Sajikan MPASI Lezat dengan Kaldu Penuh Manfaat

11 Des 2018 @ 11:07:16
Setelah buah hati mencapai usia enam bulan, Moms harus mulai menyiapkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuknya. Maklum, nutrisi yang terkandung pada ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil yang semakin bertambah. Karena itulah, makanan sehat untuk bayi sangat dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembangnya. 

Manfaat Kaldu untuk Bayi

Salah satu bahan makanan yang sering digunakan untuk membuat menu MPASI adalah kaldu ayam. Tak hanya berfungsi memperkaya cita rasa, kaldu sehat ternyata juga membawa banyak manfaat untuk si kecil. 

Namun, sebelum Moms mulai menggunakan kaldu ayam, pastikan Moms memilih kaldu ayam yang terbuat dari benar-benar bahan alami, tidak mengandung MSG dan bahan pengawet untuk diberikan pada si kecil. Lalu, apa saja sih manfaat alami kaldu untuk si kecil?

1. Memperlancar Sistem Pencernaan

Di usia tersebut, sistem pencernaan bayi belum berkembang dengan baik. Makanya, si kecil membutuhkan makanan yang mudah dicerna, dimana kaldu merupakan salah satunya. Kandungan gelatine pada kaldu ayam bermanfaat menjaga lapisan mukosa usus dan melindunginya dari kerusakan. Dengan begini, kaldu ayam bisa berguna untuk memperlancar sistem pencernaan dan mengatasi masalah diare kronis atau konstipasi pada si kecil. 

2. Kaya Nutrisi yang Dibutuhkan Bayi

Pada usia enam bulan, bayi biasanya lebih banyak mengonsumsi sayuran atau buah-buahan yang dihaluskan. Karena itulah, bayi belum cukup mendapatkan sumber protein yang baik. Kaldu dapat menjadi solusi untuk mencukupi kebutuhan protein tersebut. Kaldu ayam yang dibuat dari sayap, leher, tulang, atau ceker juga kaya akan protein kolagen yang bersifat imunogenik. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi. 

3. Sumber Probiotik Alami

Dalam tubuh manusia, termasuk bayi, dibutuhkan bakteri baik yang dikenal dengan istilah probiotik. Tak hanya berfungsi membantu pencegahan penyakit, probiotik juga berguna memperlancar sistem pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh. Meski tubuh manusia secara natural sudah memiliki probiotik, asupan probiotik dari luar juga dibutuhkan. Kaldu merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan probiotik alami.  

4. Mendukung Pertumbuhan Tulang

Kaldu ayam kaya akan kandungan mineral yang bermanfaat bagi tubuh, seperti kalsium, magnesium, dan fosfor. Bagi bayi yang berada pada fase tumbuh kembang, asupan berbagai mineral ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tulang si kecil.

5. Membantu Mengencerkan Makanan Bayi

Makanan sehat untuk bayi usia enam bulan harus mudah ditelan, sehingga bahan MPASI sebaiknya dihaluskan hingga memiliki konsistensi serupa bubur. Bila bahan makanan yang telah dihaluskan masih terlalu kental atau padat, Moms bisa menambahkan sedikit kaldu pada makanan. Dengan begitu, tekstur makanan menjadi tepat dan mudah dicerna oleh si Kecil. 

Tips Menyimpan dan Menggunakan Kaldu untuk MPASI 

Selain berbagai manfaat di atas, membuat kaldu yang gurih dan bergizi juga relatif tidak sulit. Kaldu bisa dibuat dalam jumlah agak besar sekaligus, lalu disimpan dan dipakai saat dibutuhkan. Agar kaldu yang Moms buat untuk MPASI si kecil tahan lama dan tetap higienis, coba deh ikuti beberapa tips penyimpanan berikut ini, Moms

1. Jangan Lupa Simpan di Wadah Tertutup

Agar tidak terkontaminasi oleh bahan lain dalam kulkas, kaldu untuk MPASI sebaiknya disimpan dalam wadah yang tertutup rapat. Makanya, menyimpan kaldu dalam cetakan es batu sebenarnya kurang disarankan. Jika Moms ingin menyimpan kaldu dalam cetakan es batu, pastikan untuk membungkus cetakan tersebut dengan plastik yang tertutup rapat.

2. Cantumkan Tanggal Pembuatan

Jangan lupa mencantumkan dan mencatat tanggal pembuatan kaldu dan menempelnya pada wadah penyimpanan, sehingga Moms bisa tahu dan memperkirakan tanggal kedaluwarsa dari kaldu tersebut. Kaldu yang dibekukan dan disimpan dengan baik bisa bertahan hingga beberapa bulan, sedangkan kaldu yang disimpan dalam kulkas tanpa dibekukan biasanya hanya tahan selama beberapa hari saja.

3. Pastikan Kondisinya Masih Baik Ketika Digunakan

Kaldu yang sudah dicairkan untuk diolah dalam MPASI tidak boleh dibekukan kembali. Karena itu, kaldu sebaiknya dibekukan dalam porsi kecil sekali pakai. Sebelum disajikan, pastikan juga kaldu sudah mendidih selama lebih dari dua menit. Apabila rasa dan aroma kaldu sudah berubah, jangan pernah menyajikannya untuk si kecil.

Selain membuat sendiri, kaldu ayam sekarang juga bisa didapatkan di supermarket maupun toko online. Namun, apabila Moms ingin membeli kaldu ayam instan untuk MPASI si Kecil, pilihlah produk yang bebas MSG serta tidak mengandung perasa dan pewarna tambahan. Selamat berkreasi menciptakan menu MPASI si kecil, Moms!

Artikel Terkait

Mengenal Lemonilo Crush Mei 2019: Atiit Si Sustainable Lady
Sejalan dengan komitmen menciptakan Indonesia sehat, Lemonilo terus berusaha menularkan energi positif dan mengikuti per..
Shella Rafiqah Ully
16 Mei 2019
4 Langkah Menciptakan Pertemanan Sehat
Secara psikologi, penting bagi manusia untuk memiliki kedekatan dengan orang lain. Pernah bayangkan bagaimana jika kamu ..
Shella Rafiqah Ully
10 Mei 2019
4 Bahaya Alergi Makanan yang Harus Kamu Waspadai
Lemonizen tau nggak pekan ini diperingati sebagai Allergy Awareness Week? Saat mendengar kata alergi, kira-kira apa nih&..
Shella Rafiqah Ully
29 April 2019