PSBB Bikin Lebih Sering Terpapar Layar Digital, Ini Tips Penting Jaga Kesehatan Mata!

24 Aug 2020 @ 09:14:26
Pandemi COVID-19 membatasi kita beraktivitas di luar rumah seperti biasa. Kita disarankan untuk bekerja, belajar, bahkan berbelanja kebutuhan sehari-hari hanya dari rumah. Saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan, kita harus meeting dengan rekan kantor secara virtual, anak-anak juga belajar secara daring menggunakan laptop atau tablet, dan berbagai peralihan kebiasaan lain yang mengharuskan kita menatap layar lebih lama dari biasa. 

Hal ini tentu sangat berdampak bagi kesehatan mata. Dampak jangka pendek akibat lama terpapar cahaya layar digital adalah pandangan menjadi kabur, meningkatkan risiko rabun jauh/miopi, kelelahan mata, serta mata kering hingga iritasi.

Ruangan dengan pencahayaan yang kurang, jarak mata dengan layar yang terlalu dekat, postur tubuh yang kurang baik saat menggunakan layar digital, ataupun gangguan penglihatan yang sudah ada namun tidak diobati akan memperparah kondisi kesehatan mata.

Pastikan Jarak Aman Mata ke Layar Digital untuk Jaga Kesehatan Mata

Otot mata bekerja tanpa henti saat kita melihat objek dengan jarak dekat seperti saat kita terus menatap layar smartphone atau menonton tv tanpa henti. Untuk itu, perlu menjaga jarak aman agar kesehatan mata tetap terjaga. 

Jarak aman saat sedang menonton televisi adalah 1,5x dari lebar televisi. Misal televisimu berukuran 32 inci, maka jarak amannya adalah 48 inci (sekitar 1,2 meter) dari televisi.

Jika kamu banyak menghabiskan waktu di depan komputer, jarak amannya adalah 51-101 cm. Postur tubuh saat sedang menggunakan komputer juga perlu diperhatikan, tubuh harus tetap tegak untuk mencegah nyeri leher dan pinggang.
Terakhir, jarak aman mata ke smartphone adalah 41-46 cm ya.

Terapkan Metode 20-20-20 Saat Menggunakan Layar Digital

Langkah termudah yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mata (bahkan saat sedang membaca artikel ini) adalah dengan mengikuti peraturan 20-20-20. 
Setiap 20 menit, istirahatkanlah mata dari melihat layar digital selama 20 detik. 

Pandanglah jauh ke depan setidaknya 20 kaki atau 6 meter. Jangan lupa juga mengedipkan karena layar digital yang terlalu terang akan membuat mata lebih jarang mengedip. Hal ini dapat meningkatkan keluhan mata menjadi kering.

Untuk smartphone-mu, sebaiknya gunakan ukuran font yang lebih besar agar tidak membebani kerja otot mata terutama saat menampilkan layar dengan banyak kata-kata. Lengkapi juga smartphone dengan pelindung layar anti silau, serta aturlah juga batas terang layar agar tidak terlalu menyilaukan. 

Kamu juga dapat mencegah keluhan-keluhan gangguan penglihatan tersebut dengan memberikan batasan waktu penggunaan layar digital. Misal, prefer menelepon daripada chatting, makan tanpa ditemani layar digital, gantikan waktu menonton televisi dengan mendengarkan podcast, bacalah buku fisik, dan carilah hobi baru yang tidak melibatkan layar digital atau gadget.

Memang semua jenis layar digital yang ada di kehidupan kita menawarkan berbagai manfaat, namun jangan lupa  juga terselip berbagai efek samping dari penggunaannya yang tidak tepat. 

Perbanyaklah waktu dengan keluarga tercinta dan lakukan berbagai kegiatan yang dapat mempererat hubungan dengan keluarga sehingga pembatasan waktu paparan layar digital ini tidak akan terasa berat. Pun, kesehatan mata jadi lebih terjaga.

Artikel Terkait

Inilah 7 Manfaat Daun Sirih, Cegah dan Sembuhkan Pneumonia
Tahukah kamu? Ternyata ada banyak sekali manfaat daun sirih, termasuk untuk penyakit pneumonia..
Rizki Indra
17 September 2020
Ngobrol Bareng Raffi Ahmad, Daniel Mananta Bongkar Rahasia Gaya Hidup Sehat
Setiap hari Daniel bangun pukul 4 pagi dan menyempatkan waktu 1-1,5 jam untuk olahraga lari..
Shella Rafiqah Ully
16 September 2020
Benarkah Mandi di Malam Hari Berbahaya Bagi Kesehatan?
Mitosnya mandi malam di hari bisa menyebabkan rematik dan masuk angin, benarkah?..
dr. Alvin Wijaya
08 September 2020