Lemonilo
Kategori
Search Icon
Cart
Lemonilo
Home Icon
Keluarga

Sulit Makan Makanan Bertekstur, Apakah Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak?

Shella Rafiqah Ully
Shella Rafiqah Ully
28 Jan 2021
Clock Icon
4 menit
Sulit Makan Makanan Bertekstur, Apakah Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak?
Pengenalan tekstur makanan bukan hanya penting bagi kesehatan, namun juga tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang motorik anak tidak hanya diukur dari perkembangan motorik halus dan kasarnya saja, namun juga dari perkembangan gerak oromotornya. 
Gerakan oromotor adalah sebuah kesatuan dari sistem gerak otot yang meliputi area rongga mulut termasuk rahang, gigi, lidah, langit-langit, bibir dan pipi. Dengan memperkenalkan makanan bertekstur pada anak, maka turut melatih perkembangan oromotor anak.

Kematangan gerak oromotor pada anak umumnya terjadi di usia 4-6 bulan, dan di masa ini sangat dibutuhkan stimulasi untuk mengembangkannya. Hal-hal ini berguna agar keterampilan makan anak semakin berkembang dan menjadi sempurna saat dewasa, sehingga kelak anak dapat mengonsumsi makanan yang bervariasi dan bergizi seimbang. 

Perkembangan oromotor juga erat kaitannya dengan kemampuan berbicara dan bahasa pada anak. 

Pada anak yang perkembangan oromotornya terhambat, biasanya perkembangan  kemampuan bicara dan bahasanya juga ikut terhambat. Keterlambatan dalam berbicara, jika berkelanjutan tidak hanya dapat mengganggu kelancaran berkomunikasi anak namun memungkinkan anak mempunyai permasalahan psikososial lain. 

Permasalahan psikososial yang mungkin terjadi misalnya anak mudah marah karena sulit mengekspresikan keinginannya, atau menjadi minder karena kemampuan bicara dan bahasanya tertinggal dari anak sebayanya.

Bagaimana Mengatasi Anak yang Sulit Makan Makanan Bertekstur?

Butuh proses dan kesabaran untuk mengatasi anak yang belum mau makan makanan bertekstur, sebab hal ini tidak instan dan dapat selesai dalam hitungan jam. Anak mungkin berkali-kali akan menolak makan makanan yang bertekstur ini, namun Lemomoms sebaiknya jangan berputus asa. 
banner consideration promotion bg blue
Hal pertama yang Lemomoms perlu ketahui adalah mencari informasi usia anak dan tekstur makanan yang cocok dengan usia mereka. Misal, pada anak usia 6 bulan berikan makanan yang lumat (makanan yang lembut dan mudah ditelan). Lemomoms bisa memberikan makanan lumat yang kental agar anak dapat belajar menggunakan oromotornya, kemudian tingkatkan tekstur secara bertahap sampai anak menginjak usia 9 bulan. 

Di usia 9 bulan ini, diharapkan makanan anak sudah bertekstur lebih kasar dengan cara mencincang makanannya kecil-kecil dan secara bertahap naikkan menjadi cincangan besar. Di usia 12 bulan atau satu tahun harapannya anak sudah bisa mengonsumsi makanan keluarga (tekstur yang sama dengan dewasa). 

Teruslah bereksplorasi dengan tekstur makanan agar anak juga menemukan hal baru dan menyenangkan saat makan. Bisa jadi anak memang tidak menyukai tekstur tertentu, jadi sebelum menurunkan tekstur coba dulu dengan jenis makanan lain.

Berikan Anak Makanan yang Bervariasi Jenis dan Rasanya 

Coba cari jenis makanan dan variasi rasa yang lain untuk diberikan pada anak. Proses pengenalan ini bisa berkali-kali dicoba bisa dimulai dari tekstur yang paling lunak lalu pelan-pelan tingkatkan tekstur secara bertahap. 

Pastikan juga makanan yang dicoba oleh anak adalah makanan yang rasanya paling mereka sukai. Sebelum makan, pastikan anak sedang dalam kondisi lapar dan jangan berikan kudapan kepada anak 2-3 jam sebelum waktunya makan. 

Ini karena saat perut kenyang, kemungkinan anak menolak untuk makan menjadi lebih besar. Untuk memicu ketertarikan anak terhadap makanannya, Lemomoms bisa mengajak anak untuk ikut membantu mempersiapkan makanan mereka. 

Lemomoms juga bisa mengajak anak mengenal tekstur dengan aktivitas sensori (bermain) yang menggunakan benda atau makanan padat bertekstur seperti membuat prakarya dengan spaghetti.

Keengganan anak untuk makan makanan bertekstur selain karena belum terbiasa, dan perlu  latihan lebih, bisa pula karena ada hal lain yang mendasari seperti kesulitan menelan, refluks asam lambung, nyeri tumbuh gigi, gangguan sensoris pada anak, atau autisme. 

Jika semua hal tersebut sudah dicoba dan anak masih menolak makan makanan bertekstur atau bahkan menolak banyak jenis makanan lain, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter anak ya, Lemomoms!
banner decision halal bebas pengawet kategori mie bg lime green
#CurhatSehat adalah ruang di mana kamu bisa menanyakan semua masalah kesehatan yang kamu alami melalui instagram Lemonilo dan nantinya akan dijawab langsung oleh Tim Dokter Mamanesia (dr. Pritta Diyanti, dr. Rizqii Nurdini, dr. Kanya Tania).
Komentar
Belum ada komentar.

Customer Service

(+62) 21 4020 0788

Alamat

Unifam Tower Unit 2FG
Jl. Panjang Blok A3 No. 1 Kedoya Utara, RT.2/RW.7
Jakarta Barat, DKI Jakarta 11520
Indonesia

Ikuti Kami

Download Aplikasi Kami

Lemonilo
Lemonilo
Copyright © 2016-2021 PT. Lemonilo Indonesia Hebat. All rights reserved.