kulit di sekitar kuku, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan penggunaan kuku palsu.

3. Panu



Panu terjadi karena perkembangan jamur Malassezia di kulit, tetapi belum diketahui apa penyebab jamur ini berkembang. Para ahli mengaitkannya dengan sejumlah faktor, seperti akibat cuaca lembab dan panas, keringat berlebih, kulit berminyak, perubahan hormon, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

4. Ruam Popok



Ruam popok terjadi karena jamur Candida albicans. Jamur ini berkembang di area yang lembab, seperti pada bayi yang terlalu lama memakai popok basah akibat urine atau feses. Ruam juga bisa timbul bila kulit bayi lecet akibat menggunakan popok yang terlalu ketat. Selain itu, paparan zat kimia dari detergen juga bisa mengiritasi kulit bayi dan menyebabkan ruam.

5. Kandidiasis



Kandidiasis terjadi oleh infeksi jamur Candida. Pada dasarnya jamur ini hidup secara alami di kulit, tapi bisa tumbuh tak terkendali dan menyebabkan infeksi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

  • Berat badan berlebih.
  • Cuaca yang panas.
  • Kondisi kulit yang lembab.
  • Mengenakan pakaian ketat.
  • Tidak menjaga kebersihan tubuh.
  • Penggunaan jenis obat tertentu, seperti antibiotik dan kortikosteroid.
  • Kondisi yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh lemah, seperti diabetes atau kehamilan.
Cara Mengobati Infeksi Jamur Kulit dengan Obat Anti Jamur
Berikut  jenis obat anti jamur yang biasa dipakai untuk mengobati infeksi jamur kulit:
  • Anti jamur topikal (oles), diaplikasikan langsung pada area kulit, rambut, atau kuku.
  • Anti jamur oral (bentuk kapsul, pil, atau bentuk cair). Harus diberikan ketika infeksi jamur kulit meluas dan tidak dapat diatasi dengan obat anti jamur topikal.
Itulah penyebab dan cara mengobati jamur kulit yang wajib kamu tahu. Semoga bermanfaat.
Komentar
Belum ada komentar.
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.