Perkuat Kekebalan Tubuh Hadapi Coronavirus, Kamu Bisa Konsumsi 5 Jenis Buah Ini

22 Mar 2020 @ 18:47:22
Coronavirus seperti nggak ada habis-habisnya jadi bahasan seluruh dunia termasuk Indonesia dalam tiga bulan terakhir. Pemerintah Indonesia sudah mulai menyerukan kebijakan mengurangi aktivitas di ruang terbuka, pun beberapa kampanye untuk tetap #dirumahsaja dan tetap #sehatdirumah terus digaungkan. Apalagi mengingat jumlah kasus positif dan suspect coronavirus di Indonesia yang terus meningkat. Serem, ya?

Tapi, kamu jangan panik. Lakukan self-quarantine, mengurangi aktivitas di luar rumah, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta jaga kesehatan tubuh! Selain tetap rutin berolahraga, pastikan kamu mengkonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan seperti buah-buahan untuk meningkatkan imun atau kekebalan tubuh agar terhindar dari virus penyakit. 

Nah, ini dia ragam jenis buah-buahan kaya antioksidan yang dapat jadi pilihan kamu memperkuat kekebalan tubuh dan lebih siap menghadapi COVID-19!

1. Mangga



Siapa yang tidak menyukai mangga? Tidak hanya warnanya yang menggugah selera, tapi juga kandungannya penuh nutrisi, lho. Selain menjadi sumber vitamin A, mangga juga mengandung flavonoid, seperti beta karoten, alpha karoten, beta cryptoxanthin yang baik untuk kesehatan tubuh. Tentu saja yang paling penting adalah kandungan vitamin C tinggi pada mangga dapat berperan mengatasi radikal bebas dan mencegah terjadinya kerusakan sel atau jaringan dari kerusakan oksidatif yang ditimbulkan oleh radiasi. Banyakin konsumsi mangga, yuk!

2. Pepaya 



Sebagian kita tau kalau pepaya bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, tapi di luar itu pepaya punya segudang manfaat lain untuk tubuh. Mulai dari mengandung vitamin A yang dapat menyehatkan mata hingga mengandung vitamin C dan E yang bisa membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh sehingga membantu kita terhindar dari penyakit infeksi seperti pilek dan flu. 

3. Jeruk



Jeruk terkenal sebagai buah dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi dan berguna sebagai antioksidan bagi tubuh. Jeruk sebagai sumber antioksidan utama ini memang disarankan untuk dikonsumsi secara rutin agar dapat menjaga kekebalan tubuh. Dengan kekebalan tubuh yang baik, tubuh jadi tak lekas rentan terhadap serangan flu dan demam, lho. 

4. Stroberi



Buah dengan rasa manis-manis-asam ini mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan yang ditemukan dalam stroberi dipercaya dapat melawan senyawa karsinogenik (yang biasa ada dalam rokok) dan kolesterol LDL yang biasanya menyebabkan serangan jantung atau penyumbatan pada jantung. Selain itu, stroberi mengandung antosianin, senyawa antioksidan bermanfaat yang berguna melindungi tubuh dari penyakit kardiovaskuler. Stroberi juga mengandung vitamin C yang berguna untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas.

5. Anggur



Selain sensasi rasa manis dan asam, anggur memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Nah, kalo kamu cari sumber antioksidan dari buah jenis anggur, disarankan carilah anggur yang warnanya merah. Ini karena kulit anggur yang warnanya merah adalah sumber antioksidan yang namanya resveratrol. Resveratrol terkenal sebagai antioksidan yang baik untuk melawan penyakit kanker, sejak seseorang terdiagnosa sampai terjadi penyebaran kanker dalam tubuh. 

Ternyata banyak ya pilihan buah yang mengandung antioksidan tinggi di sekeliling kita. Yuk, mulai sekarang lebih rajin mengonsumsi buah-buahan ini dan pastikan selalu ada di menu harian kita agar tubuh tetap bernutrisi dan kita lebih kuat menghadapi COVID-19! Semangat!

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020